Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
197Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Gambaran Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Stroke Yang Dirawat Di Ruang Mawar

Gambaran Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Stroke Yang Dirawat Di Ruang Mawar

Ratings:

4.6

(5)
|Views: 11,566 |Likes:
Published by lecozt4778

More info:

Published by: lecozt4778 on Apr 07, 2009
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/30/2013

pdf

text

original

 
B A B IPENDAHULUANA.Latar Belakang
Kecemasan adalah suatu keadaan emosional yang biasanya melibatkanketakutan, ketegangan dan kekhawatiran serta umumnya dihubungkan denganantisipasi adanya suatu ancaman (Moira, 1996:19).Kecemasan merupakan respon individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan yang dialami oleh setiap mahluk hidup dalam kehidupan sehari-hari. Kecemasan merupakan pengalaman subjektif dari individu dan tidak dapatdiobservasi secara langsung serta merupakan suatu keadaan emosi tanpa objek yang spesifik. Kecemasan pada individu dapat memberikan motivasi untuk mencapai sesuatu dan merupakan sumber penting dalam usaha memeliharakeseimbangan hidup. Kecemasan terjadi sebagai akibat dari ancaman terhadapharga diri yang sangat mendasar bagi keberadaan individu. Kecemasandikomunikasikan secara interpersonal dan merupakan bagian dari kehidupansehari hari, menghasilkan peringatan yang berharga dan penting untumemelihara keseimbangan diri dan melindungi diri (Suliswati, 2005:108).Tekanan mental atau kecemasan yang diakibatkan oleh kepedulian yang berlebihan akan masalah yang sedang dihadapi (nyata) ataupun yang dibayangkanmungkin terjadi. Terlebih karena stroke merupakan masalah serius karena dapatmenyebabkan kematian, kecacatan, dan biaya yang dikeluarkan sangat besar.1
 
Karena itu, perlu usaha pencegahan untuk terjadinya stroke primer maupun strokesekunder (stroke ulang). Salah satu faktor risiko yang penting untuk terjadinyastroke adalah hipertensi. Oleh karena itu, dengan mengendalikan tekanan darah,angka kejadian stroke primer maupun stroke sekunder dapat diturunkan(Sarkamo, 2008: 2).Stroke menduduki urutan ketiga penyebab kematian setelah penyakit jantung dan kanker. Stroke masih merupakan penyebab utama dari kecacatan.Data menunjukkan, setiap tahunnya stroke menyerang sekitar 15 juta orang diseluruh dunia. Di Amerika Serikat, lebih kurang lima juta orang pernahmengalami stroke. Sementara di Inggris, terdapat 250 ribu orang hidup dengankecacatan karena stroke. Di Asia, khususnya di Indonesia, setiap tahundiperkirakan 500 ribu orang mengalami serangan stroke. Dari jumlah itu, sekitar 2,5 persen di antaranya meninggal dunia. Sementara sisanya mengalami cacatringan maupun berat. Angka kejadian stroke di Indonesia meningkat dengantajam. Bahkan, saat ini Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderitastroke terbesar di Asia, karena berbagai sebab selain pemyakit degeneratif,terbanyak karena stres ini sangat memprihatinkan mengingat Insan Pasca Stroke(IPS) biasanya merasa rendah diri dan emosinya tidak terkontrol dan selalu ingindiperhatikan (Sarkamo, 2008: 2).Biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan stroke dan kehilangan mata pencaharian sangat tinggi. Di Amerika Serikat, pada 1981 pernah dihitung biayayang dikeluarkan untuk perawatan pasien stroke, yaitu sebanyak 7 milyar dolar 2
 
dan pada 1996 meningkat menjadi 40 milyar dolar. Biaya tersebut terdiri dari
direct costs
(biaya rumah sakit, dokter, dan rehabilitasi) sebanyak 27 milyar dolar dan
indirect costs
(kehilangan produktivitas) sebanyak 13 milyar dolar.
 American Heart Association
memperkirakan total biaya menjadi 51 milyar dolar pada 1999.Dapat disimpulkan bahwa kecemasan yang timbul pada keluarga pasien stroketerjadi karena ketidaktahuan terhadap apa yang akan terjadi terhadap anggotakeluarga mereka (Sarkamo, 2008: 3).Data yang didapatkan dari RSUD Undata Palu pada bulan Januari sampaiApril tahun 2008 tentang jumlah keseluruhan pasien yang dirawat inap adalah4957 0rang dan pasien stroke yaitu 176 0rang (3,55%) dari jumlah keseluruhan paien rawat inap dengan jumlah rata-rata perbulannya adalah 44 0rang (25%).Dengan demikian dapat dilihat bahwa jumlah pasien stroke masih cukup banyak dan mungkin akan meningkat dalam setiap bulannya dimana penyakit strokesendiri dapat menimbulkan hal-hal yang dapat mempengaruhi psikologi maupunfisik baik pasien sendiri maupun keluarga termasuk dalam hal pembiayaan serta penyakit stroke sendiri membutuhkan perawatan yang lama oleh karena itumempengaruhi kecemasan keluarga.Berdasarkan uraian diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitiantentang “Gambaran Tingkat kecemasan Keluarga Pasien Stroke Yang Dirawat DiRuang Mawar RSUD Undata Palu Tahun 2008”.3

Activity (197)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Unie Anak Ayah liked this
N.V.Y liked this
adambitor1713 liked this
Okta Gaskins II liked this
Ulfah Dzakkiyah liked this
Lala Comselnet liked this
rini_riandini liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->