Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
0Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Faktor faktor

Faktor faktor

Ratings: (0)|Views: 97|Likes:
rendahnya partisipasi masyarakat di posyandu
rendahnya partisipasi masyarakat di posyandu

More info:

Published by: Moh Hidayatur Rahman on May 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/14/2013

pdf

text

original

 
BAB I
 
PENDAHULUAN
 
1.1. Latar Belakang Penelitian
 Tujuan pembangunan kesehatan adalah tercapainya kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk atau individu agar dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal.Posyandu merupakan salah satu bentuk kesehatan bersumber daya manusia gunamemberdayakan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar, utamanya untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.1 Menurut data Kementerian PerencanaanPembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional 2010 Angka kematian bayi(AKB) di Indonesia pada tahun 2009 mencapai 34 /1000 kelahiran hidup dan angka kematian ibu(AKI) mencapai kisaran 228/100.0000 kelahiran hidup 2. Adapun penyebab langsung kematianibu di Indonesia seperti halnya di negara lain terdiri dari perdarahan, infeksi dan eklampsia3,data tersebut menunjukkan masih rendahnya status kesehatan ibu dan bayi baru lahir, rendahnyaakses dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak khususnya pada masa persalinan dan segerasesudahnya, serta perilaku (baik yang bersifat preventif maupun kuratif) ibu hamil dan keluargaserta masyarakat yang bersifat negatif bagi perkembangan kehamilan sehat, persalinan yangaman dan perkembangan dini anak 4.Upaya yang dilakukan baik yang bersifat preventif maupun kuratif adalah posyandu yangmerupakan tempat atau media yang paling dekat dengan masyarakat dalam pemantauan gizi pada balita. Masyarakat secara langsung dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan status gizi balitanya. Oleh karena itu dalam rangka menurunkan angka kematian anak adalah pengembangan upaya kesehatan bersumber masyarakat seperti pos pelayanan terpadu(posyandu), penanggulangan kurang energi protein, pendidikan gizi, penyediaan sarana air bersihdan sanitasi dasar, serta pencegahan dan pemberantasan penyakit melalui survilans danimunisasi. Upaya menggerakkan masyarakat dalam keterpaduan ini digunakan pendekatan Pos pelayanan terpadu ini merupakan wadah titik temu antara pelayanan profesional dari petugaskesehatan dan peran serta masyarakat5. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandumerupakan proses keadaan ketika individu, keluarga maupun masyarakat umum ikut serta bertanggung jawab terhadap kesehatan keluarga atau kesehatan masyarakat lingkungannya.
 
 Namun berbagai hambatan dalam memelihara kesehatan diri dan keluarganya perlu mendapatkan perhatian 1.Sebagai indikator pencapaian dalam program Posyandu yang yang kekuatannya terletak pada pelayanan kesehatan dasar, kerjasama lintas sektoral dan peran serta masyarakat. Pada masakrisis ekonomi keberadaanya kurang mengembirakan, hal ini ditandai dengan rendahnyacakupan kegiatan Posyandu. Cakupan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu adalahJumlah Balita yang ditimbang di Posyandu (D) dibagi dengan jumlah balita yang ada (S) diwilayah kerja Posyandu kemudian dikali 100%. Persentase D/S disini, menggambarkan berapa besar jumlah partisipasi masyarakat di dareah tersebut yang telah tercapai. Cakupan D/S dalamkegiatan Posyandu di Indonesia tahun 2008 85%, Jawa Barat salah satu provinsi yang memilikicakupan rendah yaitu 79% masih dibawah target Dinas Kesehatan sebesar 90%. 6Menurut laporan hasil kegiatan tahunan program KIA-KB kesehatan Puskesmas ............ tahun2009, pencapaian target D/S (jumlah bayi dan anak Balita yang datang dan ditimbang diPosyandu dibanding dengan semua bayi dan anak Balita yang ada) sebesar 67,34%. Adapuncakupan per desa yakni desa Cikunir mencapai 81.93%, Cikadongdong 70,82%, Singasari45.03%, ............ 47,59%, Sukamulya 83.49%, Ciparay 59.70%, Suka asih 93.26 dan Singajaya63.93%. 7Kunjungan ibu balita ke Posyandu erat kaitannya dengan perilaku kesehatan, perilaku kesehatanhakikatnya adalah hal-hal yang berkaitan dengan tindakan atau kegiatan ibu dalam memeliharadan meningkatkan kesehatan balitanya. Kesehatan seseorang dipengaruhi atau terbentuk dari beberapa faktor. Green menjelaskan bahwa perilaku itu dilatar belakangi atau dipengaruhi olehtiga faktor pokok yaitu faktor predisposisi (predisposing factors), faktor pendukung (enablingfactors) dan faktor pendorong (reinforcing factors).7Melihat paparan tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut yaitumengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu balita dalam pemanfaatkan posyandu diDesa ............ Kecamatan ............ Kabupaten ............ Tahun 2010.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan paparan tersebut di atas, penulis mengidentifikasikan rumusan masalah sebagai berikut :
“Faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku ibu balita dalam pemanfaatan posyandu di Desa
 
............ Kecamatan ............ Kabupaten ...
......... Tahun 2010?”.
 
1.3. Tujuan Penelitian
 1.3.1. Tujuan UmumUntuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu balita dalam pemanfaatan posyandu di Desa ............ Kecamatan ............ Kabupaten ............ Tahun 2010.1.3.2. Tujuan Khusus1. Untuk mengetahui pengaruh faktor pengetahuan terhadap perilaku ibu balita dalam pemanfaatan posyandu di Desa ............ Kecamatan ............ Kabupaten ............ Tahun 2010.2. Untuk mengetahui pengaruh faktor sikap terhadap perilaku ibu balita dalam pemanfaatan posyandu di Desa ............ Kecamatan ............ Kabupaten ............ Tahun 2010.3. Untuk mengetahui pengaruh faktor dukungan suami/keluarga terhadap perilaku ibu balitadalam pemanfaatan posyandu di Desa ............ Kecamatan ............ Kabupaten ............ Tahun2010.4. Untuk mengetahui faktor dukungan tenaga kesehatan terhadap perilaku ibu balita dalam pemanfaatan posyandu di Desa ............ Kecamatan ............ Kabupaten ............ Tahun 2010.
1.4. Manfaat Penelitian
 1.4.1. Manfaat TeoritisSebagai sumbang saran bagi pengembangan Ilmu Kebidanan, Ilmu Perilaku dengan titik berat pada kajian tentang peran serta masyarakat.1.4.2. Manfaat Praktis1. Bagi MasyarakatPenelitian ini dapat menjadi penggerak bagi masyarakat khususnya ibu yang mempunyai balitauntuk berperan serta dalam kegiatan Posyandu.2. Bagi Pukesmas SetempatHasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai kajian dalam peningkatan pelayanan kesehatanmelalui pendidikan kesehatan pada kegiatan Posyandu pada ibu balita.3. Bagi Institusi PendidikanPenelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan bagi penelitian yang selanjutnya serta dapatdijadikan bahan kepustakaan atau referensi bagi mahasiswa kebidanan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->