Hasil diskusi kelompok dalam menjawab
soal uji kemampuan
halaman81
23. Pada kegiatan diatas digunakan indicator fenolftalein.a. Apa kegunaannya?
Indikator fenolftalein menunjukkan perubahan warna yang dapatmembantu kita menentukan titik akhir titrasi.
b. Apakah kita bias menentukan titik ekivalen tanpa menggunakan bantuanfenofltalein itu? Jelaskan!
Tidak bisa. Karena titik ekuivalen hanya dapat diketahui denganmenambahkan suatu indicator. Indicator ini berubah warna di sekitar titikekuivalen. Titik ekuivalen pada percobaan diatas ditandai oleh perubahanwarna dari tidak berwarna menjadi merah merah muda.
c. dapatkah indicator fenolftalein diganti dengan indicator lain? Jika dapatberikan contohnya dan nyatakan perubahan warna yang diharapkan!
Ya, indikator fenolftalein diganti dengan indicator lain seperti
BromtimolBiru
yang memiliki trayek perubahan warna 6,0 – 7,6 (kuning – biru) dan
Metil Merah
yang memiliki trayek perubahan warna 4,2 – 6,3 (merah –kuning).Akan tetapi, fenolftalein lebih sering digunakan karena perubahan warnafenolftalein lebih mudah diamati.
d. Apakah indicator fenolftalein dapat ditempatkan dalam buret?
Ya, bisa.
24. Uraikan langkah kerja suatu percobaan untuk menentukan kadar larutanNaOH dengan menggunakan larutan HCl 0.1 M.
Masukkan 40 tetes (2 mL) larutan NaOH dan 3 tetes indicator fenolftalein kedalam sebuah Erlenmeyer.
Isi buret dengan larutan standar HCl 0,1 M hingga garis 0 mL.
Tetesi larutan NaOH dengan larutan HCl. Penetesan harus dilakukan secarahati-hati dan Erlenmeyer terus-menerus diguncangkan. Penetesandihentikan saat terjadi perubahan warna yang tetap, yaitu menjadi takberwarna (pH turun).
Ulangi prosedur di atas hingga diperoleh tiga data yang hampir sama.
Anisa dkk