Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Referat Conjoined Twins

Referat Conjoined Twins

Ratings: (0)|Views: 74 |Likes:
Published by Heka Widya Putri

More info:

Published by: Heka Widya Putri on May 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/06/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar Belakang
Kembar siam jarang terjadi dan merupakan malformasi kongenital yang menantangdan menarik perhatian manusia sejak zaman dahulu. Sebagai contoh, kembar siamdigambarkan dalam bentuk patung dan lukisan pada tahun sebelum Masehi. Sebelumnya,walaupun operasi pemisahan sudah dilakukan untuk memisahkan kembar siam, namunkeberhasilan pemisahan belum dilaporkan sampai tahun 1960. Operasi pemisahan yangsukses baru banyak terjadi sejak 15 sampai 20 tahun terakhir.Sampai sekarang, sekitar 250 operasi pemisahan telah berhasil dilakukan yang manasalah satu atau kedua kembar bertahan hidup sampai jangka waktu yang lama. Pemisahan paling banyak dilakukan oleh rumah sakit dengan pengalaman klinis yang banyak. Faktor utamanya, karena adanya peningkatan kuantitas dan kualitas dokter bedah, peningkatandalam keakuratan teknologi pencitraan radiologi dan kemajuan dalam teknik operasi dananastesi.
1.2 Batasan Masalah
Pembahasan referat ini dibatasi pada conjoined twins (kembar siam) dan penjelasantentang parasitic twins.
1.3 Tujuan Penulisan
Penulisan referat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan pembaca mengenai parasitic twins dan sebagai salah satu syarat dalam menjalani kepaniteraan klinik di bagianRadiologi RSUP dr. M. Djamil, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang.
1.4 Metode Penulisan
Referat ini menggunakan metode tinjauan kepustakaan yang merujuk ke berbagailiteratur.
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA
 
2.1 Definisi
Dilihat dari asal usulzigot, dikenal dua jenis persalinan kembar: fraternal(dizigotik) dan identik (monozigotik). Kembar dizigotik adalah hal yang umum terjadi padavertebrata, sementara kembar monozigotik merupakan hal yang jarang dijumpai.Manusiamemiliki kemampuan ini.Armadillobergaris-sembilan (
 Dacypus novemcinctus
) jikamelahirkan selalu memiliki kembar empat monozigotik.
Kembar dizigotik atau fraternal (DZ)Kembar dizigotik 
(dikenal sebagai "kembar non-identik") terjadi karena zigot-zigot yang terbentuk berasal dari sel telur yang berbeda.Terdapat lebih dari satu sel telur yangmelekat pada dinding rahim yang terbuahi oleh sel-sel sperma pada saat yang bersamaan.Pada manusia, proses ovulasi kadang-kadang melepaskan lebih dari satu sel telur matang ketuba fallopiyang apabila mereka terbuahi akan memunculkan lebih dari satu zigot.Kembar dizigotik secara genetik tidak berbeda dari saudara biasa dan berkembangdalamamnion dan plasentayang terpisah. Mereka dapat memiliki jenis kelamin yang berbeda atau sama.Kajian juga menunjukkan bahwa bakat melahirkan kembar DZ diwariskan kepadaketurunannya (bersifat genetik ), namun hanya keturunan perempuan/betina yang mampu menunjukkannya (karena hanya perempuan/betina yang dapat mengatur pengeluaran seltelur).
Kembar monozigotik atau identik (MZ)Kembar monozigotik 
terjadi ketika sel telur tunggal terbuahi dan membentuk satu zigot(monozigotik).Dalam perkembangannya, zigot tersebut membelah menjadiembrioyang  berbeda. Kedua embrio berkembang menjadi janin yang berbagi rahim yang sama.Tergantung dari tahapan pemisahan zigot, kembar identik dapat berbagi amnion yang sama
 
(dikenal sebagai
monoamniotik 
) atau berbeda amnion. Lebih jauh lagi, kembar identik bukanmonoamniotik dapat berbagi plasentayang sama (dikenal dengan
monokorionik 
,
monochorionic
) atau tidak. Semua kembar monoamniotik pasti monokorionik. Berbagiamnion yang sama (atau amnion dan plasenta yang sama) dapat menyebabkan komplikasidalam kehamilan. Contohnya, tali pusar dari kembar monoamniotik dapat terbelit sehinggamengurangi atau mengganggu penyaluran darah ke janin yang berkembang.Kembar MZ selalu berkelamin sama dan secara genetik adalah sama (klon) kecuali bila terjadi mutasi pada perkembangan salah satu individu. Tingkat kemiripan kembar inisangat tinggi, dengan perbedaan kadang-kadang terjadi berupa keserupaancerminan.Perbedaan terjadi pada hal detail, seperti sidik jari. Bila individu beranjak dewasa,tingkat kemiripan biasanya berkurang karena pengalaman pribadi atau gaya hidup yang berbeda. Penelitian dari Fragaet al. (2005) mengungkap adanya pengaruhepigenetik dalam  proses yang membedakan individu-individu yang kembar MZ, akibat berbedanya gen-genyang diaktifkan.[2] Meskipun ada pengaruh kebiasaan atau pengalaman yang memengaruhi perbedaan-perbedaan itu, ilmuwan beranggapan proses acak lebih banyak berperan dalam perbedaan-perbedaan yang terjadi. Penelitian dengan tikus bahkan menunjukkan adanya perbedaan aktivitas pada histon (terkait dengan epigenetik) dari empat sel pertama yangterbentuk.Hingga sekarang ilmuwan belum bersepakat mengenai adanya pengaruh genetik untuk kejadian kembar MZ. Tetapi diketahui terdapat beberapa tempat di dunia yangmemiliki frekuensi kembar MZ yang lebih tinggi daripada tempat lainnya

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->