Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
05 2013_1 Ketidakpuasan Buruh Alih Daya (Elga Andina)

05 2013_1 Ketidakpuasan Buruh Alih Daya (Elga Andina)

Ratings: (0)|Views: 201|Likes:
Published by s4kuramochi

More info:

Categories:Types, Research
Published by: s4kuramochi on May 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/12/2013

pdf

text

original

 
KESEJAHTERAAN SOSIAL
- 9 -
Vol. V, No. 09/I/P3DI/Mei/2013
Info Singkat 
© 2009, Pusat Pengkajian, Pengolahan Data dan Inormasi (P3DI)Sekretariat Jenderal DPR RI www.dpr.go.idISSN 2088-2351
KETIDAKPUASANBURUH ALIH DAYA
Elga Andina
*)
Abstrak 
 Melalui peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2013, buruh menuntut penghentian praktik alih daya. Praktik ini telah merugikan buruh dari segi penghasilan, karir, dan perlindungan. Lemahnya pengawasan pemerintah terhadap pelaku praktik alih daya menjadi penyebab utama terjadinya banyak penyelewengan ketenagakerjaan. Di sisi lain, buruh juga perlu meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya agar dapat meningkatkan nilai jualnya di pasar tenaga kerja.
A. Pendahuluan
Perayaan Hari Buruh Internasional 1Mei 2013 di kawasan Jabodetabek berlangsung tertib, meskipun melibatkan hampir 600 ribuburuh. Peringatan tahunan ini dimanaatkanburuh untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah dan DPR-RI. Selainmenuntut pelaksanaan BPJS pada 1 Januari2014, revisi UU No. 13 ahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, penolakan atas upah murahdan penurunan biaya hidup/produksi, buruh juga menekankan segera dilhapuskannya tenaga kerja 
outsourcing 
(alih daya).Berdasarkan data hingga 10 Oktober2012, di tingkat provinsi terdapat 6.239perusahaan PPJP/B dengan jumlah pekerja sebanyak 338.505 orang. Namun kalaudihitung dengan perusahan yang belumterdatar, jumlah perusahaan alih daya diIndonesia bisa mencapai 12.000 perusahaandengan total pekerja 20 juta orang.Data lain menunjukkan, dari 33 juta pekerja ormal di Indonesia, diperkirakansekitar 60% atau 20 juta pekerja bekerja dengan sistem alih daya. Sedangkan PenelitianSerikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) denganFriedrich Ebert Stitung menemukan, sekitar47% pekerja industri padat modal bekerja dengan sistem alih daya. Sementara, industripadat karya mempekerjakan 60% pekerjanya dengan sistem alih daya.Buruh alih daya tidak hanya dipasok untuk industri swasta, namun juga masuk keperusahaan BUMN. Dahlan Iskan mengakuibahwa dari 141 perusahaan BUMN yang ada, masing-masingnya memiliki cara danmekanisme berbeda dalam menerapkan sistem.
*)
Peneliti bidang Studi Psikologi pada Pusat Pengkajian, Pengolahan Data dan Inormasi(P3DI) Setjen DPR RI, e-mail: elga.andina@dpr.go.id
 
 Jamsostek dan pajak penghasilan bagimereka seringkali tidak jelas.
3. Akhir Bekerja 
Buruh alih daya didatarkan denganstatus kontrak. Sesuai dengan Pasal 59UU Ketenagakerjaan, perjanjian untuk mereka adalah perjanjian waktu tertentuyang hanya dapat dibuat untuk pekerjaantertentu yang menurut jenis dan siatpekerjaannya akan selesai dalam waktutertentu. Perjanjian ini hanya dapatdiperpanjang satu kali. Setelah kuota perpanjangan berakhir, mereka dapatdiberhentikan dan dimasukkan kembalidengan status kontrak baru. Hal ini sangatmerugikan karena masa kerja mereka terhapus ketika memulai kontrak baru,sehingga mereka tidak diperhitungkanuntuk peningkatan karir. Karena statusnya karyawan kontrak, buruh alih daya dapatsewaktu-waktu diputus kontraknya. Halini memberikan perasaan tidak amanbagi buruh menyangkut keberlangsunganpenghidupannya.Di sisi lain, sistem alih daya dianggapmenguntungkan bagi para pengusaha, karena bisa menekan biaya. Perusahaan dapatmemangkas biaya rekrutmen yang harus
- 10 -
Buruh meminta pemerintah menghapussistem kontrak maupunalih daya yang saat inidiakomodasi dalamUU Ketenagakerjaan.Ketentuan tersebutcenderung merugikanburuh baik saatsebelum bekerja, saatbekerja, maupun saatakhir bekerja.
1. Sebelum Bekerja 
Buruh yang akan disalurkanseringkalidipungut biaya tertentu dengandalih administrasi
Kondisi Saat Ini
pekerjaan. Buruh juga tidak diperlihatkankontrak kerja yang jelas, apalagi diberikansalinan kontrak, sehingga mereka tidak memiliki kekuatan hukum untuk menuntut haknya. Beberapa pengerahalih daya mengharuskan buruh untuk menyerahkan ijazah sehingga ia tidak dapatmelamar ke perusahaan lain serta tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkanpengembangan untuk meningkatkankarirnya.
2. Saat Bekerja 
Buruh alih daya tidak mendapatkanperlakuan yang sama dengan yang didapat karyawan permanen. Karena mereka dibayar harian, maka mereka tidak mendapatkan dispensasi untuk ijin sakit atau sejenisnya sehingga pendapatannya menjadi berkurang. Belumlagi permasalahan perhitungan gaji ataulembur yang tidak transparan. Selain itu,upah buruh alih daya biasanya dipotong oleh perusahaan penyuplai tenaga kerja sebagai
management fee 
. Akibatnya, upahburuh yang mungkin sudah sesuai denganUpah Minimum Provinsi (UMP), menjadilebih rendah. Di sisi lain, mereka juga tidak mendapatkan jaminan kesejahteraanyang memadai. Pengaturan mekanisme
BURUHALIH DAYA
di Indonesia 
Sumber: Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI)dengan Friedrich Ebert Stitung Perminyakanransportasi
Catering Cleaning Service 
Keamanan
5 JenisPekerjaan
 yang boleh
Dialihdayakan
insenti kedudukankarir
6.235
 perusahaan
PengerahAlih Daya
industripadatkarya industripadatmodal60%pekerja alih daya 47%pekerja alih daya 
 
- 11 -
dikeluarkan departemen sumber daya manusia dengan meminta suplai tenaga kerja dariperusahaan alih daya, memokuskan pada kegiatan utamanya, dan memiliki akses kepada sumber daya yang tidak dimiliki perusahaan.
B. Praktik Alih Daya di Indonesia
Praktik alih daya di Indonesia sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 1980-an,berdasarkan Keputusan Menteri PerdaganganRI No. 264/KP/1989 tentang Pekerjaan Sub-kontrak Perusahaan Pengelola di KawasanBerikat. Industri yang pertama kali bersentuhandengan alih daya adalah industri perminyakan.Pada tahun 2003, melalui Pasal 64 UUKetenagakerjaan, pengaturan pekerja alih daya diperbaharui menjadi:
“Perusahaan dapat menyerahkansebagian pelaksanaan pekerjaan kepada  perusahaan lainnya melalui perjanjian pemborongan pekerjaan atau penyediaan jasa pekerja/buruh yang dibuat secara tertulis.” 
 Aturan ini menyebutkan, pekerjaanalih daya harus dilakukan secara terpisah darikegiatan utama; dilakukan dengan perintahlangsung atau tidak langsung dari pemberipekerjaan; merupakan kegiatan penunjang perusahaan secara keseluruhan; dan tidak menghambat proses produksi secara langsung.Selain itu, perusahaan pengerah alih daya harusberbentuk badan hukum. Aturan tersebut diperjelas denganPeraturan Menteri enaga Kerja danransmigrasi No. 13 ahun 2012 tentang Komponen dan Pelaksanaan ahapanPencapaian Kebutuhan Hidup Layak danPengaturan
Outsourcing 
yang menyebutkan5 jenis pekerjaan yang boleh dilakukan secara alih daya, yaitu
cleaning service 
, keamanan,transportasi,
catering 
, dan jasa migaspertambangan.
C. Lemahnya Pengawasan
Permasalahan utama praktik alih daya bermuara pada rendahnya kesejahteraanyang didapatkan buruh. Padahal UUKetenagakerjaan Pasal 90 ayat (1) sudahmemberikan tuntunan bahwa 
“Pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upahminimum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89.” 
Dalam Pasal 185 diatur, majikan yang melanggar pasal tersebut diancam hukumanpidana minimal satu tahun sampai maksimalempat tahun penjara, dan delik ini masuk tindak pidana kejahatan.Munculnya konik ketenagakerjaanini tidak lepas dari lemahnya pengawasanpemerintah terhadap pelaksanaan sistem alihdaya. Pemerintah tampak tidak memilikikonsep yang jelas mengenai praktik alihdaya. Pemerintah juga lemah dalammenindak penyelewengan terhadap konsepketenagakerjaan yang sudah dituangkan dalamperaturan perundang-undangan.
D. Ketidakpuasan
vs
Kemampuan
Ketidakpuasan buruh alih daya disebabkan adanya pembandingan hasilyang diterimanya dengan hasil yang diterima karyawan tetap. Dalam psikologi, hal inidijelaskan dengan eori Keadilan yang disampaikan oleh Adams. Menurutnya,orang akan puas jika dianggapnya apa yang diterimanya seimbang dengan apa yang diterima orang lain.Namun, permasalahan buruh alihdaya tidak bisa dilihat dari sisi pendapatansaja. Perlu dipertimbangkan pula bahwa praktik tenaga kerja murah bukan semata-mata peranan perusahaan atau pemerintah,namun adalah mekanisme pasar yang sudahberlangsung. Semakin banyak tenaga kerja yang tidak terpasok berakibat pada penurunanharga tenaga kerja itu sendiri. BPS mencatatadanya 7,2 juta pengangguran terbuka yang menunjukkan rendahnya kompetensipenduduk usia kerja yang memenuhikebutuhan industri. Pengangguran terbuka Indonesia pada Februari 2013 banyak terjadipada masyarakat lulusan sekolah menengahatas (SMA). ingkat pengangguran terbuka para lulusan SMA yang belum sempat bekerja ini mencapai 9,39%.Kebanyakan buruh tidak memilikinilai jual yang pantas dihargai dengan upahmaksimum, karena kurangnya pengalaman,keterampilan, dan pendidikan. Oleh karena itu,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->