Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perilaku Konsumen Terhadap Suatu Produk

Perilaku Konsumen Terhadap Suatu Produk

Ratings: (0)|Views: 50 |Likes:
Published by Nurul Komala

More info:

Published by: Nurul Komala on May 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2013

pdf

text

original

 
PERILAKU KONSUMEN TERHADAP SUATU PRODUK 
Cara pandang seorang konsumen tehadap suatu produk apakah produk tersebut baik atau buruk secara kualitas, harga, bentuk, dan manfaat sebelum ia mengambilkeputusan pembelian. Produk musiman tentunya dibutuhkan orang pada musim-musimtertentu, dari sanalah tentunya seorang produsen berusaha untuk memenuhi permintaankonsumen. Berikut adalah sebagian besar produk musiman di Indonesia. contoh;Terompet,pohon natal, rambutan, mangga, ketupat, sapi, bendera, kurma.Dari data di atas dapat kita ketahui bahwa setiap produk yang dijual itu mempunyaiwaktunya masing-masing. Seorang produsen terompet tentunya tidak akan menjualterompetnya pada bulan maret, atau bulan-bulan lainnya selain bulan desember, karenakonsumen mempunyai persepsi bahwa terompet itu baru ada manfaatnya saat tahun barutiba, sesudah dari itu terompet tidak ada gunanya lagi. Produsen yang memproduksiterompet harus menyiasati bagaimana agar produknya bisa laku terjual sebelum tahunbaru tiba. Karena kalau produk itu tidak terjual tentunya ia akan mengalami kerugian atausetidaknya bila awet bias saja dijual kembali tahun depan.Lain halnya dengan terompet, konsumen mempunyai persepsi yang berbedaterhadap rambutan, mangga dan kurma. Pada musimnya pada umumnya buah-buahtersebut mudah dijumpai di pasaran. Hal itu yang membuat harganya murah, namun adakalanya seseorang ingin mengkonsumsi buah-buah tersebut padahal belum musimnya.Kalaupun ada yang menjual pastilah harganya relatif mahal, tapi orang yang benar-benarmenginginkannya tentu akan rela mengeluarkan uang berapapun. Sehingga persepsikonsumen ini terbentuk karena faktor kebutuhan.
 
Kepuasan Konsumen
Zeithamal (2004) merumuskan k 
epuasan konsumen sebagai “costomer’s evaluation
of a product or service in terms of whether that product or service has met their needs and
expectation”. Dengan demikian kepuasan konsumen merupakan perilaku yang terbentuk 
terhadap barang atau jasa sebagai pembelian produk tersebut. Kepuasan konsumen inisangat penting karena akan berdampak pada kelancaran bisnis atau perusahaan.Pelanggan yang merasa puas akan jasa / produk yang digunakannya akan kembalimenggunakan jasa / produk yang ditawarkan. Hal ini akan membangun kesetiaanpelanggan.Kepuasan konsumen sendiri diartikan sebagai suatu keadaan dimana harapankonsumen terhadap suatu produk sesuai dengan kenyataan yang diterima oleh konsumentersebut tentang kemampuan produk tersebut. Jika produk tersebut jauh dibawah harapankonsumen maka ia akan kecewa. Sebaliknya jika produk tersebut memenuhi harapankonsumen, maka ia akan senang. Harapan-harapan konsumen ini dapat diketahui daripengalaman mereka sendiri saat menggunakan produk tersebut, omongan-omongan oranglain, dan informasi iklan yang dijanjikan oleh perusahaan yang menghasilkan produk tadi.5 cara mempertahankan kepuasan dan loyalitas pelanggan. 1.
 
Berikan perhatian before dan after salesSebagian besar pelaku pasar hanya fokus terhadap penawaran yang akan merekasampaikan, tanpa memperhatikan keinginan konsumen. Kesalahan inilah yang sering
 
membuat para konsumen melakukan penolakan secara langsung terhadap para sales,sebab mereka menganggap para sales hanya akan berpromosi menawarkan sebuah barang.Karenanya untuk menciptakan kepuasan konsumen, berikan perhatian khusus kepada parakonsumen baik sebelum terjadi transaksi pembelian maupun pasca pembelian. Misalnyasaja dengan membagikan katalog menarik untuk memancing minat konsumen, sertamemberikan garansi khusus pada produk unggulan yang Anda pasarkan.2.
 
Ciptakan sebuah hubungan yang saling menguntungkanDalam memasarkan sebuah produk, tak jarang para pelaku pasar atau pedagang lebihmendominasi komunikasi yang terbangun. Mereka memposisikan para konsumen sebagaipendengar, dan pemasar sebagai narasumber utamanya.Strategi pemasaranseperti initentunya terbilang kuno, sebab sekarang ini para konsumen sudah mulai cerdas dan bisamenentukan produk-produk unggulan yang bisa memenuhi kebutuhan mereka. Oleh sebabitu, pastikan hubungan yang terbangun antara konsumen dan pelaku pasar bisa seimbangdan saling menguntungkan.3.
 
Lakukan follow up pasca penjualanUntuk mempertahankan loyalitas pelanggan, ada baiknya Anda mencatat semua customeryang pernah membeli produk Anda dan mencoba melakukan follow up ulang pascapembelian pertama. Meskipun cara ini sangatlah mudah, namun sampai hari ini belumsemua pelaku usaha melakukannya. Biasanya mereka kurang peduli dengan prospek yangsudah dimiliki, dan cenderung mencari sasaran (konsumen baru) dibandingkan harusmem-follow up ulang konsumen-konsumen yang pernah melakukan pembelian diperusahaan mereka.4.
 
Tawarkan program menarik untuk menjaga loyalitas konsumenSeperti halnya mall-mall besar maupun pusat perbelanjaan di kota-kota besar yangbiasanya menawarkan program premium atau kartu keanggotaan untuk menjaga loyalitaspara pelanggan. Anda pun juga bisa mencoba program tersebut untuk membangun loyalitaskonsumen.Mulailah dengan menawarkan sebuah keanggotaan atau member khusus yangakan memberikan banyak keuntungan bagi para pelanggan setia Anda. Misalnya saja

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->