Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
53Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Saqifah Awal Perselisihan Umat Islam

Saqifah Awal Perselisihan Umat Islam

Ratings:

4.8

(10)
|Views: 1,956 |Likes:
Published by alhujjat
Buku kontroversi umat Islam setelah kewafatan Nabi Muhammad s.a.w. Kontroversi timbul apabila manusia hilang arah dan tamak kepada keduniaan hingga hilang pedoman kearah kebenaran. Hayatilah setiap rinci riwayat yang dikemukakan. Semoga anda mendapat gambaran sebenar situasi Islam sebenar daripada dahulu hingga kini. Insyaallah.
Buku kontroversi umat Islam setelah kewafatan Nabi Muhammad s.a.w. Kontroversi timbul apabila manusia hilang arah dan tamak kepada keduniaan hingga hilang pedoman kearah kebenaran. Hayatilah setiap rinci riwayat yang dikemukakan. Semoga anda mendapat gambaran sebenar situasi Islam sebenar daripada dahulu hingga kini. Insyaallah.

More info:

Published by: alhujjat on Apr 11, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2013

pdf

text

original

 
SAQIFAHSAQIFAH
Awal PerselisihanUmatAwal PerselisihanUmat
 
 .
Bab1
Pengantar
Para sejarahwan, penafsir Al-Qur’ân dan perawi terkenal sering membuatkesalahan dalam melaporkan suatu peristiwa. Mereka menerima berita-beritasebagaimana disampaikan kepada mereka tanpa menilai mutunya. Merekatidak... membandingkannya dengan laporan-laporan lain yang serupa.Mereka tidak mengukur laporan-laporan tersebut dengan ukuran-ukuranfilsafat, dengan bantuan pengetahuan hukum alam, tidak juga denganbantuan renungan dan wawasan sejarah. Mereka lalu tersesat dari kebenarandan hilang dalam padang pasir perkiraan dan kesalahan-kesalahan yang tak
.
 
Ibnu Khaldun
dapat dipertahankan
embaiatan
1
Abû Bakar sebagai khalîfah pertama diSaqîfah Banî Sâ’idah, adalah peristiwa yang berekorpanjang. Abû Bakar dan ‘Umar sendiri kemudianmengakuinya sebagai tindakan keliru yang dilakukansecara tergesa-gesa
 , faltah
2
 
1
 
 Bai’at 
dalam bahasa Arab berarti “penepukan tangan ke tangan seseorangsebagai pengukuhan (
îjâb
) penjualan”. Biasanya dilakukan dengan caramenjulurkan tangan kanan ke depan dengan tapak tangan menghadap ke atasdan pembaiat menepuk dan menjabatnya, tetap dalam posisi demikian.Saling membaiat dilakukan dengan saling menepuk tangan (tashâfaqû) atausaling menjual (tabâya’û). Berasal dari kata menjual (bâ’a, yabî’u, bai’,bai’ah) Dalam Islam baiat artinya menepuk tangan sebagai tanda kewajibanpenjualan, sebagai tanda membuat kontrak jual beli atau sebagai tandaketaatan akan kesepakatan yang telah diputuskan keduanya. Seorangmembaiat seseorang, artinya ia berjanji kepada seseorang. Di zaman Nabî,baiat merupakan lembaga pengukuhan. Dalam peristiwa pengangkatan AbûBakar sebagai khalîfah ini lembaga baiat untuk pertama kali digunakansebagai lembaga pemilihan
2
 
 Faltah
, menurut kamus al-
Mu’jam al-Wasîth
adalah ‘suatu peristiwa yangterjadi akibat tindakan yang dilakukan tanpa memakai pikiran dan kearifan’,
 
 2Peristiwa ini telah menimbulkan perpecahan pertama danterbesar yang kelanjutannya terasa sampai di zaman ini.Naskah-naskah sejarah tradisional,
târikh an-naqlî 
, yangtertera dalam buku-buku sejarah lama, yang beredar dan tersebarluas, telah memungkinkan para ahli membuat rekonstruksiperistiwa besar itu.Penulis membuat rekonstruksi peristiwa Saqîfah berdasarkanpidato ‘Umar bin Khaththâb dalam khotbah Jum’atnya yangterakhir. Khotbah ini didengar banyak orang dan dicatat olehhampir seluruh penulis sejarah lama dengan isnâd yang lengkapdan melalui banyak jalur, sehingga pidato ‘Umar ini diterima olehsemua ahli sebagai sumber yang patut dipercaya.Naskah tertua yang mencatat pidato ‘Umar ini ialah
as-Sîrahan Nabawiyah
, yakni riwayat hidup Nabî Muhammad saw. karyaIbnu Ishâq, yang sampai kepada kita melalui “revisi” IbnuHisyâm. “Celah-celah” pidato ‘Umar ini kemudian diisi dengansumber lama lainnya, sehingga pembaca dapat mengikutiperistiwa itu dalam satu rangkaian yang terpadu.Bagi yang dapat membaca dalam bahasa Arab, tersediabanyak buku mengenai peristiwa itu, baik yang ditulis secarakhusus, maupun yang terselip dalam rangkaian tulisan lain. Duabuku semacam itu adalah
as-Saqîfah
oleh Syaikh Muhammad
(
al-amr yahdutsu min ghair rawiyyah wa ihkâm
). ‘Umar bin Khaththâbmengancam, bahwa bila ada yang melakukan hal serupa agar dibunuh. Ibnual-Atsîr tatkala meriwayatkan peristiwa Saqîfah menyamakan faltah denganfitnah, lihat
Târîkh al-Kâmil 
, jilid 2, hlm. 157; Syaikh Muhammad al-Hasanmengatakan bahwa
 faltah
adalah dasar dan kepala dari semua fitnah, asâs al-fitan wa ra’suhâ; Lihat
 Dalâ’il Shidq
, jilid 3, hlm. 21.

Activity (53)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Muhammad Aslan liked this
tommyhaa liked this
sblackto12 liked this
Utami Dewi liked this
Fajri Julisyah liked this
zolhas liked this
As RafsanJani liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->