Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB I (2) spm fix

BAB I (2) spm fix

Ratings: (0)|Views: 8 |Likes:
Published by yuli_prabowo_1

More info:

Published by: yuli_prabowo_1 on May 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang
Pada tahun 1990,
United Nation Development Program
(UNDP)memperkenalkan pengukuran pembangunan manusia yang dikenal dengan
 Human Development Index
(HDI), atau Indeks Pembangunan Manusia(IPM), yang menggambarkan tingkat pembangunan kualitas manusia.Pendekatan ini menggunakan tiga indikator yang dapat mengukur kondisitersebut yaitu kesehatan, pendidikan dan kemampuan ekonomi. Dalam perkembangannya, perhitungan pembangunan manusia juga memperhatikanaspek lain yang juga merupakan kebutuhan masyarakat modern seperti aspek demokrasi, hak azasi manusia, kebebasan budaya dan kebersihan lingkungan.(Tjiptoraharja, 2008)Masalah yang banyak berkembang dalam pembangunan nasional adalahrendahnya kualitas sumber daya manusia. Masalah ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti gizi makanan, sikap masyarakat terhadap pendidikan,dan sistem pendidikan yang dirasakan masih kurang khususnya di daerahyang lebih perifer dari perkotaan. Masalah tersebut telah menjadi perhatian bangsa dengan adanya upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitassumber daya masyarakat sedini mungkin secara terarah, terpadu danmenyeluruh melalui berbagai upaya proaktif dan reaktif oleh seluruhkomponen bangsa. Penegasan tersebut semakin memenempatkan pendidikansebagai salah satu komponen yang strategis dalam meningkatkan pembangunan nasional. (Nawawi, 2005)
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor penting dalampembangunan suatu bangsa. Pada dasarnya, SDM merupakan potensidalam diri manusia untuk mewujudkan peran sebagai makhluk sosial yangadaptif (mudah menyesuaikan diri), transformatif dan mampu mengeloladiri sendiri serta seluruh potensi yang terkandung menuju tercapainyakesejahteraan hidup dan tatanan yang seimbang, berkesinambungan,
 
2
karena SDM merupakan orang atau penduduk yang mempunyaipengetahuan, ketrampilan dan perilaku serta kemampuan nyata ataupotensial yang dapat digunakan untuk pembangunan sosial ekonomimasyarakat. Atas dasar definisi tersebut di atas, agar mempunyai kualitasyang lebih baik harus dilakukan persiapan sejak dini.Manusia mempunyai hak azasi untuk berkreasi dan inovasi menujukehidupan sejahtera disebut berdaulat, berarti berfungsinya individudengan otaknya sebagai pusat pengatur kehidupan alam yang sedangdibangun untuk menentukan kemajuan suatu bangsa dalam rangkamencapai kesejahteraan umum.Kesejahteraan umum yang diinginkan oleh negara yangmerupakan komitmen global bangsa-bangsa di dunia untuk mencapai
Milenium development goals
, yaitu
1.Memberantas Kemiskinan dan Kelaparan2.Mencapai Pendidikan Dasar untuk semua3.Mendorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan
4.Menurunkan Kematian Anak 5.Meningkatkan Kesehatan Ibu6.Mengendalikan HIV dan AIDS, Malaria dan penyakit lainnya.
7.Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup8.Mengembangkan Kemitraan Pembangunan di Tingkat GlobalLllk Untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan tersebutdiselenggarakan berbagai upaya kesehatan secara menyeluruh, berjenjangdan terpadu. Menurut H.L.Bloem (1974), derajat kesehatan yang optimaldipengaruhi oleh 4 faktor, yaitu lingkungan, perilaku hidup sehat, pelayanan kesehatan yang bermutu dan keturunan atau kependudukan.
 
3Sehat adalah hak asasi manusia sejak lahir dan merupakan investasi bagi kelangsungan hidup baik sosial maupun ekonomi. Menurut WHO, sehatadalah keadaan sempurna, baik fisik, mental, maupun sosial dan tidak hanya bebas dari penyakit dan cacat. Sedangkan, berdasarkan Undang-UndangRepublik Indonesia No. 23 tahun 1992 tentang kesehatan Bab I Pasal 1,kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupunsosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosialdan ekonomis.
1
Dari pengertian ini dapat dikatakan bahwa keadaan sehatmenjadi salah satu modal setiap individu untuk dapat mencapai hidupsejahtera sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan.Untuk terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang optimal makadigunakan konsep pembangunan kesehatan yang dikenal dengan ParadigmaSehat, yaitu cara pandang dan/atau suatu konsep dalam menyelenggarakan pembangunan kesehatan yang dalam pelaksanaannya sepenuhnyamenerapkan pengertian dan/atau prinsip-prinsip pokok kesehatan. Adapuntujuan pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauandan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajatkesehatan masyarakat yang optimal sehingga dapat hidup produktif secarasosial dan ekonomi. Dasar pembangunan kesehatan adalah perikemanusiaan, pemberdayaan dan kemandirian, adil dan merata, serta pengutamaan danmanfaat dengan perhatian khusus pada penduduk rentan (UU No. 17/2007tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025).Pembangunan kesehatan di Indonesia merupakan hal yang sangat penting dalam menunjang pembangunan nasional, dimana di dalam SistemKesehatan Nasional yang berperan penting dalam pelayanan kesehatan strata pertama di masyarakat adalah Puskesmas. Puskesmas atau Pusat KesehatanMasyarakat adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatuwilayah kerja (KEMENKES No. 128/Menkes/SK II/2004 tentang KebijakanDasar Pusat Kesehatan Masyarakat). Adapun peranan Puskesmas adalahsebagai unit organisasi kesehatan yang merupakan pusat pengembangan yang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->