Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Asuhan Keperawatan Pada Klien Pre Dan Post Operasi Sistem Pernafasan

Asuhan Keperawatan Pada Klien Pre Dan Post Operasi Sistem Pernafasan

Ratings: (0)|Views: 1,047 |Likes:
Published by Indri Kristanty

More info:

Published by: Indri Kristanty on May 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/16/2013

pdf

text

original

 
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN PRE DAN POST OPERASI SISTEM PERNAFASANA.
 
KONSEP PENYAKIT1.
 
PENGERTIAN
Gangguan pada sistem pernapasan adalah terganggunya pengangkutan O
2
ke sel - selatau jaringan tubuh; disebut
asfiksi 
. Asfiksi ada bermacam-macam misalnya terisinyaalveolus dengan cairan limfa karena infeksi Diplokokus pneumonia atau Pneumokokus yangmenyebabkan penyakit pneumonia. Keracunan asam sianida, debu, batu bara dan racunlain dapat pula menyebabkan terganggunya pengikatan O
2
oleh hemoglobin dalampembuluh darah, karena daya afinitas hemoglobin juga lebih besar terhadap racundibanding terhadap O
2
. Asfiksi dapat pula disebabkan karena penyumbatan saluranpernapasan oleh kelenjar limfa, misalnya polip, amandel, dan adenoid. Gangguanpernapasan yang sering terjadi adalah emfisema berupa penyakit yang terjadi karenasusunan dan fungsi alveolus yang abnormal.(http://repository.usu.ac.id) 
2.
 
ETIOLOGI
( Penyebab Terjadinya Gangguan Pernapasan )Penyebab utama penyakit pernapasan, yaitu:a)
 
Mikroorganisme patogen yang mampu bertahan terhadap fagositosis;b)
 
Partikel - partikel mineral yang menyebabkan kerusakan atau kematian makrofagyang menelannya, sehingga menghambat pembersihan dan merangsang reaksi jaringan;c)
 
Partikel - partikel organik yang merespons imun;d)
 
Kelebihan beban sistem akibat paparan terus - menerus terhadap debu berkadartinggi yang menumpuk disekitar saluran napas terminal.Sedangkan faktor lain yang menyebabkan terjadinya gangguan pernapasan adalahkebiasaan merokok, keturunan, perokok pasif, polusi udara dan riwayat infeksi pernapasansewaktu kecil.(http://repository.usu.ac.id) 
3.
 
PATOFISIOLOGIHIPOKSIA
dan
HIPOKSEMIA
Hipoksia merupakan suatu mekanisme utama yang terjadi pada penyakit paru
 –
paruakibat adanya penurunan suplai oksigen. Hipoksia itu sendiri berarti kurangnya ( hipo )
 
oksigen dalam jaringan, sedangkan hipoksemia merupakan kekurangan oksigen pada tingkatdarah / arteri ( heme ). (Irman Somantri, 2009, hlm.17)Jenis hipoksia adalah sebagai berikut :a)
 
Hipoksia HipoksikHipoksia jenis ini muncul akibat kurangnya suplai oksigen ataupun kadar oksigenyang ada di lingkungan ( tekanan parsial arteri [ PaO
2
] rendah ). Biasanyamerupakan masalah individu normal pada dataran tinggi, dimana kadar PO
2
sangatrendah sehingga orang yang berada pada tempat tersebut akan merasa kesulitanmenarik nafas dan ini merupakan komplikasi dari pneumonia, dapat pula terjadipada tempat dimana banyak sekali orang dalam satu ruangan dengan ventilasi yangkurang. (Irman Somantri, 2009, hlm.18)Penyebab Hipoksia Hipoksik antara lain adalah :1)
 
Penurunan PO
2
udara inspirasi ( ketinggian, kekurangan oksigen );2)
 
Hipoventilasi;3)
 
Gangguan difusi alveolar kapiler;4)
 
Rasio ventilasi
 –
perfusi abnormal atau gangguan ventilasi
 –
perfusi.b)
 
Hipoksia AnemikTerjadi akibat tekanan parsial oksigen arteri ( PaO
2
) normal tetapi jumlahhemoglobin yang tersedia untuk mengangkut oksigen berubah. Sering muncul padakondisi anemia berat, gagal ginjal kronik, dan lain
 –
lain. Klien dengan anemia dapatsangat mengalami kesulitan sewaktu melakukan aktivitas sebab kemampuan yangterbatas untuk meningkatkan pengangkutan oksigen ke jaringan yang aktif. (IrmanSomantri, 2009, hlm.18)c)
 
Hipoksia Stagnan / iskemikHipoksia terjadi akibat adanya penurunan
stroke volume
dan
cardiac output 
yangmengakibatkan penurunan konsumsi oksigen oleh jaringan. Kondisi ini terjadi ketikaaliran darah ke jaringan sangat lambat, sehingga oksigen yang adekuat tidak dapatdikirim ke jaringan walaupun PO
2
dan konsentrasi hemoglobin normal. Kondisi inisering terjadi pada kondisi gagal jantung. (Irman Somantri, 2009, hlm.18)
 
d)
 
Hipoksia histotoksikJenis ini terjadi akibat adanya zat racun yang masuk bersama dengan udara yangdihirup. Hipoksia ini disebabkan karena penghambatan proses oksidasi jaringan.Sering timbul pada area tambang atau pada kondisi polusi dan kasus yang palingberat adalah keracunan sianida. (Irman Somantri, 2009, hlm.18)
HIPERKAPNEA
Secara harfiah hiperkapnea adalah berlebihnya ( hiper ) karbon dioksida dalam jaringan.Mekanisme penting yang mendasari terjadinya hiperkapnia adalah ventilasi alveolar yanginadekuat untuk jumlah CO
2
yang diproduksi atau dengan kata lain timbulnya retensi CO
2
didalam jaringan. (Irman Somantri, 2009, hlm.19)Faktor yang mendasari hal tersebut terjadi adalah sebagai berikut.1)
 
Produksi CO
2
yang meningkat.2)
 
Dorongan ventilasi menurun ( klien tidak mau bernafas ).3)
 
Malfungsi pompa respirasi atau resistensi saluran nafas yang meningkat , sehinggamenyulitkan klien mempertahankan ventilasi adekuat ( klien tidak dapat bernafas ).4)
 
Inefisiensi pertukaran gas ( ketidakcocokkan rasio ventilasi
 –
perfusi atau ruang rugiatau
anatomical dead space
yang meningkat ).

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
haikjstratan liked this
1 hundred reads
MeRica Pedess liked this
Fuad Alwie liked this
Ida Royani liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->