Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dampak Perbedaan Keadaan Wilayah Terhadap

Dampak Perbedaan Keadaan Wilayah Terhadap

Ratings: (0)|Views: 323|Likes:
Published by Ali Atur Rodiansyah

More info:

Published by: Ali Atur Rodiansyah on May 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/20/2013

pdf

text

original

 
 
DAMPAK PERBEDAAN KEADAAN WILAYAH TERHADAPMOBILITAS PENDUDUK MAKALAH
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAHBahasa Indonesia KeilmuanYang dibina oleh Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd, dan Muyassaroh, S.S.,S.Pd.Oleh :Muhamad Nurdinansa120722420614
UNIVERSITAS NEGERI MALANGFAKULTAS ILMU SOSIALJURUSAN GEOGRAFIPROGRAM STUDI S1 GEOGRAFIMei 2013
 
 2
DAMPAK PERBEDAAN KEADAAN WILAYAH TERHADAPMOBILITAS PENDUDUK 1.
 
Pendahuluan
1.1
 
Latar BelakangPerbedaan keadaan pada permukaan bumi ditiap wilayah mengakibatkanadanya perbedaan daya dukung lingkungan terhadap kebutuhan makhluk hidupdidalamnya. Perbedaan daya dukung lingkungan tersebut berdampak pada perbedaan kemampuan suatu daerah untuk memenuhi kebutuhan hidup manusiadan makhluk hidup lainnya pada wilayah tersebut. Penduduk yang tinggal padadaerah yang daya dukung lingkungannya rendah akan berupaya untuk memenuhikebutuhannya dengan bekerja di daerah lain maupun pindah secara permanen.Dapat dikatakan keadaan suatu daerah menyebabkan adanya pergerakanatau perpindahan penduduk yang disebut juga dengan mobilitas penduduk.Mobilitas penduduk terjadi karena berbagai faktor pendorong dan faktor penarik.Faktor pendorong menyebabkan seseorang berfikir untuk pergi dari daerahasalnya, sedangkan faktor penarik menyebabkan seseorang memiliki keinginan pergi atau pindah ke daerah tujuan dan meninggalkan daerah asal.Mobilitas penduduk digolongkan menjadi dua, yaitu mobilitas permanendan non permanen. Mobilitas permanen terjadi karena keinginan pelaku mobilitasuntuk meninggalkan daerah asal dan memiliki niat untuk bertempat tinggal didaerah tujuan. Mobilitas permanen biasanya dilatarbelakangi karena bencana alamdan keinginan untuk mencari daerah baru. Mobilitas non permanen merupakan pergerakan penduduk yang menetap didaerah tujuan dalam waktu tertentu tanpa berniat untuk bertempat tinggal di tempat tujuan. Mobilitas ini hanya sementaradan banyak dilakukan oleh pekerja atau penglaju.Alasan sesorang melakukan mobilitas pada era sekarang ini adalah karenauntuk pemenuhan kebutuhan ekonomi. Pembangunan daerah yang tidak meratamenyebabkan adanya ketimpangan antar daerah. Ketimpangan ini terjadi antarawilayah perkotaan dan pedesaan dimana di wilayah kota perekonomian lebih berkembang dibandingkan di pedesaan. Pada umumnya penduduk pedesaanmerasa pendapatan dari sektor pertanian rendah, sehingga mereka pergi ke kotauntuk bekerja di sektor lain dengan harapan memperoleh pendapatan tinggi.
 
 3
Mantra (2012 : 179) menerangkan, mobilitas penduduk secara umumterjadi karena terdapat perbedaan nilai faedah antar daerah. Keputusan untuk melakukan mobilitas secara teori dipengruhi oleh
teori kebutuhan
dan
 stres (need and stres).
Ketika kebutuhan hidup penduduk semakin meningkat dan tidak dapatterpenuhi, hal ini mengakibatkan penduduk mengalami stres. Apabila tingkat stresini masih dalam batas toleransi maka tidak ada dorongan untuk melakukanmobilitas. Apabila tingkat stres lebih besar dari batas toleransi, maka penduduk mulai berpikir untuk pindah ke daerah lain dimana kebutuhannya dapat terpenuhi.Dengan kata lain, seseorang akan pindah dari daerah yang memiliki nilaikefaedahan wilayah (
 place utility)
lebih rendah kedaerah yang memilikikefaedahan wilayah lebih tinggi dimana kebutuhannya dapat terpenuhi.Mobilitas penduduk permanen yang menuju ke kota dalam skala yang besar mengakibatkan pertumbuhan penduduk di kota meningkat sehinggamenyebabkan kawasan kota menjadi padat dan rawan konflik. Penduduk yangtidak memiliki kompetensi lebih untuk bersaing akan menyebabkan banyak  pengangguran di kota karena kalah bersaing. Masalah lain yang ada di desa adalahsedikitnya pemuda yang berupaya membangun desanya dan memilih merantau kekota, sehingga desa menjadi lambat berkembang. Oleh karena itu perlu diambilkebijakan dalam mengatur mobilitas penduduk agar dampak negatif yangditimbulkan dapat diminimalisir.1.2
 
Rumusan Masalah1.
 
Bagaimana keadaan wilayah mempengaruhi mobilitas penduduk ?2.
 
Bagaimana sifat dan perilaku mobilitas penduduk yang terjadi ?3.
 
Apa dampak yang ditimbulkan dari mobilitas penduduk karena perbedaan keadaan wilayah ?1.3
 
Tujuan1.
 
Mendiskripsikan pengaruh kondisi wilayah terhadap mobilitas penduduk 2.
 
Mendiskripsikan sifat dan perilaku mobilitas penduduk 3.
 
Mendiskripsikan berbagai dampak yang timbul akibat mobilitas penduduk 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->