Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Praktek Penyelidikan Tanah

Praktek Penyelidikan Tanah

Ratings: (0)|Views: 27 |Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on May 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2014

pdf

text

original

 
U
NIVERSITAS
P
ENDIDIKAN
I
NDONESIA
 
L
 ABORATORIUM
M
EKANIKA
T
 ANAH
 
Jl. Dr.Setiabudi 229
Bandung 40154
Indonesia
Telp. 62
22
2013161/4 ext. 340441
ANALISIS HIDROMETER ASTM D-442-63 (98)
1. LINGKUP
Metode ini mencakup penentuan dari distribusiukuran butir tanah yang lolos saringan No. 200
 2. DEFINISI
 
Silt/lanau adalah tanah dengan ukuran butir antara 0.002 mm - 0.075 mm
 
Clay/lempung adalah tanah dengan ukuran butir lebih kecil dari 0.002 mm
 
Aktivitas tanah :
AI
P
% fraksi tanah lempung
 
3. MAKSUD DAN TUJUAN SERTAAPLIKASI
Analisis hidrometer adalah metode untuk menghitung distribusi ukuran butir tanah berdasarkan sedimentasi tanah dalam air,kadang disebut juga uji sedimentasi. Analisishidrometer ini bertujuan untuk mengetahui pembagian ukuran butir tanah yang berbutir halus.
4. MANFAAT
Manfaat hasil uji ini adalah untuk perbandingandengan sifat tanah yang ditentukan dari uji batas-batas Atterberg dan untuk menentukanaktivitas tanah.
5. KETERBATASAN
Dasar perhitungan di atas adalah hukum Stokes;yang mempunyai keberatan antara lain :
1.
Butir-butir tanah dianggap seperti bola,sedangkan kenyataannya tidak demikian.Untuk mengatasi hal ini maka digunakandiameter ekuivalen yaitu diameter dari bolafiktif yang terdiri dari material yang samadan mempunyai kecepatan pengendapanyang sama dengan butir tanah yangsesungguhnya.
2.
Tempat dimana butir tanah mengendapadalah semi tak berhingga dan hanyaditinjau satu butir saja, pada kenyataannyatempatnya adalah terhingga dan butirnyasaling mempengaruhi satu sama lain; hal inidiatasi dengan hanya mengambil jumlahtanah yang relatif sedikit 50 gram dalam 1liter, sehingga keberatan di atas dapatdiabaikan
3.
Berat jenis yang dipergunakan adalah berat jenis rata-rata, dalam kenyataannya berat jenis masing-masing butir tanah adalahtidak sama dengan rata-ratanya, tetapidalam hal ini tidak merupakan keberatanyang berarti
6. PERALATAN
Alat-alat yang digunakan :
 
Satu buah hidrometer tipe ASTM - 152 H
 
Dua buah tabung gelas dengan volume1000 cc
 
Stopwatch
 
Mixer dan mangkoknya
 
Air gelas (defloculating agent ataudispersing agent), digunakan denganmaksud mencegah penggumpalan butir- butir tanah dalam larutan.
 
Timbangan dengan ketelitian 0.01 g
 
Termometer 
 
Dish
 
Oven
 
Aquades
7. KETENTUAN
 
Alat pengaduk (mixer) harus dilengkapidengan striring paddle yang dapat diputar dengan kecepatan lebih dari 10000 rpm.
 
Hidrometer menggunakan standar ASTMuntuk membaca berat jenis larutan atau gram per liter larutan
 
U
NIVERSITAS
P
ENDIDIKAN
I
NDONESIA
 
L
 ABORATORIUM
M
EKANIKA
T
 ANAH
 
Jl. Dr.Setiabudi 229
Bandung 40154
Indonesia
Telp. 62
22
2013161/4 ext. 340442
 
Larutan tanah harus diendapkan padatemperatur konstan (20
C), salah satumetodenya adalah dengan menggunakanwater bath.
8. PERSIAPAN UJI
 
Siapkan contoh tanah dengan mengayak contoh tanah tersebut hingga lolos saringan No. 200
 
Contoh tanah yang digunakan 50 gr, diberiair dan larutan tanah dicampur dengandispersing agent berupa sodiumhexametaphospate sebanyak 40 gr untuk tiap liter larutan. Air yang digunakan harusaquades. Kemudian diaduk dengan mixer selama 15 menit.
 
Sambil menunggu larutan di mixer,dilakukan koreksi pembacaan hidrometer,yaitu Meniscus Correction dan ZeroCorrection, dengan cara :
 
Isi tabung gelas dengan aquadesvolumenya 1000 cc.
 
Masukkan hidrometer dalam tabunggelas tersebut lalu dilakukan pembacaan pada ujung permukaan air yangmenempel pada pada permukaanhidrometer. Pembacaan ini yang disebutzero correction, dengan ketentuan bila diatas angka 0 (nol) berharga negatif dan bila di bawah angka 0 (nol) berharga positif.Meniscus correction diperoleh dengan cara pembacaan permukaan air yang mendatar dikurangi dengan zero correction.
9. PROSEDUR UJI
1.
Larutan dimasukkan ke dalam satu tabunggelas dan tambah air hingga volumenya1000 cc. Tabung gelas yang satu lagi diisidengan air untuk tempat hidrometer.
2.
Tabung yang berisi larutan tanah dikocok selama 30 detik, hidrometer dimasukkan.Pembacaan dilakukan pada menit ke 0, 1, 2,4 dengan catatan untuk tiap-tiap pembacaan, hidrometer hanyadiperkenankan 10 detik dalam larutan,selebihnya hidrometer dimasukkan dalamtabung yang berisi aquades. Temperatur  juga diukur pada setelah pembacaan.
3.
Tabung dikocok lagi dan pembacaandiulang seperti di atas; ini dilakukan 3 kalidan diambil harga rata-ratanya.
4.
Setelah ini dilanjutkan pembacaan tanpamengocok, pembacaan dilakukan padamenit ke 8, 60, 30, 45, 90, 210, 1290, 1440.Pada tiap-tiap pembacaan hidrometer diangkat dan diukur temperaturnya.
5.
Setelah semua pembacaan selesai, larutandituang dalam dish yang telah ditimbang beratnya; kemudian dimasukkan dalamoven selama 24 jam pada temperatur 105 -110
C untuk mendapatkan berat keringnya.
6.
Dari percobaan di atas dapat dihitung persen lebih halusnya, dan denganmenggunakan chart dapat dihitungekuivalennya.
7.
Dari hasil perhitungan di atas dapat dibuatgrain size distribution curvenya.
10. PERHITUNGAN DAN PELAPORANHASIL UJI
Perhitungan
1.
% Finer 
Rc aW
s
100%
 dimana :a = faktor koreksi=
165265 1.. ( )
GG
ss
 = atau dapat juga dilihat dari Tabel 2Rc = koreksi pembacaan hidrometer = Ra - C
0
- Ct
 
Ra = pembacaan hidrometer sebenarnyaC
0
= koreksi nol (zero correction)Ct = koreksi suhu, dilihat dari Tabel 3
2.
D Lt
 dimana :D = diameter butir (mm)L = effective depth (cm), dari Tabel 5t = elapsed time (menit)
= viskositas aquades (poise), dariTabel 1G
s
= specific gravity of soilG
w
= specific gravity of water, dilihatdari Tabel 1K =
30
g G G
s w
( )
atau dari Tabel 4
 
U
NIVERSITAS
P
ENDIDIKAN
I
NDONESIA
 
L
 ABORATORIUM
M
EKANIKA
T
 ANAH
 
Jl. Dr.Setiabudi 229
Bandung 40154
Indonesia
Telp. 62
22
2013161/4 ext. 340443
11. LAMPIRAN
Pembuktian rumus StokesGaya geseran F = 6
.
.R. vBerat = mg = 4/3
.R 
3
.
s
.gGaya ke atas = 4/3
.R 
3
.
w
.g = BJadi untuk butiran yang jatuh dalam larutan4/3
.R 
3
.
w
.g + 6
.
.R. v = 4/3
.R 
3
.
s
.gsehingga v =
29
2
R g
s w
( )
 
vD g
s w
118
 di mana :D = diameter butir v = kecepatan terminal
s
= berat isi butir 
w
= berat isi air = 1 gr/cm
3
 
= viskositas larutan (air)
s
= G
s
.
w
= G
s
 
vDG G g G G gg D
s w s w
118 10 1800
22
 
DvG G g
s w
1800
(mm)Bila partikel / butir berdiameter D jatuh padaketinggian L cm dalam waktu t menit, maka :
DLG G t gLG G t g
s w s w
1800 30
 
D Lt
(mm)Tabel 1Properties of Distilled Water Temperatur (
C)SpecificGravity of Water, G
w
 Viscocity of Water,
 4 1.00000 0.0156716 0.99897 0.0111117 0.99889 0.0108318 0.99862 0.0105619 0.99844 0.0103020 0.99823 0.0100521 0.99802 0.0098122 0.99780 0.0095823 0.99757 0.0093624 0.99733 0.0091425 0.99708 0.0089426 0.99682 0.0087427 0.99655 0.0085528 0.99627 0.0083629 0.99598 0.0081830 0.99568 0.00801Tabel 2Correction Factor for Unit Weight of SolidUnit Weight of Soil Solid, G
s
 CorrectionFactor, a2.85 0.962.80 0.972.75 0.982.70 0.992.65 1.002.60 1.012.55 1.022.50 1.04

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->