Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
RN. 03

RN. 03

Ratings: (0)|Views: 94 |Likes:
Minggu Ke IV Oktober 2010
Minggu Ke IV Oktober 2010

More info:

Published by: Radarnusantara Peduli on Apr 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

 
Minggu ke IV Oktober 2010E-mail: radarnusantara@yahoo.comHarga Rp.5000,-
Hubungi Pengaduan Masyarakat KPK:Telp: (021) 2557 8389Faks: (021) 5289 2454E-mail: pengaduan@kpk.go.idKPK On-line Monitoring System:www.kpk.go.id
 
Untuk Informasi Seputar KPK & Pemberantasan Korupsi,Hubungi Biro Humas KPK:Telp: (021) 2557 8498 / Faks: (021) 5290 5592E-mail: informasi@kpk.go.idUntuk Kritik dan Saran: E-mail: radarnusantara@yahoo.comSms: 0818418944
Untuk Pengaduan dugaan tindakpidana korupsi
 
2
Minggu ke IV Oktober 2010
Redaksiku
Iklan halaman Fullcolor (FC)
Ukuran 400 mm x 5 Kolom x Rp 20.000. Per mm=Rp 40.000.000
Iklan ½ halaman Fullcolor (FC)
Ukuran 200 mm x 5 Kolom x Rp 20.000. Per mm=Rp 20.000.000
Iklan ¼ halaman Fulcolor (FC)
Ukuran 100 mm x 5 Kolom x Rp 20.000. Per mm=Rp 10.000.000
IKLAN BWIklan 1 halaman Blac White (BWE)
Ukuran 400 mm x 5 Kolom x Rp 18.000 Per mm=Rp 72.00 0.000
Iklan1/2 halaman Black White (BW)
Ukuran 200 mm x 5 Kolom x Rp 18.000 Per mm=Rp 36.000.000Iklan ¼ halaman Black White (BW)Ukuran 100 mm x 5 Kolom x Rp 18.000 Per mm=Rp18.000.000
IKLAN BARIS
Rp 300 Per Karakter, Minimal 150 Karakter (Rp 45.000)Maksimal 300 Karakter ( Rp 90.000)
TARIF IKLAN
HUBUNGI:Partini: 081313936905 - 081510730302 -93576028 - 96813377
 
Telepon Penting Kantor Polisi
TMC Polda Metro JayaTelp. (021) 527001Piket Laka Polda Metro JayaTelp. (021) 83791946Piket Res. Polda Metro JayaTelp. (021) 5234080SPK Polres Jakarta BaratTelp. (021) 5482371SPK polres Jakarta SelatanTelp. (021) 7200110SPK Polres Metro JakutTelp. (021) 4391017SPK Polres Metro JakpusTelp. (021) 3450410SPK Polres Metro JaktimTelp. (021) 8191476-8192262SPK Polres DepokTelp. (021) 77202414SPK Polres Kab. BekasiTelp. (021) 89110249SPK Polres Metro BekasiTelp. (021) 8841110SPK Polres Metro TangereangTelp. (021) 5523160SPK Polres Metro TangerangTelp. (021) 5995550
Redaksi:
Jl. Bambu Kuning Raya No. 108 - 109 SetiakawanBekasi Jawa BaratTelp: (021)96813377- 85424777 -70693643Fax: 8825889Hp. - 081289289456 - 0818418944E-mail: radarnusantara@yahoo.com
Seluruh Wartawan Radar Nasional Setiap Melaksanakan Tugas, Liputan Dilengkapi Dengan Identitas
Staf Redaksi:
Riston, Budiman,Heri,Tatang Komarudin, Diana, Hermanto,Ellisa,Edi Hairul,Gunawan, Jul Ardiansyah, Fauzi,Reni, Ardiansyah, Sumartini,Syarif Abdulah,Candra Septiadi, Agus. KD, Pathihar Tambunan, Imron Rosyadi.H, Moh. Afifar, Zulkifli,Agus Darmawan,Antoni Sinaga. SH, Ir. Effendi,Fahrudin, Junaidi,Titin Rukmini, Alexsander, Ip6, Jenggo, SH, Bambang,Mulyono,Deni saputra,Rudi.S,Yudika, Jainudin Ubid, Jamaberutu, Jamal Bagus. S.ip, Clodius. mjk, Mesryani,Wastini.Gatot Nugroho,Jejen, Sukirno.M,Gunawan, AntonSimanjuntak, Krismanto, Parulian.Smjk.SE, Drs.Walinton S, R,Wijaya.S, Supratno.SE, Budi Santoso.SE, Henri Pa-kpahan, Nofal, Robert M, Arsyad Elly,
Koresponden:
Anto, Rohmayanti, Andini, Yono, Maringan,Yendy Sumadi,Mahendra Rahmadi, Listar,Gestiady.
(Biro Daerah di Halaman 17)
Diterbitkan Oleh:
CV. Nadya Tama Globalindo
Pimpinan Perusahaan:
Eslyna, T
Pemimpin Umum/Pimpinan Redaksi:
Shindak, SH
Wakil Pemimpin Umum:
Parulian Silalahi, Drs, Benny, S.
Wakil Pimpinan Redaksi:
TAHI.BP.SITOMPUL
Redaktur:
Jaya Tp. Bolon,S.Sos, Charles P, Drs. Beny, S
Sekretaris Redaksi:
Yuliani
Bendahara:
Wanti, Partini
Dewan Penasehat:
 Afandi.SH, Manjadi.S.SH, Ferdinan.SH,IyusFaundra.SH,MA, Sahala Tobing.SH.MH, Tuaman.SH,Herawan.SH, SP, Silalahi.SH, Mangapul. S.SH.MM,Ramses.M.SH. Sudirman.SH, Henri Hutapea.SH,Haposan Marbun.SH, ,Hotman, Hutagaol, SH,Antoni S.SH, Yunus.SH, Jonny Manulang. SH
Dewan Redaksi:
P. Manalu, Ery Safrizal, Drs.Benny S,Jaya.TP.Bolon.Sos, R.Pictor Simatupang,Wilmar Bakara, Herman Pribadi.
Litbang:
Haposan. Smjk
Sirkulasi:
Gunawan, Maryanto, Anto.
Design/Layout:
Ifank (08561245731)
Nomor Rekning:
Bank MandiriNo Reg. 1250007565427Bank BRINo.Reg. 013901002099533Bank BCANo.Reg. 0662467071 An.SP Silalahi SH
Editorial
 TA
terbayangkan betapa derasnyaaksi, tuntutan, seruan serta sloganyang disampaikan para pengunjukrasa di sejumlah kota di Indonesiadan yang paling terbesar di Jakartadan Jawa Barat. Jauh harisebelumnya, banyak kalanganmemperkirakan bakal ada korban jiwa,namun alhamdulillah…hanyabeberapa orang saja korban luka. Aksiunjuk rasa kali ini tergolong tertib dankonsisten, meskipun ditayangkan dibeberapa daerah cenderung anarkhistapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Itulah ungkapan masyarakatInonesia sebagai bentuk rasaketidakpuasannya atas kinerjapresiden SBY-Budiono selamasetahun ini.Presiden SBY dinilai cukupbijaksana serta konsistenmemperlihatkan sikap demokratis.Berbagai seruan, tuntutan sertaslogan yang disampaikan pengunjukarasa melalui spanduk tidakditanggapinya dengan emosi. SBYmembiarkan para pengunjuk rasamelakukan aksi serta menyampaikanaspirasinya karena menyadari saat inizaman reformasi. Aktivitaspemerintahan tetap dijalankannyasementara pengamanan diserahkansekaligus dipercayakan sepenuhnyakepada pihak kepolisian.Kendati demikian bukan berartitidak perduli terhadap apa yangdisampaikan pengunjuk rasa. Presidendiharapkan tetap menampung aspirasimasyarakat melalui para pengunjukrasa. Sebagai pemimpin tertinggipemerintahan di negara ini, SBY tetapperlu introspeksi karena masih banyakyang harus diperbaiki. Kinerjasebagian besar Kabinet IndonesiaBersatu (KIB) II dinilai tidak maksimalbahkan ada yang rapor merah. Tentupresiden harus tegas dan beranimengmbil kebijakan untuk mengatasiberbagai masalah di negeri ini. Jikamemang menteri itu tidak mampubekerja harus segera diganti, sebabmasyarakat Inonesia banyak yangmemiliki SDM dan dapat diandalkan.Mestinya, presiden juga harus malusetiap hari mendapat kecaman sertakritikan yang tajam. Seolah-olahpresiden tidak dapat mencari menteriyang mampu bekerja. Bahkan sebagiankalangan menilai bahwa systempemilihan menteri asal-asalan dancenderung balas jasa. Memang itulahresikonya seorang pemimpin negarayang didukung oleh sejumlah partaipolitik. Ke depan, mudah-mudahanSBY mampu melepaskan diri daripengaruh partai politik pendukungnyasehingga lebih berpikir pada SDM……! 
redaksi
Selama pemerintahan SBY nusibah besar silih berganti, kenapa ya…?
Ahhh…memang sudah waktunya kali, kebetulan aja pas saat presidennya pak SBY.
Kinerja KIB II dinilai belummaksimal, jauh dari harapan rakyat ya…?
Kalau memang tak mampu bekerja ya sudah ganti aja, susah-susah amat…
Dengar-dengar PDIP bakal berkoalisi dengan Demokrat…?
Wah..bisa-bisa Golkar dan partai koalisi Demokrat lainnya kebakaran jenggot
Pojok RaNus
Bagi Anda yang berminat membawa serta keluarga untuk berlibur, Pantai Bosnik,di timur, menawarkan rekreasi pantai semacam ski air, diving (menyelam), atausekedar berenang didalamnya.
 
3
Minggu ke IV Oktober 2010
Radar Utama
Panitia Lelang DinasBIMARTA KotaBekasi DitengaraiRekayasa HasilLelang
WOW…
GONJANG GANJING
tata kel-ola APBD Kota Bekasi mulaidari masalah defisit anggaranyang mencapai ratusan milyarhingga rencana pemotongannilai pekerjaan dalam kontraktak pelak minimbulkan keresah-an terutama dikalangan pen-gusaha.Bagaimana tidak programyang sudah dilaksanakan dalambentuk proyek dan sudah ber- jalan ternyata diusulkan untukdipotong kisaran 15% dari nilaiyang sudah tertuang dalam do-kumen kontrak.Sebuah kreativitas yangluar biasa dan menjungkir ba-likkan logika hukum dan se-makin menguatkan sinyalemendalam masyarakat bahwa se-mua itu bisa terjadi akibat carutmarutnya tata kelola dan tatalaksana APBD Kota Bekasi.Apa makna sebenarnyadibalik pernyataan petinggi pet-inggi pemerintah kota Bekasiyang nota bene pejabat publikdan beritanya sudah menghia-si media massa atas defisit ang-garan sebesar Rp.217 milyartersebut.Dan apa hubungan defisitanggaran dengan pemotongansebesar 15% dari nilai peker- jaan yang sebelumnya sudahdituangkan dalam dokumenkontrak?.Adakah gembar gembor de-fisit anggaran tersebut memangsengaja dilempar ke publik un-tuk membangun sebuah hipote-sa dan menjadi sebuah pembe-naran atas rencana pemotongan15% dari nilai kontrak yangsudah existing tersebut.Padahal antara defisit ang-garan dengan memangkas nilaipekerjaan dalam dokumen kon-trak yang sudah existing tidakpunya korelasi atas sebuahhipotesa yang memang terke-san sengaja dibangun.Plh Sekda Kota BekasiDudy Setiabudhi selaku kordi-nator pengelolaan keuangandaerah saat diklarifikasi tentangdefisit anggaran dan maksudpemotongan 15% dari nilai pe-kerjaan proyek yang sebelum-nya sudah dituangkan dalamkontrakSebab rencana pemoton-gan 15% tersebut tidak memili-ki parameter yang jelas dandasar perhitungannya gam-bang alias dibuat buat."Bahwa angka Rp.217 mil-yar tersebut belum fixed masihsebatas estimasi dan sedangdiusulkan kepanitia anggaranuntuk dibahas bersama dewan.Sementara pemotongan 15%dari nilai kontrak proyek dimu-ngkinkan karena tridak terca-painya target PAD dari masingmasing SKPD" demikian jawa-ban Dudy Setiabdi melalui tele-pon genggam. Tentu aneh sebab tidak adarumusan aturan hukum tertulisyang menjadi mekanisme jikaproyeksi PAD tidak mencapaitarget maka dibenarkan untukmemotong anggaran dari paketpekerjaan yang sudah berke-kuatan hukum yaitu dalam ben-tuk perikatan kontrak.Mencoba berkaca kebela-kang bahwa struktur APBD meru-pakan satu kesatuan yang terdi-ri dari tiga unsur yaitu Pendapa-tan Daerah,Belanja Daerah danPembiayaan Daerah.Komponen PembiayaanDaerah yang merupakan unsurketiga tersebut mencakup se-mua transaksi keuangan untukmenutupi defisit atau meman-faatkan surplus.Dengan demikian bahwauntuk menutup defisit angga-ran mekanismenya melaluipembiayaan yaitu pembiayaannetto yang merupakan selisihantara penerimaan pembiayaandengan pengeluaran pembi-ayaan.Seyogjanya bahwa angga-ran berbasis defisit bukanlahkebijakan yang tabu sebab ke-bijakan membuat pengeluaranlebih besar dari pemasukan ad-alah untuk tujuan guna memberistimulus pada perekonomian.Itu artinya bahwa mekanis-me pertahanan APBD dalammengantisipasi defisit adalahmelalui penggunaan pembi-ayaan tetapi bukan denganmelakukan pemotongan nilaikontrak dari pekerjaan yangsudah dilaksanakan rekanankontraktor.Kalau maksud pemang-kasan nilai kontrak dari setiappaket tersebut untuk menutupdefisit selain merugikan pararekanan pemborong tindakantersebut juga merupakan lang-kah yang keliru dan sangat be-resiko secara hukum.Selain tidak punya dasarhukum,dari sisi akuntabilitas juga sangat diragukan dan pel-aksanaannya juga tentu sangatrawan penyimpangan.Permasalahan defisit angga-ran (kalau proyeksi pendapatandaerah tidak mencapai targetsehingga tidak bisa menutupisisi pengeluaran) sebenarnyasudah terakomodir melalui me-kanisme perubahan APBD.Sebab terjadi perubahanAPBD salah satunya karenaadanya perkembangan yangtidak sesuai dengan asumsi Ke-bijakan Umum APBD (KUA).Perkembangan yang tidaksesuai dengan asumsi KUAtersebut salah satunya dapatberupa tidak tercapainyaproyeksi pendapatan daerahyang semula sudah ditetapkandalam KUA. Terjadinya gap dalam real-isasi pendapatan daerah yangberimbas terhadap terkoreksin-ya APBD tinggal memformu-lasikan hal hal yang mengaki-batkan terjadinya perubahanAPBD kedalam rancangan ke-bijakan Umum perubahanAPBD serta prioritas plafonanggaran sementara(PPAS) pe-rubahan APBD. Tetap dalam koridor hukumatas tata kelola dan tata laksa-na APBD merupakan harapantertinggi dari masyarakat. Eks-pektasi masyarakat tersebutharus dijaga,dipelihara dan jan-gan sampai tercederai sebagaibentuk bentuk pertanggung jawaban publik.Sebuah tanggung jawabyang menjadi cita cita seluruhmasyarakat Bekasi dalammewujudkan pemerintahanyang bersih dan bebas dariKolusi,Korupsi dan Nepotisme(KKN)Sebab salah satu fungsiAPBD adalah fungsi otorisasidengan demikian bahwa angga-ran daerah menjadi dasar untukmelaksanakan pendapatan danbelanja pada tahun anggaranyang bersangkutan.Dengan demikian siapayang bertanggung jawab danbagaimana bentuk pertang-gung jawaban publik atas ka-pabilitas jabatan dengan terjad-inya carut marut tata kelolaAPBD tersebut.Sebab kebijakan tersebutselain berpotensi merugikanpara kontraktor juga rawan pe-nyimpangan dan dari sisi akunt-abilitas sangat diragukan.Untuk itu…apa sesunggu-hnya makna terselubung diba-lik gembar gembor defisit ang-garan sebesar Rp.217 milyartersebut?????
(Henry Hutapea)
Bekasi,Radar Nusantara-
Salah satu fungsi APBD adalahfungsi otorisasi ituberarti bahwaanggaran daerahmenjadi dasaruntuk melaksana-kan pendapatandan belanja padatahun yang ber-sangkutan.
Kota Bekasi Defisit Rp217 Milyar
SIAPA BERTANGGUNG JAWAB
 TAHUN
anggaran 2010 Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi melelang ratusan paketpekerjaan baik untuk perbaikan jalan maupununtuk saluran dengan total anggaran mencapairatusan milyar.Lelang terbuka tersebut tentu diharapkanuntuk mendapatkan perusahaan perusahaan yangmemenuhi kualifikasi baik dari segi teknis maupunadministrasi.Berdasarkan pengamatan atas kinerja panitialelang dalam pemilihan perusahaan pemenangtercium ada keanehan dan kejanggalan dalammenetapkan perusahaan sebagai pelaksanapekerjaan untuk paket paket yang dilelangtersebut.Keanehan dan kejanggalan tersebutminimbulkan kesan bahwa panitia lelang danPejabat Pembuat Komitmen mengabaikan prinsipefisiensi dalam pengadaan barang dan jasa.Bagaimana tidak pengumuman pemenanglelang perusahaan perusahaan yang dimenangkandan ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan adalahyang mengajukan penawaran tertinggi (prosentasipenawaran rata rata 97% dari nilai HPS/OE)padahal metode pelelangannya bukanlahmerupakan systim merrit point.
Beberapa paket pekerjaan dengan prosentasepenawaran 97% dari HPS/OE
1.Rehab Jalan M Yamin2.Rehap Jalan Wahap Affan3.Rehab Jalan Hankam4.Rehab Jalan Chairil Anwar5.Pelebaran Jalan Juanda6.Rehab Jalan Ratna7.Rehab Jalan Jati Makmur8.Pembangunan Tanggul dan Kali BekasiPerumahan PPA Jati Asih IndahHal tersebut sangat disayangkan ditengahkondisi keuangan Pemerintah kota Bekasi yangkonon kabarnya kondisinya kembang kempisakibat defisit anggaran yang mencapai Rp.217milyar. Defisit anggaran tersebut telah berimbasterhadap rencana pemotongan nilai anggaran daripaket yang sudah dituangkan dalam kontrak.Kesan penghambur hamburan keuangantersebut tidak lepas dari tipikal birokrat kita yangmerupakan tipikal transaksional dimana birokrathanya berpikir “gue dapat apa dengan anggaranyang sudah tersedia”Dengan tipikal birokrat yang seperti itumemunculkan persepsi dimasyarakat bahwapengadaan setiap paket proyek tidak terlepasdari floatingan.Floating paket tersebut ditengarai melibatkanpejabat yang justru mengindikasikan bahwa paketproyek tersebut tidak lepas dari nuansa Kolusi,Korupsi dan Nepotisme(KKN).Rumor tersebut memunculkan berbagai istilahdengan konotasi negatif mulai dari setoran feeuntuk direksi dengan kisaran sekian persen darinilai paket,uang pengetikan dan segala macamtetek bengek pungutan lainnya.Situasi tersebut akan berimplikasi terhadapmutu bahan material untuk setiap pekerjaan yangtertuang dalam RAB sebab tidak ada makan sianggratis di Republik ini.Padahal harga yang tercantum dalam RABmerupakan harga yang ditetapkan untuk sebuahkwalitas yang ingin dicapai.Bagaimana pencapaian kwalitas yangdiinginkan kalau akhirnya yang terjadi adalahpraktek kanibalisme.Untuk itu sangat diharapkan kearifan dankeseriusan dari para penegak hukum untukmengurai benang kusut pengadaan tender yangsudah menjadi ritual tahunan khususnya dikotaBekasi.
(tim)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->