6.Gangguan Imunitas (Hepatitis Lupoid)7.Toksin dan obat-obatan (misalnya : metotetrexat, amiodaron,INH, dan lainlain)8.Operasi pintas usus pada obesitas9.Kriptogenik10.Malnutrisi11.Indian Childhood Cirrhosis
Insidens
Penderita sirosis hati lebih banyak dijumpai pada kaum laki-laki jika dibandingkandengan kaum wanita sekitar 1,6 : 1 dengan umur rata-rata terbanyak antaragolongan umur 30 – 59 tahun dengan puncaknya sekitar 40 – 49 tahun.
Klasifikasi
Berdasarkan morfologi Sherlock membagi Sirosis hati atas 3 jenis, yaitu :1.MikronodularDitandai dengan terbentuknya septa tebal teratur, di dalam septa parenkimhati mengandung nodul halus dan kecil merata tersebut seluruh lobul. Sirosismikronodular besar nodulnya sampai 3 mm, sedangkan sirosis makronodularada yang berubah menjadi makronodular sehingga dijumpai campuran mikrodan makronodular.2.Makronodularsirosis makronodular ditandai dengan terbentuknya septa dengan ketebalanbervariasi, mengandung nodul yang besarnya juga bervariasi ada nodul besardidalamnya ada daerah luas dengan parenkim yang masih baik atau terjadiregenerasi parenkim.3.Campuran (yang memperlihatkan gambaran mikro-dan makronodular)Secara Fungsional Sirosis terbagi atas :1.Sirosis hati kompensata. Sering disebut dengan Laten Sirosis hati. Padastadium kompensata ini belum terlihat gejala-gejala yang nyata. Biasanyastadium ini ditemukan pada saat pemeriksaan screening.2.Sirosis hati Dekompensata Dikenal dengan Active Sirosis hati, dan stadium inibiasanya gejala-gejala sudah jelas, misalnya ; ascites, edema dan ikterus.
Klasifikasi Sirosis hati menurut criteria Child-pugh :
Skor / Parameter123Bilirubin (mg%)
<2,02 - < 3> 3,0
Albumin (gr%)
>3, 52,8 - < 3,5<2,8
Prothrombin time(Quick%)
> 7040 - < 70< 40
Asites
0Minimal – sedang(+) – (++)Banyak (+++)
Hepatic enchepha
Tidak adaStd 1 dan IIStd III dan IV
Leave a Comment
makasih...
kebetulan lagi dapet tugas PA about cirrhosis of Liver,,,numpang ngunduh ya dok... makasih...
thax yah