Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SKENARIO 1 20% lagi

SKENARIO 1 20% lagi

Ratings: (0)|Views: 5 |Likes:

More info:

Published by: Oktavia Candra Utami on May 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/26/2013

pdf

text

original

 
SKENARIO 1TEMAN DEKATSeorang wanita 25 tahun mengeluh diperkosa 5 jam yang lalu oleh temandekatnya. Kemudian pergi ke dokter untuk diminta visum, tetapi ditolak olehdokter. Wanita tersebut segera lapor ke Polsek, dan ditindak lanjuti olehKepolisian dengan meninta Visum et Repertum pada dokter. Oleh dokter dilakukan pemeriksaan terhadap korban perkosaan, terhadap tersangka pemerkosadan terhadap barang bukti.Pertemuan ke-1 (2 Mei 2013)
Step 1
Perkosaan: persetubuhan yang dilakukan seorang laki- lakikepada seorang perempuan yang bukan isterinya dengan kekerasan atauancaman kekerasan.
Visum et Repertum: keterangan tertulis yang dibuat oleh dokter (dalamkapasitasnya sebagai ahli) atas permintaan resmi dari penegak hokum yang berwenang tentang apa yang dilihat dan ditemukan pada objek yangdiperiksanya dengan mengingat sumpah atau janji menerima jabatan.
Barang bukti: benda dan alat yang ternyata atau yang patutdiduga telah dipergunakan untuk melakukan tindakan pidana.
Step 2
1.Apa status wanita umur 25 tahun mengeluh dipekosa 5 jam yang lalu olehteman dekatnya?2.Mengapa dokter menolak melakukan visum?3.Pemeriksaan apa yang dilakukan pada korban, tersangka, dan barang bukti?
Step 3
1.Status wanita umur 25 tahun mengeluh diperkosa 5 jam yang lalu olehteman dekatnya belum bisa dikatakan sebagai korban pemerkosaan karena:
 
Perkosaan harus memenuhi 3 unsur :
(1)
Pelaku harus laki-laki
Korban harus perempuan yang buka istri sah (berdasarkan negara)dari pelaku
Perbuatan paksaan dan kekerasan fisik atau ancaman fisik Korban perkosaan / tindakan perkosaan hanya dapat dibuktikan di pengadilan. Yang bisa dilakukan dokter sebagai saksi ahli adalah :
(1)
Mengungkap apakah betul korban perempuan
Membuktikan adanya persetubuhan (senggama baru atau lama)
Mengungkap identitas laki-laki yang menyetubuhi
Mengungkap kekerasan fisik / ancaman kekerasanJenis-jenis perkosaan menurut (erkotama, 2000) :
(6)
Pemerkosaan saat berkencan, merupakan hubungan seksual secara paksa dan tanpa persetujuan, dilakukan oleh orang yang dikenalseperti teman, anggota keluarga, pacar 
Pemerkosaan dengan obat, bisanya obat penghilang kesadaran atau penghilang ingatan
Pemerkosaan wanita, pelaku tidak bisa menahan hasrat bila melihattubuh wanita
Pemerkosaan anak-anak (incest), dilakukan oleh kerabat dekanseperti paman, kakek, orang tua
Pemerkosaan massal, dilakukan oleh kelompok 
Pemerkosaan dalam perang, bertujuan untuk mempermalukanmusuh atau menurunkan semangat juang
Pemerkosaan dibawah usia
 
2.Permintaan visum wanita ke dokter ditolak karena:
(2)
Tidak ada surat permintaan dari penyelidik 
Bila membawa surat penyelidik pun yang membawa harus penyelidik yang meminta dan wanita selaku korban harus diantar  penyelidik.Ketentuan standart pembuatan VeR:
(2)
a.Pihak yang berwenang meminta keterangan ahli menurut:
KUHAP pasal 133 ayat (1) adalah penyidik 
PP 27/ 1983 adalah Pejabat Polisi Negara RI bila penyidik PNSserendah- rendahnya golongan IIb dan pembantu penyelidik golongan IIa. Sedangkan untuk kalangan militer maka PolisiMiliter (POM) dikategorikan sebagai penyidik.
KUHAP 6 (1) penyidik serendah-rendahnya pembantu letnandua dan pembantu penyidik adalah serendah-rendahnya sersandua. b.Pihak yang berwenang membuat keterangan ahlimenurut KUHAP pasal 133 ayat (1) adalah dokter dan tidak dapatdidelegasikan pada pihak lain.c.Prosedur permintaan keterangan ahli kepada dokter telahditentukan bahwa permintaan oleh penyidik harus dilakukan secaratertulis yang secara tegas telah diatur dalam KUHAP pasal 133ayat (2).d.Penyerahan surat keterangan ahli hanya boleh dilakukan padaPenyidik yang memintanya sesuai dengan identitas pada surat permintaan keterangan ahli. Pihak lain tidak dapat memintanya.3.Pemeriksaan yang dilakukan pada korban, tersangka, dan barang buktiPemeriksaan pada korban
(1,7)
Tujuannya: untuk menyimpulkan terjadinya senggama dan untu

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->