• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 1
    CommentGo Back
 
 1
ANALISIS PETA SPEKTRUM DAN ORBIT PADA SISTEMPOROS ROTOR GANDA YANG DITUMPU OLEHBANTALAN LUNCUR UNTUK MENGETAHUI ADANYA
UNBALANCE
,
 MISALIGNMENT 
,
OIL WHIRL
 MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LABVIEW
Noor Eddy
1
, R. Wibawa Purabaya
2
dan Martinus Susilo
3
Seiring dengan perkembangan jaman dan perkembangan teknologi, makacara-cara perawatan mesin tidak lagi efektif dengan menggunakan metodeperasaan atau metode kira-kira seperti yang biasa dilakukan para mekanik diindustri. Metode perbaikan berkala berbasis waktu
 Abstract
: High-speed rotational machines in the industry generally use a journal bearingas their axis supports. Journal bearing has a characteristic vibration when operating.General characteristics appearing on the journal bearing is unbalance
 ,
misalignment
 
andoil whirl
.
Such conditions may be detected by seeing its frequency. The unbalance
 
maylead to a large vibration, making the axis deflect when rotating. These two losses willresult in trouble in other components more and more. Based on the condition, early andcontinuous vibration detection is essential to look for the solution. In this test, a double-rotors kit model is employed which is supported by the journal bearing. Vibrationanalysis employs alternative software, Lab VIEW that has high simplicity and flexibilityin making the customization as necessary. LabVIEW may be used to monitor the machinecondition continuously and to acquire data when needed. Thus, the characteristicvibration analysis may be observed and if an abnormal condition takes place, the solutionmay be required.
Keywords
: Monitoring Machine Condition, Unbalance, Misalignment, Oil Whirl, DataAcquisition.
PENDAHULUAN
4
Hal diatas menjadi latar belakang ditemukannya metode-metode lain untuk dapat mendeteksi mesin “
 predictive maintenance
“ secara dini tanpa perlu mesinberhenti, sehingga setiap komponen dan waktu dapat digunakan seoptimal(penggantian komponenberdasarkan jangka waktu tertentu yang telah ditetapkan pabrik pembuatkomponen) juga dianggap kurang efektif mengingat umur suatu komponenberbeda–beda tergantung pemakaiannya, sehingga alangkah sayangnya jika suatukomponen tidak dipergunakan hingga umur optimumnya (mendekati atau mulaimenimbulkan tanda-tanda kerusakan).
1
Staff Pengajar Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Trisakti
2
Staff Bidang Getaran BPPT UPT LAGG (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi UnitPelaksana Teknis Laboratorium Aero Gasdinamika dan Getaran)
3
Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Universitas Tarumanagara
4
Tabloid Otomitif, Senin, 4 November 2004, Sisipan halaman 1
 
 2mungkin dan perbaikan tepat sasaran. Salah satu metode
 predictive maintenance
 adalah dengan suatu metode analisis getaran. Seperti diketahui bahwa setiapbenda yang melakukan gerakan, terutama gerakan rotasi akan menghasilkan suatugetaran.Dalam suatu industri, pada umumnya menggunakan mesin-mesin rotasi
rotating machinery
” yang berukuran besar, seperti turbin, pompa, generator dankompresor yang harus bekerja terus-menerus. Mesin-mesin tersebut bekerja padaputaran tinggi dan menggunakan bantalan luncur untuk menumpu porosnya.Masalah dapat dimulai dari bantalan luncur tersebut, akibat timbulnyaketidakstabilan induksi fluida “
 fluid induced instability
 / 
oil whirl
” danketidakstabilan putaran poros “
unbalance
”. Kedua masalah tersebut apabila tidak diperhatikan dan dideteksi, maka akan menimbulkan kerusakan yang lebih besarlagi. Dengan demikian diperlukan monitoring terus menerus “
continuous
” selamamesin itu bekerja sehingga setiap saat kondisi mesin dapat diketahui dan apabilatimbul kelainan, dapat segera diambil tindakan. Saat ini telah ada suatu instrumencanggih yang mampu menganalisis dan memonitoring getaran pada mesin, yaituDSA (
 Dynamic Sygnal Analyzers
). DSA mampu mendeteksi getaran yangkompleks dan kemudian mengkategorikan menjadi sinyal-sinyal dengankarakteristik tertentu. Setiap cacat memiliki karakteristik tertentu, sehinggadengan DSA, dapat dengan mudah menemukan kerusakan suatu mesin, karenakemampuannya untuk mengidentifikasi sumber tunggal dari getaran. Salah satukelemahan dari DSA tersebut adalah harganya yang sangat tinggi.Berdasarkan pada kondisi diatas, maka dalam penelitian ini akandirancang suatu program pengukuran dan monitoring spektrum getaran alternatif dengan menggunakan alat bantu berupa perangkat lunak (
software
) pemrogramanberbasis grafik LabVIEW buatan
 National Instruments
sebagai pengganti DSA.LabVIEW mampu menghasilkan tampilan dan fungsi menyerupaiinstrumen/perangkat keras DSA, tetapi hanya fungsi-fungsi umum saja yang akanditampilkan, seperti menampilkan peta spektrum sebagai fungsi waktu terhadapamplitudo (domain waktu), dan fungsi frekuensi terhadap amplitudo (domainfrekuensi). Objek pengujian yang akan digunakan adalah rotor kit poros gandayang ditumpu dengan bantalan luncur. Hasil pengujian selanjutnya dapat disimpansebagai dokumen dan dianalisis untuk diambil kesimpulan solusi apa yang harusdiberikan. Analisis dilakukan dengan membandingkan data yang diperoleh dengandata teoritis.
TINJAUAN PUSTAKATeori Hidrodinamik
Keseimbangan Aliran Pada Suatu KolomFluida yang mempunyai nilai viskositas tertentu jika bergerak diantaracelah konvergen divergen akan menghasilkan reaksi yang berupa gaya angkat.
 
 3Gambar 1.
Oil Wedge
Gambar 2. Kontinuitas Aliran pada Suatu KolomPada Gambar 1 terdapat adanya lapisan fluida diantara celah konvergendivergen. Permukaan bagian atas bergerak dengan kecepatan tertentu sehinggamenyeret fluida (lapisan oli) masuk kedalam celah yang lebar menuju ke celahyang lebih sempit. Karena oli adalah fluida inkompresibel maka akan menghasil-kan reaksi berupa meningkatnya tekanan oli sehingga menghasilkan gaya angkat.(Cameron, Alistair, 1981).Prinsip ini kemudian diaplikasikan pada penggunaan bantalan luncur.Besarnya tekanan yang dihasilkan diperoleh melalui penurunan persamaanmatematis berikut.Fluida yang mengalir melalui sebuah kolom selalu kontinu. Laju aliranmasuk kedalam suatu kolom harus sama dengan laju aliran keluar. Persamaan lajualiran masuk dan keluar kolom adalah :
)ww(  yq xq
oh y x
++
...................(Persamaan 1)
Keseimbangan Gaya Pada Suatu Kolom
Gambar 3. Keseimbangan Gaya pada Suatu Kolom
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...