Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manusia Pertama Di Udara

Manusia Pertama Di Udara

Ratings: (0)|Views: 0|Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on May 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/03/2013

pdf

text

original

 
Ilustrasi tentang Ibnu Firnas di Museum
[103] Manusia Pertama di Udara
Friday, 03 May 2013 13:15 
Dr. Fahmi Amhar Lion Air kembali kehilangan satu pesawatnya ketika tercebur di laut 50 meter sebelum landasan di bandaraNgurah Rai Denpasar. Padahal ini pesawat terbaru, baru beroperasi sebulan! Pilotnya juga senior, sudahmengantongi lebih dari 10.000 jam terbang. Apakah pilotnya kelelahan karena tekanan manajemen? Sehebatapapun pilot dan pesawat, tetapi kalau dipaksa kejar setoran karena tuntutanpasar yang sangat tinggi –sementara kelangkaan pilot di Indonesia belum teratasi, maka bisa saja berakibat kecelakaan yang fatal.Tetapi bisa juga ada faktor kesalahan instrumentasi di darat atau gejolak cuaca lokal, misalnya tekanan angintiba-tiba yang membuat pesawat gagal mencapai landas pacu (istilahnya “undershoot”).Tetapi bicara dunia penerbangan, orang sering salah menjawab bila ditanyasiapa manusia pertamayang mengudara. Mayoritas menjawab Oliver & Wilber Wright dari Amerika Serikat yang terbang pada tahun 1900.Padahal mereka hanya menyempurnakan bentuk sayap dan menambahkan mesin pada bangun pesawatyang sudah lama dikenal. Leonardo da Vinci (1452-1519) dari Italia dan Otto Lilienthal (1848-1896) dariJerman telah mendahuluinya.Tetapi ternyata jauh sebelumnya semua sudah didahuluioleh seorang Muslim, Abbas ibn Firnas (810-887) dari Andalusia. Sejarawan Phillip K. Hitti menulis dalam
History of the Arabs, "Ibn Firnas was the first man in history to makea scientific attempt at flying." 
Sebagaimana banyak ilmuwan Muslim di zamannya, IbnuFirnas adalah seorang
 polymath
, yaitu menekuni berbagaiilmu sekaligus: kimia, fisika, kedokteran, astronomi, dan dia juga sastra. Dia menemukan berbagai teknologi seperti jam air (jam yang dikendalikan oleh aliran air yang stabil),gelas tak berwarna, lensa baca, alat pemotong batu kristalhingga peralatan simulasi cuaca yang konon juga mampumenghasilkan petir buatan, meski masih teka-tekibagaimana Ibnu Firnas menghasilkan listriknya. Namun diantara semua penemuannya, yang paling spektakuler dandianggap salah satu tonggak sejarah adalah alat terbangbuatannya. Alat terbang Ibnu Firnas adalah sejenis ornithopter, yaknialat terbang yang menggunakan prinsip kepakan sayapseperti pada burung, kelelawar atau serangga. Diamencoba alatnya ini dari pertama-tama dari sebuah menaramasjid di Cordoba pada tahun 852 M. Dia terbang dengandua sayap. Ibnu Firnas sempat terjatuh. Untung diamelengkapi diri dengan baju khusus yang dapat menahanlaju jatuhnya. Baju khusus ini adalah cikal bakal parasut.Tahun 875 M, pada usianya yang sudah 65 tahun dia melakukan percobaan terbangnya yang terakhir,menggunakan pesawat layang yang merupakan cikal bakal gantole. Percobaan kali itu dilakukan dari menaradi gunung Jabal al-‘Arus dekat Cordoba dan disaksikan banyak orang yang antusias dengan percobaan-percobaan Ibnu Firnas selama itu, meski sebagian menyangka Ibnu Firnas gila dan mengkhawatirkankeselamatannya.Saksi mata menyebutkan bahwa dia berhasil terbang, melakukan manuver, dan menempuh jarak terbang yangcukup signifikan. Namun sayang dia gagal mendarat ke tempatnya dengan mulus sehingga mengalamicedera parah di punggungnya. Ibnu Firnas meninggal 12 tahun kemudian yakni pada tahun 887 M.Sebagai penghormatan pada Ibnu Firnas, sebuah lapangan terbang di Baghdad Utara dinamai
Ibnu Firnas Airport 
. Spanyol memberi nama sebuah jembatan besar di Sevilla
 Abbas ibnu Firnas Bridge.
Dan NASAmenamai sebuah kawah di bulan dengan nama
Ibnu Firnas Crater 
.Namun usaha Ibnu Firnas bukanlah usaha ilmuwan Muslim yang terakhir. Pada tahun 1630-1632 M, Hezarfen Ahmad Celebi di Turki berhasil menyeberangi selat Bosporus di Istanbul. Ahmad melompat dari menaraGalata yang tingginya 55 meter dan berhasil terbang dengan pesawat layangnya sejauh kira-kira 3 kilometer serta mendarat dengan selamat.Usaha meraih teknologiaeronautika ini sejalandengan tantangan Allahdi surat Ar-Rahman,
“Hai  jamaah jin dan manusia, jika kamu sanggupmelintasi penjuru langit dan bumi, makalintasilah, kamu tidak  
SEARCHSEBARKAN ARTIKEL INI:RUBRIK MEDIA UMAT
search...
Search
  Anjangsana AspirasiBisnis SyariahCerminEditorialEkonomiFokusHeadline NewsHikmahKonsultasiKristologiMancanegaraMedia DaerahMedia NasionalMedia UtamaMercusuar Muslimah
HomeTentang KamiDaftar AgenKontakDownload
TABLOID MEDIA UMAT
MediaUmat
Join the conversationMediaUmatStudi Pew : Tujuh dari sepuluhMuslim Indonesia menginginkan Syariah Islamsebagai landasan hukumow.ly/2wBv85
42 minutes ago·reply·retweet·favorite
MediaUmatStudi Pew : Tujuh dari sepuluhMuslim Indonesia menginginkan Syariah Islamsebagai landasan hukum: Mediaumat.c...bit.ly/136pKf5
about 1 hour ago·reply·retweet·favorite
MediaUmat[FOTO] Aks HTI: Tolak kenaikanHarga BBM, Tolak Liberalisasi Migasow.ly/2wBpYw
about 1 hour ago·reply·retweet·favorite
MediaUmat[FOTO] Aks HTI: Tolak kenaikanHarga BBM, Tolak Liberalisasi Migas:Mediaumat.com. Jakarta- Ratusan ma...bit.ly/103UVJc
2 hours ago·reply·retweet·favorite

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->