Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Untitled

Untitled

Ratings: (0)|Views: 130|Likes:
Published by Alim Sumarno

More info:

Published by: Alim Sumarno on May 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/10/2014

pdf

text

original

 
Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Tipe
Webbed 
dengan Tema Tanggap Bencana47
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU TIPE
WEBBED
 DENGAN TEMA TANGGAP BENCANA UNTUK SISWA KELAS VII SMPN 1 POGALAN
 
Rizka Permatasari
1)
, Eko Hariyono
2)
, dan Tarzan Purnomo
3)
 
1)
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sains FMIPA UNESA,
e-mail
: pinkaholic.riez@gmail.com
2)
Dosen Jurusan Fisika FMIPA UNESA
 
3)
Dosen Jurusan Biologi FMIPA UNESA
Abstrak
Penelitian yang telah dilakukan yaitu “pengembangan bahan ajar IPA Terpadu tipe
webbed 
dengan tematanggap bencana untuk siswa kelas VII SMPN 1 Pogalan”. Proses pembelajaran IPA diharapkan melalui pemberian pengalaman langsung sehingga peserta didik mampu mengembangkan kompetensi denganmempelajari sendiri tentang alam sekitar dan menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Salah satucara untuk memenuhi tujuan pendidikan IPA tersebut adalah dengan pembelajaran terpadu. Ketercapaiantujuan dalam pembelajaran IPA Terpadu tentunya didukung oleh beberapa faktor seperti tersedianya bahanajar yang sesuai sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan, hasil belajar, dan respon siswa terhadap bahan ajar IPA Terpadu tipe
webbed 
 dengan tema tanggap bencana yang dikembangkan. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan
 Dick and Carey
akan tetapi hanya sampai pada tahap evaluasi formatif. Sasaran penelitian adalah bahanajar IPA Terpadu tipe
webbed 
dengan tema tanggap bencana untuk siswa kelas VII di SMPN 1 Pogalan.Analisis penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar IPA Terpadu tipe
webbed 
dengan tema tanggap bencana telah layak digunakan dalam pembelajaranditinjau dari seluruh, aspek meliputi isi dengan kelayakan 82,22%, penyajian 77,78%, bahasa 77,78%,komponen sikap tanggap bencana 93,33%, dan komponen bahan ajar 83,81%. Kelayakan juga didukungoleh hasil belajar yaitu dari nilai
 pre-test 
hanya 29,63% siswa yang tuntas mencapai KKM (
80) dan telahmengalami peningkatan menjadi 100% setelah pembelajaran menggunakan bahan ajar yangdikembangkan. Selain itu kelayakan juga ditinjau dari rata-rata respon siswa sebesar 91,24%
.Kata kunci : pengembangan, bahan ajar IPA Terpadu, tipe webbed, dan tanggap bencana
 
Abstract
This research entitled “The Development of Integrated Science Teaching Materials Webbed Type withdisaster response theme for class VII students Junior High School 1 Pogalan". Within this science learning process, it is expected that students feel a direct experience so they can develop their own competence inscience by learning about the environment and apply them in their real life. One way to meet the goal of science education is by integrated learning. The achievement of the objectives in the integrated sciencelearning is supported by some factors, one of them is the availability of suitable teaching materials. Thisresearch intent to describe the feasibility, learning outcomes, and student’s response to “the development of integrated science teaching materials webbed type with disaster response themes”. This research refers toDick and Carey’s development model but only reached the stage of formative evaluation. The analysis of this research was done in descriptive quantitative method. It reveals that the integrated science teachingmaterials webbed type with disaster response theme was feasibly utilized in science learning process. Asconcluded in this research, all aspects covers; contents 82,22%, representation 77,78%, language 77,78%,disaster responsiveness component 93,33%, and teaching materials components 83,81%. The feasibilityalso supported by the fact that outcomes based on the pre-test score only 29.63% students who can reachesKKM (
80). It has been increased to 100% after the developed teaching materials is applied in learning process. In addition, the feasibility is also reviewed from the average student’s responses in 91.24%.
Keyword
:
development, integrated science teaching materials, webbed type and disaster response
 
PENDAHULUAN
 
Salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan melakukan pembaharuankurikulum. Kurikulum yang diberlakukan saat ini adalahKurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).Berdasarkan kurikulum tersebut, struktur kurikulumSekolah Menengah Pertama (SMP) dan MadrasahTsanawiyah (MTs) memuat bahwa IPA berupa substansimata pelajaran terpadu (Mulyasa, 2006).Model pembelajaran terpadu pada hakikatnyamerupakan suatu pendekatan pembelajaran yangmemungkinkan peserta didik baik secara individual
 
Jurnal Pendidikan Sains
e-Pensa 
.
Volume 01 Nomor 02 Tahun 2013, 47-51maupun kelompok aktif mencari, menggali, danmenemukan konsep serta prinsip secara holistik danotentik (Depdikbud, 1996:3). Pembelajaran ini merupakanmodel yang mencoba memadukan beberapa pokok  bahasan (Beane, 1995:615 dalam Ainuddin 2011).Sehingga pembelajaran IPA Terpadu merupakan pembelajaran yang memadukan tiga bidang studi IPAyaitu biologi, fisika, dan kimia sehingga siswa dapatmempelajari tentang alam sekitar dari berbagai sudut pandang ilmu pengetahuan, tetapi berdasarkan hasilwawancara, seluruh siswa dan guru IPA SMPN 1 Pogalanmenyatakan bahwa pembelajaran IPA di SMPN 1 Pogalan belum diterapkan secara terpadu.Ketercapaian tujuan dalam pembelajaran IPA Terpadutentunya didukung oleh beberapa faktor seperti perangkat pembelajaran yang mendukung termasuk tersedianya bahan ajar yang sesuai, sehingga tujuan pembelajarandapat tercapai sesuai dengan yang direncanakan. Menurut
 National Centre for Competency Based Training
(dalamAndi 2012), bahan ajar adalah segala bentuk bahan yangdigunakan untuk membantu guru atau instruktur dalammelaksanakan proses pembelajaran di kelas. Bahan ajar dapat berupa bahan ajar cetak maupun bahan ajar interaktif. Dalam proses belajar mengajar diperlukanadanya bahan ajar yang inovatif yang dapat mendukung proses belajar mengajar dan memiliki kontribusi dalam penentuan keberhasilan belajar peserta didik.Bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran IPATerpadu seharusnya mengacu pembelajaran terpadu yangmengkaitkan beberapa konsep, tetapi pada kenyataannya bahan ajar yang digunakan di SMPN 1 Pogalan belummengacu pada pembelajaran terpadu.Tema keterpaduan yang dipilih dalam penelitian iniadalah tanggap bencana dengan memadukan KompetensiDasar (KD) 7.4 dari kelas VII semester 2 yaitumengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaanlingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakanlingkungan, dan KD 5.5 dari kelas IX semester II yaitumenjelaskan hubungan antara proses yang terjadi dilitosfer dan atmosfer dengan kesehatan dan permasalahanlingkungan. Tema ini dipilih karena daerah pesisir Indonesia seperti Kabupaten Trenggalek merupakan salahsatu daerah yang rawan bencana alam. Hal ini disebabkankarena letak geologis Kabupaten Trenggalek yang berada pada pertemuan dua lempeng tektonik yaitu lempengEurasia, dan lempeng Hindia-Australia serta curah hujanyang tinggi dan kondisi yang sebagian besar merupakan pegunungan menyebabkan berpotensi terlanda bencana banjir dan tanah longsor. Telah diketahui bahwa bencanaalam telah menyebabkan banyak korban jiwa dan berbagaikerusakan termasuk kerusakan pada lingkungan, tetapikurangnya pemahaman dan kesiapan dalammengantisipasi bencana juga merupakan penyebab utama banyaknya korban jiwa akibat bencana alam. Sebagaitenaga pendidik seharusnya memiliki peran dalammentransfer informasi yang berkaitan dengan materikebencanaan kepada peserta didik.Berdasarkan hasil survei dan wawancara,menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat termasuk siswa dan para guru memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang materi kebencanaan dan mitigasi bencana yang masih rendah. Dengan melihat letak geografis Kabupaten Trenggalek yang rawan terjadi bencana, guru IPA SMPN 1 Pogalan menyatakan perluadaya pembelajaran tentang kebencanaan yangmengintegrasikan sikap tanggap bencana karena selamaini dalam mata pelajaran IPA, IPS, dan PLH hanya sekilasdalam menjelaskan materi kebencanaan serta belumsesuai dengan karakteristik lingkungan sekitar siswa.Karena sekolah tidak memiliki sumber belajar yangmemadai, guru hanya menggunakan metode ceramahtanpa penggunaan alat dan media dalam mengajarkanmateri tentang kebencanaan. Para guru mengusulkansebaiknya ada bahan ajar atau sumber belajar yang berhubungan dengan bencana dan sikap tanggap bencanayang sesuai dengan karakteristik daerah sekitar.Oleh karena itu perlu adanya pemahaman tentang bencana alam beserta sikap tanggap bencana kepada siswaSMP di wilayah Kabupaten Trenggalek yangmengintegrasikan sikap tanggap bencana melalui pembelajaran IPA terpadu salah satunya menggunakan bahan ajar IPA terpadu yang membahas tentang materikebencanaan.Berdasarkan latar belakang diatas, penelitimengembangkan bahan ajar dengan judul penelitian
Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Tipe
Webbed 
Dengan Tema Tanggap Bencana Untuk SiswaKelas VII SMPN 1 Pogalan
” yang bertujuan untuk menentukan keefektifan bahan ajar yang dikembangkanmelalui indikator kelayakan, hasil belajar dan responterhadap pengembangan bahan ajar tersebut.
METODE
Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yaitumengembangkan bahan ajar IPA Terpadu tipe
webbed 
 dengan tema tanggap bencana untuk siswa kelas VII diSMPN 1 Pogalan dengan mengacu pada model pengembangan
 Dick and Carey
yang dibatasi hanyasampai pada tahap evaluasi formatif. Tahap evaluasisumatif tidak dilaksanakan karena hasil penelitian inihanya berupa draft bahan ajar yang siap digunakan tetapitidak untuk mengetahui tingkat efektivitas program yangtelah dikembangkan secara keseluruhan. Pengembangan bahan ajar ini dilakukan di Universitas Negeri Surabaya.Kemudian bahan ajar diujicobakan secara terbatas dikelas VII-H SMPN 1 Pogalan Trenggalek pada semester genap tahun ajaran 2012-2013. Sasaran dalam penelitian
 
Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Tipe
Webbed 
dengan Tema Tanggap Bencana49ini adalah bahan ajar IPA Terpadu tipe
webbed 
dengantema tanggap bencana untuk siswa kelas VII di SMPN 1Pogalan.Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitianini adalah lembar telaah dan validasi bahan ajar, lembar tes hasil belajar siswa, serta angket respon siswa.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalahdengan analisis secara deskriptif kuantitatif melaluilembar telaah dan validasi bahan ajar, lembar tes hasil belajar siswa, serta angket respon siswa.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil penilaian bahan ajar IPA Terpadu tipe
webbed 
 dengan tema tanggap bencana adalahTabel 1. Hasil penilaian bahan ajar dari ahli materi
 No KriteriaPersentase(%)KategoriReliabilitas(%)1. Isi 82,22 Sangat baik 80,492. Penyajian 77,78 Baik 3. Bahasa 77,78 Baik 4.Komponensikap tanggap bencana93,33 Sangat baik 5.Komponen bahan ajar 83,81 Sangat baik 
Rata-rata 82,98 Sangat baik
Berdasarkan Tabel 1 dapat diketahui bahwa bahan ajar IPA Terpadu tipe
webbed 
yang telah dikembangkan telahmemenuhi kriteria BSNP dan telah layak digunakandengan kategori sangat baik. Kelayakan tersebut dapatdilihat dari persentase penilaian kelayakan isi sebesar 82,22%, kelayakan penyajian sebesar 77,78%, kelayakan bahasa sebesar 77,78%, kelayakan komponen sikaptanggap bencana sebesar 93,33%, dan komponen bahanajar sebesar 83,81%, sehingga diperoleh rata-rata penilaian bahan ajar sebesar 82,98% dengan kategorisangat baik. Instrumen penilaian bahan ajar yangdigunakan dapat dikatakan reliabel dengan reliabilitassebesar 80,49%, karena menurut Borich dalam Lansio(2005) menyatakan bahwa instrumen dikatakan reliabel jika reliabilitas mencapai
75%.Dari hasil belajar siswa berdasarkan indikator kognitif  produk diketahui bahwa persentase ketuntasan belajar klasikal siswa pada saat
 pre-test 
sebesar 29,63% yangkurang dari kriteria ketuntasan klasikal kelas sebesar 85%dan setelah pembelajaran menggunakan bahan ajar pada pertemuan I, II, dan III dilaksanakan
 post-test 
dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 100% yang berarti seluruh siswa telah mencapai KKM yaitu
80 danketuntasan klasikal kelas lebih dari 85%.
Gambar 1.
Grafik Nilai
Pre-Test 
dan
Post-Test 
Siswa
 
Terhadap Pembelajaran Menggunakan Bahan Ajar IPATerpadu Tipe
Webbed 
Dengan Tema Tanggap Bencana
 
Berdasarkan data nilai
 pre-test 
dan
 post-test 
tersebutdapat diketahui bahwa ketuntasan klasikal kelasmengalami peningkatan dari 29,63% menjadi 100%.Peningkatan ketuntasan klasikal kelas berdasarkanindikator kognitif produk tersebut dikarenakan proses pembelajaran yang dilakukan menggunakan bahan ajar IPA Terpadu tipe
webbed 
dengan tema tanggap bencanasehingga pemahaman siswa tentang konsep sains padamateri kebencanaan yang awalnya kurang menjadi jauhlebih baik. Hal ini sesuai dengan pendapat Prastowo(2012:28), salah satu tujuan pembuatan bahan ajar yaitu peserta didik mendapatkan kemudahan dalammempelajari setiap kompetensi yang harus dikuasainya.Kelayakan bahan ajar yang dikembangkan jugadidukung berdasarkan analisis respon siswa terhadap bahan ajar IPA Terpadu tipe
webbed 
dengan tema tanggap bencana. Berdasarkan analisis hasil respon siswamenunjukkan adanya respon positif dari siswa dengan persentase sebesar 91,24% dengan kategori sangat baik.Berdasarkan hasil respon siswa, siswa menjadi lebihmudah memahami konsep sains yang berkaitan denganmateri kebencanaan. Hal ini dikarenakan bahasa danistilah yang digunakan mudah dipahami oleh siswa, penyajian bahan ajar yang menarik karena dilengkapidengan fitur-fitur yang menyenangkan bagi siswa seperti
 bermain sambil belajar, info sains, dan ayo cari tahu,
sehingga dapat memotivasi siswa untuk belajar dan dapatmembantu siswa dalam memahami karakteristik bencanadan sikap tanggap dalam menghadapi bencana.
 
0.0020.0040.0060.0080.00100.00
1 2
     P    e    r    s    e    n     t    a    s    e
Nilai Siswa
Nilai
 Pre-Test
dan
 Post-Test
Siswa
 
 pre-test post-test 
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->