Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
#Khilafah Bukan Revolusi 'Berdarah-Darah'

#Khilafah Bukan Revolusi 'Berdarah-Darah'

Ratings: (0)|Views: 0|Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on May 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/12/2014

pdf

text

original

 
5/14/13 Koleksi Foto Kronologiwww.facebook.com/photo.php?fbid=454029484691985&set=a.241208065974129.56241.234745399953729&type=1 1/2
Kembali ke Album·Koleksi Foto Muslimah4Khilafah·Halaman Muslimah4KhilafahSebelumnya·Selanjutnya
Koleksi Foto Kronologi
Dibagikan dengan:
Muslimah4Khilafah
#Khilafah Bukan Revolusi 'Berdarah-darah'Cita-cita menyatukan seluruh tata kehidupan sosial, politik dan ekonomi umat Islamdalam ikatan Daulah Khilafah memerlukan kerja keras dan semangat kesatuan yangkuat, namun, metode menuju perubahan tersebut tidak harus 'berdarah-darah'."Tegaknya Khilafah tidak sama dengan revolusi yang berdarah-darah. Islam tidak mengajarkan konsep kekerasan dalam syariatnya, seperti yang dicontohkan Rasululah SAW" kata Ustadz Abu Miqdad, Anggota Dewan Pimpinan Pusat HizbutTahrir Indonesia kepada PPost, Minggu (!2/5)Ditemui di sela-sela kegiatan Mukhtamar Khilafah 2013 Dewan Pimpinan Daerah(DPD) HTI Kalimantan Tengah yang digelar di Satdion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Abu Miqdad menjelaskan, setelah berbagai faham sosial politik yang dibuat manusiagagal menciptakan kehidupan dunia yang aman damai dan sejahtera, maka daulahkhilafah merupakan solusi tepat permasalahan itu.Daulah Khilafah terangnya, meruapakan sistem yang mengatur tata kehidupansosial, politik, ekonomi masyarakat dunia, khususnya kaum muslimin dibawahkepemimpinan khalifah.pola ini pernah dijalankan dimasa kepemimpinan Nabi Muhammad SAW, dilanjutkandengan khalifah-khalifah berikutnya.Pola tersebut mampu menciptakan stabilitas keamanan dunia, terciptanyaperekonomian yang berkeadilan dan kehidupan sosial yang seimbang abtar individudan komunitas masyarakat dengan latar bangsa, kultur dan kepercayaan yangberbeda.Dia melanjutkan, paham paham sosial politik yang dijalankan sejumlah negara barattelah terbukti gagal menciptakan stabilitas kehidupan masyarakat dunia itu.Dicontohkannya, paham komunisme yang dulu menjadikan uni soviet menjadi negaraadi kuasa telah runtuh sendirinya. faham demokrasi yang dijalankan negara-negaraEropa, Amerika maupun asia dan lainnya terbukti hanya melahirkan kesenjangan diberbagai lini kehidupan.Tak hanya kesenjangan, demokrasi kata abu miqdad, juga memunculkan budayakebebasan yang kebablasan, di samping terciptanya kapitalisme dimana yang besardan yang kuat dengan semena-mena mendzalimi yang kecil dan lemah.Kegagalan itu juga terjadi dalam sistem kehidupan monarki (kerajaan) dan paham-paham lainnya. Abu Miqdad mengakui, ada fobia alias ketakutan di kalangan eksternal umat Islamterkait upaya penerapan Khilafah tersebut termasuk di Indonesia. Namun lanjutnya,HTI memiliki metode tersendiri dalam upaya tersebut. yang jauh dari kekerasanmaupun pemaksaan. metode tersebut kembali merujuk pada tauladan yang telahditunjukan Nabi Muhammad SAW dalam mensyiarkan Islam dalam nuansa kedamaian.  Album:Koleksi Foto KronologiBuka Penampil FotoUnduhLaporkanPublik 
Suka Komentari
Cari orang, tempat dan hal lainnya
KALAM UPI Beranda

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->