Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Resume malpraktek RAHAYU

Resume malpraktek RAHAYU

Ratings: (0)|Views: 149|Likes:
Published by Kristen Mcpherson
efdgxf
efdgxf

More info:

Published by: Kristen Mcpherson on May 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/28/2013

pdf

text

original

 
INFORMED CONSENT
A.PENGERTIAN INFORMED CONSENT
Munurut Permenkes No.585/Menkes/Per/IX/1989, PTM berarti ”persetujuanyang diberikan pasien atau keluarganya atas dasar penjelasan mengenai tindakanmedik yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut”. Dari pengertian di atasinformed consent adalah persetujuan yang diperoleh dokter sebelum melakukan pemeriksaan, pengobatan atau tindakan medik apapun yang akan dilakukan.
B.DASAR HUKUM INFORMED CONSENT
1.UU No. 32 tahun 1992 tentang kesehatan2.Peraturan Pemerintah No. 32 tahun 1998 tentang Tenaga Kesehatan3.Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 159 b/Menkes/SK/Per/II/1998 tentang RS4.Peraturan Mentri kesehatan RI No. 749A/Menkes/Per/IX/1989 TentangRekam Medis/Medical Record5.Peraturan Mentri Kesehatan RI nomor 585/Menkes/Per/IX/1989 TentangPesetujuan Tindakan Medis6.Kep Menkes RI No. 466/Menkes/SK dan Standar Pelayanan Medis di RS7.Fatwa Pengurus IDI Nomor : 319/PB/A.4/88 tertanggal 22 Pebruari 1988tentang Informed Consent8.Peraturan Pemerintah RI Nomor 18 Tahun 1981 tertanggal 16 Juni 1981tentang Bedah Mayat Klinik dan Bedah Mayat Anatomis serta TranplantasiAlat dan/atau Jaringan Tubuh Manusia.
C.BENTUK INFORMED CONSENT1.Implied Constructive Consent (Keadaan Biasa)
Tindakan yang biasa dilakukan, telah diketahui, telah dimengerti olehmasyarakat umum, sehingga tidak perlu lagi dibuat tertulis.
2.Implied Emergency Consent (Keadaan GawatDarurat)
Bila pasien dalam kondiri gawat darurat sedangkan dokter perlu melakukantindakan segera untuk menyelematkan nyawa pasien sementara pasien dankeluarganya tidak bisa membuat persetujuan segera.
 
D.Expressed Consent (Bisa Lisan/Tertulis Bersifat Khusus)
Persetujuan yang dinyatakan baik lisan ataupun tertulis, bila yang akandilakukan melebihi prosedur pemeriksaan atau tindakan biasa.
E.KETENTUAN INFORMED CONSENT
Ketentuan persetujuan tidakan medik berdasarkan SK Dirjen Pelayanan Medik  No.HR.00.06.3.5.1866 Tanggal 21 April 1999, diantaranya :
1.
Persetujuan atau penolakan tindakan medik harus dalam kebijakan dan prosedur (SOP) dan ditetapkan tertulis oleh pimpinan RS.
2.
Memperoleh informasi dan pengelolaan, kewajiban dokter 
3.
Informed Consent dianggap benar :a.Persetujuan atau penolakan tindakan medis diberikan untuk tindakanmedis yang dinyatakan secara spesifik. b.Persetujuan atau penolakan tindakan medis diberikan tanpa paksaan(valuentery)c.Persetujuan dan penolakan tindakan medis diberikan oleh seseorang(pasien) yang sehat mental dan memang berhak memberikan dari segihukumd.Setelah diberikan cukup (adekuat) informasi dan penjelasan yangdiperlukan
4.
Isi informasi dan penjelasan yang harus diberikan :
Tentang tujuan dan prospek keberhasilan tindakan medis yang adadilakukan (purhate of medical procedure)
Tentang tata cara tindakan medis yang akan dilakukan (consenpleatedmedical procedure)
Tentang risiko
Tentang risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi
Tentang alternatif tindakan medis lain yang tersedia dan risiko –risikonya(alternative medical procedure and risk)
Tentang prognosis penyakit, bila tindakan dilakukan
Diagnosis
5.
Kewajiban memberi informasi dan penjelasan
o
Dokter yang melakukan tindakan medis tanggung jawab
 
o
Berhalangan diwakilkan kepada dokter lain, dengan diketahui dokter yang bersangkutan
6.
Cara menyampaikan informasi
o
Lisan
o
Tulisan7.Format isian informed consent persetujuan atau penolakan
o
Diketahui dan ditandatangani oleh kedua orang saksi, perawat bertindak sebagai salah satu saksi
o
Materai tidak diperlukan
o
Formulir asli harus dismpan dalam berkas rekam medis pasien
o
Formulir harus ditandatangan 24 jam sebelum tindakan medis dilakukan
F.FUNGSI INFORMED CONSENT
1.Proteksi dari pasien dan subje2.Mencegah penipuan atau paksaan3.Rangsangan kepada profesi medis intropeksi terhadap diri sediri
G.ASPEK HUKUM INFORMED CONSENT
1.Pasal 1320 KUHPerdata syarat syahnya persetujuan2.Pasal 1321 tiada sepakat yang syah apabila sepakat itu diberikan karenakehilafan atau diperlukan dengan paksaan atau penipuan3.KUHP dan pasal 351
o
Penganiayaan dihukum dengan hukum penjara selama-lamanya duatahun delapan bulan.4.UU No. 23/1992 tentang kesehatan pasal 535.UU No. 29/2004 tentang Praktik Kedokteran pasal 45 ayat (1), (2), (3), (4),(5,) (6)6.Permenkes No. 585/1989 tentang persetujuan tindakan medisDokter melakukan tindakan medis tanpa informed consent dari pasien ataukeluarganya saksi administratif berupa pencabutan surat ijin prakteknya.
H.TUJUAN INFORMED CONSENT
1.Perlindungan pasien untuk segala tindakan medik.2.Perlindungan tenaga kesehatan terhadap terjadinyaakibat yang tidak terduga serta dianggap meragukan pihak lain.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->