kondisi politik, ekonomi, lingkungan, sosial, teknologi
peran yang dapat dimainkan oleh pihak2 yg dapat diajak bekerjasama(
collaborators
) dan pihak2 yg dapat menjadi penghambat (
competitors
)
dukungan pihak2 yang memberikan atau menyediakan sumber daya yangdibutuhkan (
suppliers
)
2.
Analisis Kondisi Internal ( Strengths – Weaknesses )
Dalam kenyataan, organisasi memiliki kondisi internal yang mendorong ataumenghambat pencapaian visi. Karenanya diperlukan analisis kondisi internalorganisasi untuk mendukung:
semua input pokok yang dibutuhkan
proses atau strategi pengelolaan/pemanfaatan input
hasil yang diperoleh selama ini
perbaikan atau tindakan koreksi yang telah diambilHasil analisis kondisi internal dan eksternal adalah rumusan isu yang mendorongatau menghambat pengembangan misi, yang dikenal dengan Isu strategik (KSIs)atau
Critical Issues.
6.
Penentuan Isu – Isu Strategik
Suatu isu dapat dikatakan strategik jika sifatnya “mutlak” dalam memberi peluangatau menyelamatkan organisasi dari ancaman, sehingga organisasi dapat denganleluasa mengemban misinya
7.
Penentuan Bidang – Bidang Strategik
Isu – isu strategik yang sudah dikategorikan dalam matrik SWOT dapat diolahsedemikian rupa sehingga dapat dirumuskan bidang-bidang strategik berdasarkanprinsip:memanfaatkan kekuatan/potensi untuk mengisi peluangmemanfaatkan kekuatan/potensi untuk menghadapi ancamanmembenahi kelemahan agar dapat mengisi peluangmembenahi kelemahan agar dapat menghadapi ancaman
8.Pengembangan Strategi
Leave a Comment