Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
3-akuntansi-job-order-cost-method.pdf

3-akuntansi-job-order-cost-method.pdf

Ratings: (0)|Views: 1 |Likes:
Published by Indijeh
analisis etimasi biaya
analisis etimasi biaya

More info:

Categories:Types, Business/Law
Published by: Indijeh on May 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/26/2014

pdf

text

original

 
45
BAB 2BEBAN POKOK PRODUKSI PESANAN(
JOB ORDER COSTING 
)
Penentuan Biaya Berdasarkan Pesanan dan Penentuan Biaya BerdasarkanProsesSistem Akuntansi Biaya PerpetualPenerapan
Job Order Costing 
di Departemen
 
46
Tujuan
Tujuan bab ini adalah untuk menerangkan bagaimana biaya pabrikasi dapatdikendalikan dan dilaporkan dengan penggunaan sistem akuntansi biaya job order,sebuah sistem yang menggunakan metode perpetual untuk akuntansi persediaan.Dalam mempelajari sistem akuntansi biaya menurut job order, saudara perhatikanpada ketiga pertanyaan di bawah ini.1. Apakah perbedaan pabrikasi yang meliputi produksi masal dan produksi yangdilakukan berdasarkan pesanan tersendiri?2. Apakah struktur suatu sistem akuntansi biaya?3. Ayat jurnal harian dan pencatatan apa yang tersangkut dalam suatu sistemakuntansi biaya berdasarkan pesanan/ job order?
BEBAN POKOK PRODUKSI PESANAN(
JOB ORDER COSTING 
)
 
47
Penentuan Biaya Berdasarkan Pesanan danPenentuan Biaya Berdasarkan Proses
Apakah perbedaan antara pabrikasi yang meliputi produksi masal denganproduksi yang dilakukan berdasarkan pesanan tertentu?Saudara telah mempelajari akuntansi pabrikasi di mana digunakan pelaporanpersediaan secara periodik. Menurut sistem tersebut, pada akhir suatu jangka waktuoperasi, penghitungan persediaan secara sik harus dilakukan atas bahan baku,persediaan dalam proses, dan persediaan barang jadi. Kemudian, juga pada akhir periode, dibuat kalkulasi biaya barang yang dihasilkan (laporan beban pokok produksi).Berikutnya, harga pokok barang yang dijual dihitung untuk pembuatan ikhtisar LabaRugi. Metode periodik ini mempunyai satu kelemahan utama. Kelemahan tersebutadalah bahwa biaya pabrikasi tidak dapat dilaporkan dengan mudah selama jangkawaktu operasi. Biaya ditentukan secara periodik (pada akhir periode), tidak dilakukanterus menerus, yang mungkin diperlukan untuk pengendalian sehari-hari.Sistem perpetual untuk mengendalikan biaya pabrikasi lebih banyak dipakaidaripada metode periodik karena pengendalian biaya sehari-hari dapat dilakukandengan sistem perpetual. Ada dua sistem akuntansi biaya perpetual, yaitu sistemakuntansi job order dan sistem akuntansi biaya berdasarkan proses.Sistem
 job order 
dirancang untuk mengawasi biaya perusahaan dalammenghasilkan atau mengerjakan masing-masing pekerjaan/ pesanan. Misalnya,sebuah cetakan berdasarkan pesanan mungkin akan menggunakan sistem akuntansibiaya berdasarkan pesanan pekerjaan. Sebuah cetakan berdasarkan pesananmungkin akan menggunakan sistem akuntansi biaya berdasarkan pesanan pekerjaan.Sebuah perusahaan yang membuat perahu pesiar berdasarkan pesanan juga akanmenggunakan sistem akuntansi biaya berdasarkan pesanan pekerjaan. Dalamsistem seperti itu catatan biaya tertentu dibuat untuk masing-masing pekerjaan.Catatan tersebut dengan demikian mengumpulkan informasi mengenai biaya bahanbaku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik untuk setiap pekerjaan. Harga jualpesanan dapat dibandingkan dengan total biaya pesanan tersebut; dan ketiga unsur biaya pesanan tersebut (bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik)dapat dianalisa untuk keperluan pengawasan dan dapat dipergunakan sebagai dasar untuk menentukan harga pekerjaan yang sama dimasa datang.Sistem akuntansi biaya berdasarkan proses dirancang untuk mengawasi biayabagi perusahaan yang menghasilkan barang secara massal. Misalnya, industripengolahan makanan dapat menghasilkan ribuah kaleng makanan dalam sehari.Tekanan pengawasan dalam pabrik ini bukanlah pada unit atau pekerjaan satu per satu (kaleng makanan) tapi tekanan diarahkan pada pengawasan proses operasidalam pabrik. Sebuah pabrik yang menghasilkan komponen mobil secara massal,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->