Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
31Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Demokrasi

Demokrasi

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 3,853 |Likes:
Published by Iwan Sukma Nuricht

More info:

Published by: Iwan Sukma Nuricht on Apr 06, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2012

pdf

text

original

 
Demokrasi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Demokrasi
adalah bentuk atau mekanismesistem pemerintahansuatu negara sebagaiupaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaanwarganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintahnegara tersebut.Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip 
 yang membagi ketigakekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif danlegislatif ) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkatyg sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negaraini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan salingmengontrol berdasarkan prinsipchecks and balances.Ketiga jenis lembaga-lembaga negara tersebut adalah lembaga-lembaga pemerintahyang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenanganeksekutif, lembaga-lembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakankekuasaan judikatif dan lembaga-lembaga perwakilan rakyat (DPR, untuk Indonesia)yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. Di bawah sistem ini,keputusanlegislatif dibuat oleh masyarakat atau oleh wakil yang wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat yang diwakilinya (konstituen) dan yangmemilihnya melalui proses pemilihan umumlegislatif , selain sesuaihukumdan  peraturan.Selain pemilihan umum legislatif, banyak keputusan atau hasil-hasil penting,misalnya pemilihan presiden suatu negara, diperoleh melalui pemilihan umum.Pemilihan umum tidak wajib atau tidak mesti diikuti oleh seluruhwarganegara,namun oleh sebagian warga yang berhak dan secara sukarela mengikuti pemilihanumum. Sebagai tambahan, tidak semua warga negara berhak untuk memilih(mempunyaihak pilih).Kedaulatan rakyat yang dimaksud di sini bukan dalam arti hanya kedaulatan memilih presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung, tetapi dalam arti yang lebihluas. Suatu pemilihan presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung tidak menjamin negara tersebut sebagai negara demokrasi sebab kedaulatan rakyat memilihsendiri secara langsung presiden hanyalah sedikit dari sekian banyak kedaulatanrakyat. Walapun perannya dalam sistem demokrasi tidak besar, suatu pemilihan umumsering dijuluki pesta demokrasi. Ini adalah akibat cara berpikir lama dari sebagianmasyarakat yang masih terlalu tinggi meletakkan tokoh idola, bukan sistem pemerintahan yang bagus, sebagai tokoh impian ratu adil. Padahal sebaik apa punseorang pemimpin negara, masa hidupnya akan jauh lebih pendek daripada masahidup suatu sistem yang sudah teruji mampu membangun negara. Banyak negarademokrasi hanya memberikanhak pilihkepada warga yang telah melewati umur tertentu, misalnya umur 18 tahun, dan yang tak memliki catatan kriminal (misal,narapidana atau bekas narapidana).
 
Sejarah dan Perkembangan Demokrasi
Istilah "demokrasi" berasal dariYunani Kunoyang diutarakan diAthenakuno pada abad ke-5 SM.Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuahsistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. Namun, arti dari istilahini telah berubah sejalan dengan waktu, dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18, bersamaan dengan perkembangan sistem "demokrasi" di banyak negara.Kata "demokrasi" berasal dari dua kata, yaitu
demos
yang berartirakyat, dan
kratos/cratein
yang berarti pemerintahan,sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat,oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiridalam bidang ilmu politik. Hal ini menjadi wajar, sebab demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara.Demokrasi menempati posisi vital dalam kaitannya pembagian kekuasaandalamsuatu negara (umumnya berdasarkan konsep dan prinsiptrias politica) dengankekuasaan negara yang diperoleh dari rakyat juga harus digunakan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.Prinsip semacamtrias politicaini menjadi sangat penting untuk diperhitungkan ketikafakta-fakta sejarah mencatat kekuasaan pemerintah (eksekutif) yang begitu besar ternyata tidak mampu untuk membentuk masyarakat yang adil dan beradab, bahkankekuasaan absolut pemerintah seringkali menimbulkan pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia.Demikian pula kekuasaan berlebihan di lembaga negara yang lain, misalnyakekuasaan berlebihan dari lembaga legislatif menentukan sendiri anggaran untuk gajidan tunjangan anggota-anggotanya tanpa mempedulikan aspirasi rakyat, tidak akanmembawa kebaikan untuk rakyat.Intinya, setiap lembaga negara bukan saja harus akuntabel (
accountable
), tetapi harusada mekanisme formal yang mewujudkan akuntabilitas dari setiap lembaga negaradan mekanisme ini mampu secara operasional (bukan hanya secara teori) membatasikekuasaan lembaga negara tersebut.
 
Demokrasi di Indonesia
Semenjak kemerdekaan 17 agustus 1945,Undang Undang Dasar 1945memberikan penggambaran bahwa Indonesia adalah negara demokrasi.Dalam mekanismekepemimpinannya Presiden harus bertanggung jawab kepada MPR dimana MPR adalah sebuah badan yang dipilih dari Rakyat. Sehingga secara hirarki seharusnyarakyat adalah pemegang kepemimpinan negara melalui mekanisme perwakilan yangdipilih dalam pemilu. Indonesia sempat mengalami masa demokrasi singkat padatahun 1956 ketika untuk pertama kalinya diselenggarakan pemilu bebas di indonesia,sampai kemudian Presiden Soekarno menyatakan demokrasi terpimpin sebagai pilihan sistem pemerintahan. Setelah mengalami masaDemokrasi Pancasila, sebuahdemokrasi semu yang diciptakan untuk melanggengkan kekuasaan Soeharto,Indonesia kembali masuk kedalam alam demokrasi pada tahun 1998 ketika pemerintahan junta militer Soeharto tumbang. Pemilu demokratis kedua bagiIndonesia terselenggara pada tahun 1999 yang menempatkanPartai DemokrasiIndonesia-Perjuangansebagai pemenang Pemilu.

Activity (31)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dea Indriani liked this
Wenni Marsella liked this
Indra Den liked this
redawow liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->