Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Profil Kantor Urusan Agama

Profil Kantor Urusan Agama

Ratings: (0)|Views: 199|Likes:

More info:

Published by: Mohamad Wildan Solehudin on May 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/07/2013

pdf

text

original

 
PROFIL KANTOR URUSAN AGAMAKECAMATAN TEGAL SELATANKATA PENGANTAR 
 Segala puji hanyalah bagi Allah SWT. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Solawat dansalam Semoga Allah SWT. limpahkan selamanya kepada Nabi Muhammad SAW., keluarganya dan para sahabatnya serta seluruh umatnya yang setia memperjuangkan kebenaran dan menegakkan al-Islam secara konsisten sampai akhir zaman.Kantor Urusan Agama merupakan satu dari sekian banyak organisasi yang merupakan satuan kerjadi lingkungan Kementerian Agama di kecamatan. KUA mempunyai tugas melaksanakan sebagiantugas Kantor Kementerian Agama Kabupaten di bidang urusan agama Islam dalam wilayahKecamatan.. Maka secara hirarkis, dalam struktur Kementerian Agama, KUA merupakan satuan kerja paling dekat dengan masyarakat.Alhamdulillah, berkat izin dan rahmat Allah SWT., kami dapat menyusun Profil KUAKecamatan Tegal Selatan yang jauh dari kesempurnaan. Kami menyadari sepenuh hati atas segalakekurangan yang kami miliki dalam penyusunan profil ini. Hal ini tiada lain hanyalah karena
kedho’ifan dan keterbatasan
kemampuan kami.Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan profil ini. Semoga jasa-jasa baik semuanya dibalas oleh Allah SWT. Dan menjadi amal baik di sisi-Nya. AmiinTegal Selatan, Mei 2013Kepala KUA Tegal Selatan
MOH. SYAMSUL ARIF, M. AgNIP. 19801217 200501 1 002
 
BAB I
 
PENDAHULUAN
 
A.
 
Latar Belakang
 Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan merupakan unit kerja Kementerian Agama yangsecara institusional berada paling depan dan menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat di bidang keagamaan.Secara histories, KUA adalah unit kerja Kementerian Agama yang memiliki rentang usiacukup panjang. Menurut seorang ahli di bidang ke-Islaman Karel Steenbrink, bahwa KUAKecamatan secara kelembagaan telah ada sebelum Depertemen Agama itu sendiri ada. Pada masakolonial, unit kerja dengan tugas dan fungsi yang sejenis dengan KUA kecamatan, telah diatur dandiurus di bawah lembaga Kantor Voor Inslanche Zaken (Kantor Urusan Pribumi) yang didirikanoleh pemerintah Hindia Belanda. Pendirian unit kerja ini tak lain adalah untuk mengkoordinir tuntutan pelayanan masalah-masalah keperdataan yang menyangkut umat Islam yang merupakan produk pribumi. Kelembagaan ini kemudian dilanjutkan oleh pemerintah Jepang melalui lembagasejenis dengan sebutan Shumbu.Pada masa kemerdekaan, KUA Kecamatan dikukuhkan melalui undang-undang No. 22tahun 1946 tentang Pencatatan Nikah, Talak, Cerai dan Rujuk (NTCR). Undang-undang ini diakuisebagai pijakan legal bagi berdirinya KUA kecamatan. Pada mulanya, kewenangan KUA sangatluas, meliputi bukan hanya masalah NR saja, melainkan juga masalah talak dan cerai. Dengan berlakunya UU No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan yang diberlakukan dengan PP. No. 9 tahun1975, maka kewenangan KUA kecamatan dikurangi oleh masalah talak cerai yang diserahkan kePengadilan Agama.Dalam perkembangan selanjutnya, maka Kepres No. 45 tahun 1974 yang disempurnakandengan Kepres No. 30 tahun 1978, mengatur bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatanmempunyai tugas dan fungsi melaksanakan sebagaian tugas Departemen Agama Kabupaten di bidang urusan agama Islam di wilayah Kecamatan .Sejak awal kemerdekaan Indonesia, kedudukan KUA Kecamatan memegang peranan yangsangat vital sebagai pelaksana hukum Islam, khususnya berkenaan dengan perkawinan. Peranantersebut dapat dilihat dari acuan yang menjadi pijakannya, yaitu:1.
 
UU No. 22 tahun 1946 tentang pencatatan nikah, talak dan rujuk.2.
 
UU No.22 tahun 1946 yang kemudian dikukuhkan dengan UU No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan.
 
3.
 
Keppres No. 45 tahun 1974 tentang tugas dan fungsi KUA kecamatan yang dijabarkandengan KMA No. 45 tahun 1981 .4.
 
Keputusan Menteri Agama No. 517 tahun 2001 tentang pencatatan struktur organisasi KUAkecamatan yang menangani tugas dan fungsi pencatatan perkawinan, wakaf dan kemesjidan, produk halal, keluarga sakinah, kependudukan, pembinaan haji , ibadah social dan kemitraanumat.5.
 
Keputusan Menteri Agama RI No. 298 tahun 2003 yang mengukuhkan kembali kedudukanKUA kecamatan sebagai unit kerja Kantor Departemen Agama kabupaten / kota yangmelaksanakan sebagian tugas Urusan Agama Islam.Karena tugasnya berkenaan dengan aspek hukum dan ritual yang sangat menyentuhkehidupan keseharian masyarakat, maka tugas dan fungsi KUA kecamatan semakin hari semakinmenunjukkan peningkatan kuantitas dan kualitasnya. Peningkatan ini tentunya mendorong kepalaKUA sebagai pejabat yang bertanggung jawab dalam melaksanakan dan mengkoordinasikan tugas-tugas Kantor Urusan Agama Kecamatan untuk bersikap dinamis, proaktif, kreatif, mandiri,aspiratif dan berorientasi pada penegakkan peraturan yang berlaku.Untuk lebih mendorong kualitas kinerja dan sumberdaya manusia, Kanwil KemnterianAgama Prop. Jawa Tengah berupaya melakukan berbagai terobosan yang efektif yang intinyaselain bersifat koordinatif, juga sekaligus evaluatif dalam pelaksanaan tugas-tugas KUA. Salahsatu terobosan tersebut adalah penyelenggaraan penilaian terhadap KUA dalam bentuk kegiatan penilaian KUA teladan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Penilaian terhadap KUA-KUA yangdiajukan dalam kegiatan tersebut, hasilnya dapat digunakan sebagai tolok ukur untuk melihatsejauh mana penjabaran visi- misi serta etos kerja yang telah dilaksanakan para pelaksana tugasdan fungsi KUA tersebut, apalagi kaitannya dengan arah dan kebijakan pembangunan JawaTengah sebagai masyarakat yang beriman dan bertaqwa, serta provinsi termaju tahun 2012 ataudengan visi Kota Tegal sebagai masyarakat yang religius Islami, maka Kementerian Agama InsyaAllah memberikan warna dalam rangka mengaktualisasikan visi tersebut.Adapun objek yang menjadi prioritas penilaian adalah menyangkut keseluruhan pelaksanaan tugas KUA kecamatan, mulai dari bidang yang bersifat fisik, maupun administrasidan sumberdaya manusia. Dalam rangka memenuhi kriteria inilah profil KUA Kecamatan TegalSelatan Kota Tegal disusun sebagai KUA yang diberi kehormatan untuk mengikuti penilaianKUA teladan tingkat Kota Tegal.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->