Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
39Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Program ian Banjir Kota Samarinda

Program ian Banjir Kota Samarinda

Ratings:

4.67

(3)
|Views: 2,286 |Likes:
Published by necel
Program pengendalian banjir kota samarinda mulai dari program pemerintah yang telah dan belum dilaksanakan
Program pengendalian banjir kota samarinda mulai dari program pemerintah yang telah dan belum dilaksanakan

More info:

Categories:Types, Research
Published by: necel on Apr 01, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/18/2013

pdf

text

original

 
Necel© 2009PROGRAM PENGENDALIAN BANJIRKOTA SAMARINDAPermasalahan banjir yang selama ini mendera Kota Samarinda telah dan terus menjadiperhatian Pemerintah. Banyak program dan dana yang telah diimplementasikan namunbanjir belum kunjung surut. Hanya dengan bekerja keras dan saling mendukung antarapemerintah dan semua elemen masyarakat permasalahan banjir akan dapat diatasi.1.1.
 
LATAR BELAKANGSamarinda selain sebagai Ibu Kota Kota Samarinda juga Ibu Kota Propinsi KalimantanTimur. Kota samarinda saat ini tengah berkembang dengan pesat, namun di tengahperkembangan ini Kota Samarinda masih selalu didera dengan permasalahan banjir.Fenomena kejadian banjir saat ini tidak hanya terjadi pada saat musim penghujan namunpada saat terjadi hujan dengan durasi 3 jam saja sudah dapat mengakibatkan banjir.Kondisi yang demikian ini sangat mengganggu aktivitas warga Kota Samarinda.Berbagai upaya telah dilakukan, namun upaya tersebut belum optimal dalam mengatasimasalah banjir. Upaya tersebut berupa pemeliharaan saluran drainase kota, pembenahaansungai-sungai yang melinatasi kota, berbagai studi terkait pengendalian banjir kota,pembangunan sarana pengendali banjir serat beberapa aturan telah dikeluarkan untuk pengendalian banjir. Upaya-upaya tersebut ternyata kalah cepat dengan perkembangankota. Oleh sebab itulah maka diperlukan suatu penataan terpadu pengendalian banjirdengan menyusun prioritas penanganan dan pembiayaan sesuai dengan kondisi actualserata prediksi pembangunan masa mendatang.Sebagian besar wilayanh Kota Samarinda yang bermasalah dengan banjir adalah wilayahyang terdapat di DAS Karangmumus (320 km
2
). Sealin itu terdapat dua sub system lainyang juga mempunyai masalah banjir yaitu DAS Karang Asam Besar (9,65 km
2
) DANdas Karang Asam Kecil (16,25 km
2
). Sungai Loa Bakung meskipun mempunyai DAStidak masuk dalam Kota Samarinda, namun mengingat perkembangan kota danpeningkatan pemenuhan pemukiman, di DAS ini diprediksi akan berpotensi menjadidaerah banjir bila tidak ada penganganan secara dini.1.2.
 
PERMASALAHN BANJIRSebelum membicarakan system pengendalian banjir yang efektif dan tepat guna, perludipahami terlebih dahulu sumber penyebab terjadinya banjir. Secara umum permasalahanbanjir terjadi akibat berlebihnya limpasan permukaan dan tidak tertambpungnya limpasantersebut dalam badan sungai sehinga air meluap. Terdapat dua faktor utama penyebabbanjir yaitu factor alam
(natural)
dan factor manusia
(man made).
Faktor alam seperti tingginya curah hijan, topografi wilayah, pasang surut air laut, badai,dan lain-lain. Faktor alamiah ini sulit untuk dikendalikan, kalaupun bias memerluan biayayan cukup besar. Faktor kedua adalah manusia, utamanya bersumber pada unsurepertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk akan diikuti dengan peningkatan
 
Necel© 2009kebutuhan infrastruktur, seperti pemukiman, sarana air bersih, pendidikan, serta layananmasyarakat lainnya. Selain itu pertumbuhan penduduk akan diikuti pula oleh peningkatanpenyediaan lahan untuk usaha seperti pertanian, perkebuanan maupun industri.Peningkatan kebutuhan lahan usaha maupun penyediaan lahan untuk infrastruktur tentuakan mempengaruhi tataguna lahan, dan berdampak menurunnya potensi serapan air kedalam tanah. Selain itu dengan lebih terbukanya lahan maka semakin mudah lapisantanah tergerus air hujan maka sedimentasi akan terjadi di sungai, dan akibatnya kapasitasalir sungai akan menurun.Pertumbuhan penduduk tentu akan meningkatkan produksi sampah, apabila manajemenpersampahan tidak baik maka sampah akan menimbulkan masalah antara lainpenyumbatan di saluran drainase dan sungai tersebut.Berdasarkan uraian di atas permasalahan banjir yang ada di Kota Samarinda dapatdiperkirakan sumber-sumber penyebab banjirnya, sebagai berikut :1. Penyebab AlamiahBanjir secara alamiah dapat terjadi karena pengaruh dari iklim, pengaruh phisiografi,sedimentasi di sungai, kapasitas alur, drainase ataran bamjir yang tidak memadahi sertapengaruh pasang surut. Berikut ini akan dijelaskan secara rinci penyebab banjir secaraalamiah di Kota Samarinda.A.
 
IklimIklim tropis Indonesia ditandai oleh 2 musim, yaitu musim hujan dari bulan Oktobersampai dengan Maret dan musim kemarau dari bulan April sampai September. Hujanlebat di musim hujan menyebabkan masalah-masalah yang cukup berarti diIndonesia. Kondisi ini diperburuk dengan tingginya kepadatan penduduk di daerahgenangan banjir. Kota Samarinda merupakan salah satu Kota yang mempunyai posisidekat dengan garis ekuator sehingga kondisi musim yang terjadi tidak berbedadengan daerah lain di Indonesia.Berdasrkan data curah hujan yang ada di wilayah Kota Samarinda menunjukkanbahwa rerata hujan tahunan sebesar 2.021 mm dengan hari hujan tahunan sebanyak 146 hari. Hujan maksimum harian yang pernah terjadi di wilayah Kota Samarindaadalah 147 mm yang tercatat di stasiun Temindung. Hujan harian maksimum inisetara dengan kala ulang 10 tahunan.Berdasarkan kondisi yang ada tersebut di atas terindikasi bahwa wilayah KotaSamarinda mempunyai rerata hujan yang cukup tinggi. Tingginya curah hujan iniakan sangat mempengaruhi kondisi banjir Kota Samarinda, apabila fasilitas drainasemaupun fasilitas pengendali banjir yang lain belum mendukung.B.
 
Pengaruh PhisiografiSeperti telah dijelaskan pada bab terdahulu bahwa pada umumnya perkembanganwilayah di Pulau Kalimantan berada di tepian sungai, dimana daerah ini relativedatar. Kondisi morfologi setiap sungai di Pulau Kalimantan pada umumnyamempunyai kemiringan dasar sungai cukup landai, sungai-sungainya lebih panjang
 
Necel© 2009dan daerah pengalirannya lebih luas. Beberapa sungai yang mengalir di tengah KotaSamarinda adalah sungai yang mempunyai kemiringan dasar landai dan banyak terjadi meandering.Selain kondisi morfologi sungai yang demikian secara topografi wilayah KotaSamarinda terutama daerah yang berkembang berada pada dataran (plain) dimanadaerah-daerah ini berada di antara perbukitan, sehingga limpasan air dari perbukitantersebut akan terkonsentrasi mengalir pada daerah datar tersebut.Sebagai ilustrasi daerah rawan banjir di wilayah Sempaja berada di bawah perbukitanGunung Cermin dimana perubahan slope baik itu slope lahan maupun sungai cukupmempengaruhi kelancaran limpasan permukaan. Daerah rawan banjir sepanjang Jl.Suryanata sampai dengan permepatan Air Putih secara topografi limpasan dari bukitakan terkonsentrasi menuju Jl. Suryanata sampai permepatan Air Putih. Demikianpula sengan lokasi rawan banjir sepanjang Jl. Sentosa
 – 
arah ke Lempake, di lokasiini terjadi perubahan slope antara perbukitan menuju dataran.Berkaitan dengan morfologi sungai di wilayah Kota Samarinda banyak terdapatdaerah-daerah cekunagn dimana daerah tersebut pada awlanya sebagai daerahretarding basin, namun saat ini daerah tersebut telah berubah menjadi daerahpemukiman penduduk. Dengan perubahan peruntukan ini secara awam daerahtersebut dikategorikan sebagai daerah rawan banjir, padahal berdasar morfologisungai daerah tersebut sebagai daerah retarding basin. Banyak lokasi retarding basinyang telah berubah fungsi yaitu daerah Gunung Lingai yang merupakan lokasiretarding basin sungai Karangmumus dan Sungai Sempaja. Lokasi ini telah berubahmenjadi daerah pengembangan permukiman dan sebagai daerah pertokoan. Daerahrawa di sekitar Jl. Jakarta
 – 
Loa Bakung yang saat ini telah berubah menjadi lokasipermukiman dimana secara alami fungsi daerah tersebut sebagai retarding basinsungai Loa Bakung.C.
 
Sedimentasi di sungaiPengendapan sedimen di muara sungai akan memperpanjang delta sungai,mengurangi kemiringan memanjang sungai, mengurangi kapasitas angkut sungai, danmemperbesar resiko banjir.Pengurangan kapasitas aliran pada sungai dapat disebabkan oleh erosi. Erosi yangberlebihan terjadi karena tidak adanya vegetasi penutup dan adanya pengolahantanah. Erosi ini menyebabkan sedimentasi di sungai-sungai, dimana hasil erosidiensapkan pada bagian hilir sungai. Sedimentasi di sungai ini menyebabkanpeninggian (agradasi) dasar sungai dan meningkatkan resiko banjir, kapasitas resapandaerah pengliran sungai untuk menahan air dengan infiltrasi tergantung pada kondisifisik daerah pengliran sungai, khususnya tanaman penutup aliran permukaan.Mencermati secara fisik aliran air yang ada di sungai yang melintas Kota Samarindaterlihat pada saat musim penghujan atau sesaat setelah terjadi hujan warna air yangmengalir di sungai terlihat coklat ke hitam-hitaman. Kondisi ini mengindikasikan

Activity (39)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Aya Koroh liked this
Antoro Putro liked this
Moedji Widyanto liked this
noorsyarif3358 liked this
greensangrilla liked this
Wrido Alit liked this
Wrido Alit liked this
Wrido Alit liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->