Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penerapan Model Media Gambar Dalam Pembelajaran PKn Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar, Efektivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Susut

Penerapan Model Media Gambar Dalam Pembelajaran PKn Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar, Efektivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Susut

Ratings: (0)|Views: 473 |Likes:
Published by Kabeh Nuza Modifyer
Penerapan Model Media Gambar Dalam Pembelajaran PKn Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar, Efektivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Susut
Penerapan Model Media Gambar Dalam Pembelajaran PKn Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar, Efektivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Susut

More info:

Published by: Kabeh Nuza Modifyer on May 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2014

pdf

text

original

 
1
Penerapan Model Media Gambar Dalam Pembelajaran PKn Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar, Efektivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XSMA Negeri 1 SusutA.
 
Latar Belakang Masalah
Tantangan peningkatan mutu dalam berbagai aspek kehidupan merupakan halyang tidak dapat ditawar lagi di era globalisasi dewasa ini. Oleh karena itu pengetahuan, pikiran yang bertuju pada obyek dan seluruh potensi sumber daya yangdimiliki merupakan prasyarat mutlak bagi setiap warga Negara Indonesia dalam persaingan di kancah global. Dalam rangka pembangunan manusia Indonesiaseutuhya seperti dalam isi pembukaan UUD 1945, pembangunan pendidikanmerupakan sarana dalam wahana penting dalam menentukan pembinaan dan pembentukan sumber daya manusia (SDM). Dalam bidang pendidikan harusmendapatkan perhatian, penanganan, dan prioritas yang utama, baik oleh masyarakat, pemerintah, maupun pengelola penelitian, yaitu dengan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah baik di jenjang sekolah dasar maupun menengah. Salah satumeningkatkan kualitas pendidikan di sekolah adalah dengan meningkatkan kualitastenaga pendidik melalui: pelatihan, seminar, penataran guru, sertifikat guru, penyedian dana penelitian, pengadaan sarana dan prasarana.Pendidikan nasional di Indonesia pada dasarnya bertujuan membangun danmengembangkan potensi peserta didik sehingga menjadi manusia yang memilikikemampuan, keterampilan, dan kreativitas yang optimal. Untuk mewujudkan pencapaian tujuan pendidikan tersebut, pemerintah menerapkan standar pendidikannasional yang tercantum dalam kurikulum. Sejauh ini, pemerintah telah berusahauntuk meningkatkan standar pendidikan tersebut dengan menyempurnakan kurikulum pendidikan, dari kurikulum berbasis kopetensi(KBK), menjadi Kurikulum TingkatSatuan Pendidikan (KTSP). Standar kopetensi sebagai salah satu standar pendidikanyang ditetapkan KTSP ternyata belum mampu dicapai secara optimal. Kenyataan di
 
2
lapangan menunjukkan bahwa tidak seluruh kopetensi dasar yang diterapkan dalamkurikulum satuan sekolah mampu dicapai secara tuntas oleh siswa. Ketidaktuntasan pencapaian kopetensi dasar ini salah satunya terjadi pada mata pelajaran PKn. Hal initercermin dari rendahnya pemahaman konsep dan aktivitas di dalam kelas selanjutnya berujung pada rendahnya hasil belajar siswa.Kegiatan belajar mengajar KTSP dirancang dengan mengikuti prinsip-prinsipkhas yang edukatif, yaitu kegiatan yang berfokus pada aktivitas siswa dalammembangun makna atau pemahaman pembelajaran harus berdasarkan pada hakekatorang yang belajar, hakikat orang yang mengajar,dan hakikat belajar itu sendiri, serta bukan semata-mata berorientasi pada hasil belajar berupa hafalan. Pembelajaran padahakekatnya adalah proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya,sehingga terjadi perubahan prilaku kearah yang baik, maka salah satu tujuan pembelajaran yaitu agar siswa dapat menggunakan kongsep-kongsep yang ada dalam pembelajaran PKn dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sihari-hari.Tinggi rendahnya mutu pendidikan tidak hanya dilihat dari nilai siswa tetapi jugamelalui proses pembelajaran untuk mendapatkan nilai tersebut, meliputi (1) situasiatau kondisi pembelajaran, (2) bahan ajar, (3) strategi pembelajaran dan (4) hasil pembeljaran. Keempat komponen tersebut, salah satu yang mempengruhi mut.Senduperdana (2007) menyatakan bahwa terdapat empat komponen utama dalam pembelajaran u pendidikan adalah strategi pendidikan, karena yang ditekankan dalam pembelajaran yaitu proses pengalaman belajar kemudian mentransformasi pengalaman tersebut menjadi pengalaman yang luas . Penggunaan media gambar dalam pembelajaran PKn merupakan wadah dalam penjelasan konsep-konsep materi pelajaran PKn. Selaras dengan tujuan pemanfaatan media gambar yakni untuk menyederhanakan kompleksitas materi, maka pembelajaran PKn dengan mediagambar akan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran. Mengacu padakelebihan media gambar maka dapat dimungkinkan pemanfaatan media gambar dalam pembelajaran PKn akan meningkatkan pemahaman terhadap siswa. Mediagambar bukan hanya menjadikan siswa tertarik akan materi pelajaran yang dijelaskan
 
3
guru, namun media gambar menjadi media pembelajaran yang mampu mengatasi perbedaan pemahaman antar pribadi siswa dan menyederhanakan kompleksitasmateri. Materi dalam pembelajaran PKn yang komplek tersebut akantersederhanakan. Hal tersebut akan menjadikan materi yang terdapat dalam pembelajaran PKn akan dimengerti, lebih mudah dipahami dan setiap siswa akanmemiliki konsep yang sama terhadap suatu materi yang diajarkan.Selebihnya penggunaan media gambar menjadikan proses pembelajaran lebih bermakna sejalandengan pendekatan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Tingkatkeefektifan pembelajaran disekolah salah satunya ditentukan dan dipengaruhi olehkemampuan guru menerapkan dan mengelola proses pembelajaran. Guru harusmampu menyajikan apa yang diajarkan secara nyata agar mudah dipahami olehsiswanya. Dengan tingkat perkembangan usia siswa yang selalu bertambah dantumbuh berkembang maka dibutuhkan media pembelajaran yang tepat.Menurut Sudjana (200:12) tentang bagaimana siswa belajar melalui gambar gambar adalah sebagai berikut :a) Ilustrasi gambar merupakan perangkat pengajaran yang dapat menarik minat belajar siswa secara efektif. b) Ilustrasi gambar merupakan perangkat tingkat abstrak yang dapat ditafsirkan berdasarkan pengalaman dimasa lalu, melalui penafsiran kata- kata.c) Ilustrasi gambar membantu para siswa membaca buku pelajaran terutama dalammenafsirkan dan mengingat-ingat isi materi teks yang menyertainya.d) Dalam booklet, pada umumnya anak-anak lebih menyukai setengah atau satuhalaman penuh bergambar, disertai beberapa petunjuk yang jelas.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Daud Rohman liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->