Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Askep Perawatan Luka Basah

Askep Perawatan Luka Basah

Ratings: (0)|Views: 167|Likes:
Published by Rambu Ema
cara perawatan luka basah
cara perawatan luka basah

More info:

Published by: Rambu Ema on May 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/22/2013

pdf

text

original

 
askep perawatan luka basah
Rabu, 06 Juli 2011
PengertianLuka adalah suatu gangguan dari kondisi normal pada kulit (Taylor, 1997). Luka adalahkerusakan kontinyuitas kulit, mukosa membran dan tulang atau organ tubuh lain (Kozier,1995).Luka adalah hilang atau rusaknya sebagian jaringan tubuh yang disebabkan oleh trauma benda tajam atau tumpul, perubahan suhu, zat kimia, ledakan, sengatan listrik atau gigitanhewan (R. Sjamsu Hidayat, 1997).Luka adalah terganggunya (disruption) integritas normal dari kulit dan jaringan di bawahnyayang terjadi secara tiba-tiba atau disengaja, tertutup atau terbuka, bersih atau terkontaminasi,superficial atau dalam.(Menurut Koiner dan Taylan).Ketika luka timbul, beberapa efek akan muncul:1. Hilangnya seluruh atau sebagian fungsi organ2. Respon stres simpatis3. Perdarahan dan pembekuan darah4. Kontaminasi bakteri5. Kematian sel2.1KulitKulit adalah salah satu indera peraba pada tubuh manusia 2.2Tulang
 
2.3Fungsi Kulita.Sebagai pelindung tubuh atau protektor.Kulit merupakan benteng pertahanan pertama dari berbagai ancaman yang datang dari luar,seperti: bakteri, Sel-sel langerhans bagian dari sistem kekebalan tubuh. b.Sebagai alat pengeluaran sekresi.Minyak yang dihasilkan kelenjar minyak dikeluarkan melalui kulit. Kandungan urea hasilmetabolisme tubuh sebagian dikeluarkan melalui kulit (yaitu dengan berkeringat).c.Sebagai thermoregulator atau pengatur suhu tubuh.Dalam kulit juga terdapat syaraf-syaraf yang jika terstimulasi akan diteruskan ke otak sehingga dapat memberikan sensasi panas, dingin, tekanan, getaran, rasa sakit. Kulit juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan air dan lemak, sekaligus mensintesa vitamin D,dengan bantuan sinar matahari yang mengandung ultraviolet.d.Menyimpan kelebihan lemak 2.4Klasifikasi LukaTindakan Terhadap Luka1.Luka disengaja (Intentional Traumatis)2.Luka tidak disengaja (Unintentional Traumatis)Integritas Luka
 
1.Luka tertutup2.Luka terbukaMekanisme Luka1.Luka insisi (Incised wounds), terjadi karena teriris oleh instrumen yang tajam. Misal yangterjadi akibat pembedahan. Luka bersih (aseptik) biasanya tertutup oleh sutura seterah seluruh pembuluh darah yang luka diikat (Ligasi)2.Luka memar (Contusion Wound), terjadi akibat benturan oleh suatu tekanan dandikarakteristikkan oleh cedera pada jaringan lunak, perdarahan dan bengkak.3.Luka lecet (Abraded Wound), terjadi akibat kulit bergesekan dengan benda lain yang biasanya dengan benda yang tidak tajam.4.Luka tusuk (Punctured Wound), terjadi akibat adanya benda, seperti peluru atau pisau yangmasuk kedalam kulit dengan diameter yang kecil.5.Luka gores (Lacerated Wound), terjadi akibat benda yang tajam seperti oleh kaca atau olehkawat.6.Luka tembus (Penetrating Wound), yaitu luka yang menembus organ tubuh biasanya pada bagian awal luka masuk diameternya kecil tetapi pada bagian ujung biasanya lukanya akanmelebar.7.Luka Bakar (Combustio) adalah suatu trauma yang disebabkan oleh panas, arus listrik, bahan kimia dan petir yang mengenai kulit, mukosa dan jaringan yang lebih dalam.2.5 Tipe Luka2.5.1 AberasiAberasi adalah luka dimana lapisan terluar dari kulit tergores. Luka tersebut akan sangatnyeri dan mempunyai resiko tinggi terhadap infeksi, karena benda asing dapat masuk kelapisan kulit yang lebih dalam dan dalam jaringan subkutan. Perdarahan biasanya sedikit.2.5.2Punktur (Luka Tusuk)Luka tusuk merupakan cedera penetrasi. Penyebabnya berkisar dari paku sampai pisau atau peluru. Walaupun perdarahan nyata seringkali sedikit, kerusakan jaringan internal dan perdarahan dapat sangat meluas dan mempunyai resiko tinggi terhadap infeksi sehubunganadanya benda asing pada tubuh.2.5.3 AvulsiAvulsi terjadi sebagai akibat jaringan tubuh tersobek. Avulsi seringkali dihubungkan dengan perdarahan yang hebat. Kulit kepala dapat tersobek dari tengkorak pada cedera degloving.Cedera dramatis seringkali dapat diperbaiki dengan scar-scar kecil. Apabila semua bagiantubuh seperti telinga, jari tangan tangan, jari kaki, mengalaqmi sobekan maka pasien harusdikirim ke rumah sakit dengan segera untuk memungkinkan perbaikan (penyambungankembali).2.5.4 Insisi (Luka sayatan)Insisi adalah terpotong dengan kedalaman yang bervariasi. Hal ini seringkali menimbulkan perdarahan hebat dan kemungkinan bisa terdapat kerusakan pada struktur dibawahnyasedemikian rupa, seperti saraf, otot atau tendon. Luka-luka ini harus dilindungi utuk menghambat terjadinya infeksi, bersamaan dengan pengontrolan perdarahan.2.5.5 LaserasiLaserasi adalah luka bergerigi yang tidak teratur. Serigkali meliputi kerusakan jaringan yang berat. Luka-luka ini seringkali menyebabkan perdarahan yang serius dan kemudian pasienakan mengalami syok hipovolemik.Penolong pertama harus mempertimbangkan kondisi luka yang terjadi sepeti perlukaan itudapat merupakan akibat cedera oleh dirinya sendiri.2.6DekubitusUlkus Dekubitus (Luka akibat penekanan, Ulkus kulit, Bedsores) adalah kerusakan kulit yangterjadi akibat kekurangan aliran darah dan iritasi pada kulit yang menutupi tulang yang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->