Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
13 Extra Fooding Alternatif Untuk Burung

13 Extra Fooding Alternatif Untuk Burung

Ratings: (0)|Views: 17 |Likes:
Published by Aris Hindriyana

More info:

Published by: Aris Hindriyana on May 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2013

pdf

text

original

 
13 Extra fooding alternatif untuk burung kicauan
Selain jangkrik dan ulat hongkong, sebenarnya masih ada berbagai jenis 
 (EF) yang bisa diberikan untuk burung kicauan Anda, yang bisa didapatkan di sekitar rumah tanpa harusmembelinya. Apa saja pakan tambahan alami burung kicauan dan bagaimana caramendapatkannya, semuanya akan dibahas dalam artikel ini. Tetapi sebelumnya kita perlumenyamakan persepsi terlebih dulu mengenai apa sebenarnya yang dimaksud dengan EF.Sesuai dengan namanya,
extra fooding 
merupakan pakan tambahan. Artinya, pakan ini diberikansebagai pendukung dari pakan utama sehari-hari. Umumnya, pakan utama burung kicauan dalamsangkar adalah makanan kering atau voer. Jadi, konsep EF di sini berbeda dari kehidupan burungdi alam liar.Berdasarkan jenis makanan utamanya, burung di alam liar dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu:
 
Fructivora
: Burung pemakan buah-buahan. Burung jenis ini hanya memakan buah- buahan saja di habitatnya, misalnya pisang, buah ara, pepaya, dan sebagainya.
 
Insectivora
: Burung pemakan serangga. Burung jenis ini hanya memakan serangga kecildan hewan-hewan kecil, baik itu vertebrata (bertulang belakang) maupun invertebrata(tak memiliki tulang belakang). Biasanya burung insectivora sejati menolak buah-buahanyang diberikan. Namun terkadang ada yang menyukai buah tertentu. Misalnya tledekangunung yang menyukai buah berry, cipo menyukai kersen, dan kacer  menyukai pisang.
 
Omnivora
: Burung pemakan segalanya. Burung jenis ini akan memakan makanan apasaja yang ada di alam, mulai dari serangga kecil, hewan vertebrata, invertebrata, dananeka buah-buahan. Keluarga cucak-cucakan(cucakrowo,trucukan, dll), keluarga cica daun(cucak hijau,cucak rantai, cucak biru, dll), keluarga punglor (anis merah, anis kembang,anis cendana, anis macan), keluarga jalak-jalakan, kepodang, dan sebagainya,termasuk burung omnivora.Di habitat aslinya, setiap burung memiliki makanan favorit. Misalnya cucak hijau sangatmenyukai pisang kepok putih, burung  branjangan sangat menyukai belalang dan undur-undur, dan sebagainya.Berbeda dengan burung yang dalam perawatan kita, mereka hanya diberikan makanan seranggaatau buah yang lazim atau mudah dijumpai di pasaran, seperti jangkrik atau ulat hongkong.Itulah sebabnya, mengapa burung yang dipelihara dalam sangkar cenderung mengalamikekurangan nutrisi, khususnya vitamin dan kalsium,dibandingkan dengan burung yang hidup di alam liar. Sebab, di alam liar, mereka memiliki instink untuk mencari pakan dengan kandungannutrisi yang dibutuhkan. Sedangkan dalam pemeliharaan manusia, semua suplai makanan sangattergantung dari pemilik atau perawatanya.
 
Karena itu, sebagian besar pemilik burung dan penangkar burung selalu memberikan asupanmultivitamin dan multimineral dari luar (maksudnya di luar pakan utama dan EF), untuk memastikan kecukupan vitamin dan mineral. Misalnya
 yang bisa diberikan secara berkala setiap 2-3 kali dalam seminggu, dan 
yang cukup diberikan sekali dalamseminggu.Pemberian
extra fooding 
lebih dimaksudkan untuk menutupi kekurangan nutrisi utama. Yangtermasuk nutrisi utama antara lain energi metabolisme, karbohidrat, protein, lemak, dan seratkasar. Pakan kering seperti voer umumnya sudah memiliki kandungan energi metabolisme dan protein yang mencukupi, tetapi semuanya tergantung pabrikan yang membuatnya. Namun untuk vitamin dan mineral sangat riskan untuk mengandalkannya dari voer, karena belum tentukomplet dan secara kuantitatif pun belum tentu tercukupi.Lalu, extra fooding apa yang bisa diberikan kepada burung kicauan selain jangkrik atau ulathongkong? Berikut ini 13 jenis EF alternatif yang bisa diberikan kepada burung, dan sebagian diantaranya bisa didapatkan di lingkungan sekitar rumah :
1. Kelabang atau lipan
 Kelabang atau lipan dikenal sebagai salah satu makanan favorit burung di alam liar. Beberapa pemilik dan penangkar burung pun mulai berani memberikan EF ini, karena kelabang dikenalsanggup menaikan performa burung kicauan, khususunya untuk  murai batu dan kacer. Namun  porsi pemberiannya harus disesuaikan dengan karakter burung.Yang penting, pada masa awal jangan diberikan secara berlebihan. Jika porsi yang diberikansudah tepat, dalam arti performa burung mengalami peningkatan dan tidak ada gangguan yang berarti, berarti bisa dijadikan patokan khusus untuk burung yang bersangkutan. Kelabangdiyakini mampu mengatasi burung yang kurang birahi, kurang mental , ataupun hanya ngeriwik saja.Murai batu yang memakan kelabang
 
 — 
 
2. Lotus seed worm
 Istilah ini mungkin agak asing bagi kita. Pakan ini justru popular di kalangan plecimania diSingapura, Malaysia, dan Thailand. Pemberian lotus seed worm (LSW) pada burung kicauan,terutama  pleci,diyakini bisa mempercepat burung buka paruh. Saya belum tahu apakah pakan ini sudah dijual di Indonesia atau belum (
mohon informasi bagi yang mengetahui pedagang LSW di Indonesia)
.
3. Belalang
 Belalang, khususnya belalang belalang hijau, merupakan serangga favorit hampir semua burungkicauan, seperti jalak kerbau,  jalak nias,  branjangan, ciblek ,prenjak, dan sebagainya. Namun sebaiknya yang dipilih adalah belalang hijau, karena belalang warna lain terkadang mengandungracun, seperti belalang berbintik hitam atau belalang kehitaman.Burung yang sedang memakan belalang
 — 
 
4. Kecebong
 Kecebong merupakan anakan katak yang terdapat dalam genangan air / kolam. Bentuknyaseperti ikan kecil dengan kepalanya yang besar. Pemberian kecebong pada burung dipercaya bisamemberikan sifat tenang, khususnya pada burung yang teralu giras / liar.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->