Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ATS-AMF

ATS-AMF

Ratings: (0)|Views: 192 |Likes:
Published by Cowo cool
Perakitan dan pengujian TAF-AMF
Perakitan dan pengujian TAF-AMF

More info:

Published by: Cowo cool on May 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/06/2013

pdf

text

original

 
Makalah Seminar Kerja Praktek 
PERAKITAN DAN PENGUJIAN PANEL AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) -AUTOMATIC MAIN FAILURE (AMF) PRODUKSI PT. BERKAT MANUNGGAL JAYA
Maman Suryawan.
1
, Ir. Tejo Sukmadi, MT.
21
Mahasiswa dan
2
Dosen Jurusan Teknik elektro, Fakultas Teknik, Universitas DiponegoroJl.Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang, IndonesiaEmail: mamansuryawan@gmail.com 
 Abstrak
PLN sebagai sumber utama tidak selamanya kontinu dalam penyalurannya sehingga dibutuhkan generator set (genset) sebagai back-up suplai utama (PLN). Sebagai kontrol kapan genset mengambil alih suplai tenaga listrik kebeban ataupun sebaliknya maka diperlukan sistem kontrol otomatis tersebut biasanya disebut Automatic Transfer Switch (ATS) - Automatic Main Failure (AMF) atau sistem interlok PLN - Genset.Dalam Laporan Kerja Praktek ini akan dibahas komponen dan tentang cara kerja, perakitan dan pengujian Panel Automatic Transfer Switch(ATS) - Automatic Main Failure (AMF) yang diproduksi oleh PT.BMJ yang dipasang pada sistem dengan genset 10 kVA,380 V, 50 Hz.Panel ATS-AM dengan basis modul DSE (Deepsea 4420) PLC yang diproduksi oleh PT.BMJ mendukung duaoperasi transfer atau pemindahan beban yaitu secara manual dan otomatis. Sedangakan fungsi utama saat operasiotomatis ATS-AMF sebagai kontrol utama emergency power yaitu memonitoring dan sensoring catu daya utama(PLN), jika PLN mengalami gangguan maka modul ini akan memberikan perintah kepada Genset untuk melalukan starting serta memonitoring dan sensoring Genset,apabila genset telah starting dan running makamodule ini akan memonitoring kualitas energi listrik yang dihasilkan genset sekaligus proteksi.
 Kata Kunci:
Panel, ATS-AMF, suplai cadangan (Genset), suplai utama (PLN).
I. PENDAHULUAN
Proses pengefektifan sumber daya manusiamelalui pendidikan nasional yang berdayagunadan berhasil perlu didukung oleh seluruh lapisanmasyarakat. Salah satunya usaha PT. BerkahManunggal Jaya (PT. BMJ) melalui penerimaanmahasiswa praktek/magang sebagai wujud sumbangsih dalam rangka memasyarakatkanteknologi industri di Indonesia.Dengan berkembangnya teknologi dan penggunaan energi listrik,tempat-tempat tertentuseperti pusat perdagangan, perhotelan, perbankkan, rumah sakit maupun industri,memerlukan energi listrik yang terus menerusatau kontinu dan handal dalam menjalankanfungsi maupun produksinya. Akan tetapi suplaidaya utama yang berasal dari PLN tidak selamanya kontinu dalam penyalurannyasehingga dibutuhkan generator set (genset)sebagai back-up suplai utama (PLN). Sebagaikontrol kapan genset mengambil alih suplaitenaga listrik ke beban ataupun sebaliknya makadiperlukan sebuah system atau alat.Hal-hal yang menjadi tujuan penulisanlaporan kerja praktek ini adalah:1.
 
Mengetahui ruang lingkup kerja dan proses produksi dari PT. BMJ2.
 
Mengaktualisasi dan membandingkan antarailmu yang bersifat teori dengan ilmu aplikasidi bidang komponen listrik dan teknologi.3.
 
Mengetahui prinsip kerja, perakitan dan pengujian Panel Automatic Transfer Switch(ATS) - Automatic Main Failure (AMF) produksi PT.BMJ
II. KOMPONEN-KOMPONEN PADA ATS-AMF2.1 Komponen KontrolRelay
Relay adalah alat yang dioperasikan denganlistrik yang secara mekanis mengontrol penghubungan rangkaian listrik. Relay adalah bagian yang penting dari banyak sistem kontrol, bermanfaat untuk kontrol jarak jauh dan pengontrolan alat tegangan dan arus tinggidengan sinyal kontrol tegangan dan arus rendah.
Kontroler
Dalam suatu mesin yang diinginkan bekerjasecara automatis maka selain sensor dan aktuator dibutuhkan komponen utama yaitu sebuahkontroler. Kontroler merupakan otak dari darisuatu sistem kontrol. Programmable logiccontroller (PLC) merupakan suatu bentuk khusus
 
 pengontrol berbasis - mikroprosesor yangmemanfaatkan memori yang dapat diprogramuntuk menyimpan instruksi-instruksi dan untuk mengimplementasikan fungsi-fungsi semisallogika, pewaktuan (timing), pencacahan(counting) dan aritmatika guna mengontrolmesin-mesin dan proses-proses.Gambar 1 DSE (Deepsea 4420) PLC, Auto Start& Automains (Utility) Failure Control ModulesDalam perkembangannya PLC saat inidiproduksi dalam berbagai bentuk dan fungsiyang lebih modern dan mudah. Salah satu modulPLC yang diproduksi oleh Deep Sea Electronicsseperti yang terlihat pada gambar diatas adalahDeepsea 4420. Modul PLC dengan antarmukayang friendly dengan pengguna sudah PLC yangdi khususkan untuk sistem transfer suplai dayaseperti ATS-AMF.
Tombol Tekan
Tombol tekan atau disebut sakelar ON/OFF banyak digunakan sebagai alat penghubung atau pemutus rangkaian kontrol. Memiliki dua kontak,yaitu NC dan NO. Artinya saat sakelar tidak digunakan satu kontak terhubung NormallyClose, dan satu kontak lainnya Normally Open.Ketika kontak ditekan secara manual kondisinya berbalik posisi menjadi NO dan NC.
Selector Switch
Selector Switch merupakan alat yang digunakan untuk memilih. Kerja dari selector switch yaitu menyambung rangkaian sesuaidengan yang ditunjuk oleh tangkai selector.Banyak sekali type selector switch, tapi biasanyahanya dua type yang sering di gunakan, yaitu 2 posisi, (ON-OFF/Start-Stop/0-1, dll) dan 3 posisi(ON-OFF-ON/Auto-Off-Manual,dll)Gambar 2 Bentuk fisik dan Simbol Selector Switch
Buzzer
Buzzer adalah sebuah komponen elektronikayang berfungsi untuk mengubah getaran listrik menjadi getaran suara. Pada dasarnya prinsipkerja buzzer hampir sama dengan loud speaker, jadi buzzer juga terdiri dari kumparan yangterpasang pada diafragma dan kemudiankumparan tersebut dialiri arus sehingga menjadielektromagnet, karena kumparan dipasang padadiafragma maka setiap gerakan kumparan akanmenggerakkan diafragma secara bolak-balik sehingga membuat udara bergetar yang akanmenghasilkan suara
2.2 Komponen DayaKontaktor
Kontaktor adalah komponen elektromekanik yang dapat berfungsi sebagai penyambung dan pemutus rangkaian, yang dapat dikendalikan dari jarak jauh pergerakan kontak-kontaknya terjadikarena adanya gaya elektromagnet.Gambar 3 Simbol kontak-kontak Kontaktor Kontaktor magnet merupakan sakelar yang bekerja berdasarkan kemagnetan, artinya bekerja bila ada gaya kemagnetan. Sebuah koil denganinti berbentuk huruf E yang diam, jika koildialirkan arus listrik akan menjadi magnet danmenarik inti magnet yang bergerak dan menarik sekaligus kontak dalam posisi ON. Batang intiyang bergerak menarik paling sedikit 3 kontak utama dan beberapa kontak bantu bisa kontak NCatau NO.
Sekering Dan MCB
Pengaman sistem daya bisa menggunakansekering atau Miniatur Circuit Breaker (MCB).
 
Sekering sering disebut juga dengan pengamanlebur atau fuse. Fungsi sekering adalahmengamankan peralatan atau instalasi listrik darigangguan hubung singkat.MCB sering disebut juga pengamanotomatis. Pengaman otomatis ini memutuskansirkit secara otomatis apabila arusnya melebihisetting dari MCB tersebut. Pengaman otomatisdapat langsung dioperasikan kembali setelahmengalami pemutusan (trip) akibat adanyagangguan arus hubung singkat dan beban lebih.
MCCB
MCCB atau Moulded Case Circuit Breaker adalah alat pengaman yang berfungsi sebagai pengamanan terhadap arus hubung singkat danarus beban lebih. MCCB memiliki rating arusyang relatif tinggi dan dapat disetting sesuaikebutuhan.
 
Ue (tegangan kerja), spesifikasi standar MCCB digambarkan sebagai berikut: Ue =250 V dan 660 V
 
Ie (arus kerja), spesifikasi standar MCCBdigambarkan sebagai berikut:Ie = 40 A-2500 A
 
Icn (kapasitas arus pemutusan), spesifikasistandar MCCB digambarkan sebagai berikut:Icn = 12 kA-200 kAGambar 4 Konstruksi MCCB
Baterai dan Battery Charger
Alat yang memiliki sumber energi kimiayang dapat menghasilkan energi listrik disebutdengan electric cell (sel listrik). Dan ketika beberapa sel listrik tersebut dihubungkan secaraelektrik akan menjadi baterai. Battery charger ini biasanya sebagai charger yaitu alat ini mendapatsuplai listrik dari sumber PLN atau dari generator itu sendiri. Battery charger untuk mengisi energilistrik ke accu. Accu ini biasanya berkapasitas12/24 V, maka battery charger ini harus dapatmengisi accu sampai kapasitas tersebut.
Current Transformer (CT)
Current Transformer atau yang biasa disebutTrafo arus adalah suatu peralatan listrik yangdapat memperkecil arus besar menjadi arus kecil,yang dipergunakan dalam rangkaianarus bolak- balik. Fungsi CT adalah untuk memperoleh arusyang sebanding dengan arus yang hendak diukur (sisi sekunder 5 A atau 1 A) dan untuk memisahkan sirkuit dari sistem yang arus nyahendak diukur (yang selanjutnya di sebut sirkuit primer) terhadap sirkuit dimana instrumentersambung (yang selanjutnya disebut sirkuitsekunder).Gambar 5 Low Voltage Current Transformer Pada ATS-AMF yang dirancang, CT yangdigunakan untuk memperoleh arus pengukurandan pengaman adalah jenis Low Voltage CurrentTransformer, yaitu CT yang bekerja pada ratingtegangan rendah.
Alat Ukur
Pada ATS-AMF digunakan tiga jenis alatukur untuk menunjukkan secara langsung besaranyang ingin diketahui. Alat ukur tersebut yaituampermeter, voltmeter dan frekuensi meter.Amperemeter adalah alat untuk mengukur kuatarus listrik dalam rangkaian tertutup.Amperemeter biasanya dipasang secara seri(berderet) dengan elemen listrik.Voltmeter merupakan alat untuk mengukur beda potensialdalam suatu rangkaian listrik. Untuk mengukur  beda potensial antara dua titik pada suatukomponen, kedua terminal voltmeter harusdihubungkan dengan dengan kedua titik yangtegangannya akan diukur sehingga terhubungsecara paralel dengan komponen tersebut. Prinsipkerja dari frekuensi meter ini berdasarkan pada

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->