Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
etika-profesi-dokter-

etika-profesi-dokter-

Ratings: (0)|Views: 16 |Likes:
Published by Ihram Radjasa
Dasar-dasar etika dalam kedokteran
Dasar-dasar etika dalam kedokteran

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ihram Radjasa on May 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2013

pdf

text

original

 
1
KODE ETIK PROFESI DOKTER 
I.
 
PENDAHULUAN
Pencapaian kesehatan optimal sebagai hak asasi manusia merupakan salah satu unsur kesejahteraan umum yang akan turut menjamin terwujudnya pembangunan kesehatandalam meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiaporang. Untuk mencapai hal tersebut perlu diciptakan berbagai upaya kesehatan kepadaseluruh masyarakat. Dokter sebagai salah satu komponen utama pemberi pelayanankesehatan masyarakat mempunyai peran yang sangat penting dan terkait secaralangsung dengan proses pelayanan kesehatan dan mutu pelayanan yang diberikan. Ilmu pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku sebagai kompetensi yang didapat selama pendidikan akan merupakan landasan utama bagi dokter untuk dapat melakukantindakan kedokteran dalam upaya pelayanan kesehatan. Pendidikan kedokteran pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan mutu kesehatan bagi seluruh masyarakat.
II.
 
PENGERTIAN ETIKA
Etika kedokteran merupakan seperangkat perilaku anggota profesi kedokteran dalamhubungannya dengan klien / pasien, teman sejawat dan masyarakat umumnya sertamerupakan bagian dari keseluruhan proses pengambilan keputusan dan tindakan medicditinjau dari segi norma-norma / nilai-nilai moral.
III.
 
PENGERTIAN DOKTER 
Dokter adalah pihak yang mempunyai keahlian di bidang kedokteran. PadaKedududukan ini, dokter adalah orang yang dianggap pakar dalam bidang kedokteran .
 
2
Dokter adalah orang yang memiliki kewenangan dan izin sebagaimana mestinya untuk melakukan pelayanan kesehatan, khususnya memeriksa dan mengobati penyakit dandilakukan menurut hukum dalam pelayanan kesehatan.Dokter dan dokter gigi adalah dokter, dokter spesialis, dokter gigi, dan dokter gigispesialis lulusan pendidikan kedokteran atau kedokteran gigi baik di dalam maupun diluar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
IV.
 
PENGERTIAN KEDOKTERAN
Kedokteran (Inggris:
medicine
) adalah suatu ilmu dan seni yang mempelajari tentang penyakit dan cara-cara penyembuhannya. Ilmu kedokteran adalah cabang ilmukesehatan yang mempelajari tentang cara mempertahankan kesehatan manusia danmengembalikan manusia pada keadaan sehat dengan memberikan pengobatan pada penyakit dan cedera. Ilmu ini meliputi pengetahuan tentang sistem tubuh manusia dan penyakit serta pengobatannya, dan penerapan dari pengetahuan tersebut.
V.
 
TUJUAN ETIKA PROFESI DOKTER 
Tujuan dari etika profesi dokter adalah untuk mengantisipasi atau mencegah terjadinya perkembangan yang buruk terhadap profesi dokter dan mencegah agar dokter dalammenjalani profesinya dapat bersikap professional maka perlu kiranya membentuk kodeetik profesi kedokteran untuk mengawal sang dokter dalam menjalankan profesinyatersebut agar sesuai dengan tuntutan ideal. Tunutakn tersebut kita kenal dengan kodeetik profesi dokter.
 
3
VI.
 
KODE ETIK KEDOKTERAN INDONESIA
SURAT KEPUTUSAN PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA NO. 221 /PB/A.4/04/2002TENTANGPENERAPAN KODE ETIK KEDOKTERAN INDONESIAPENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA1.
 
KEWAJIBAN UMUM
 Pasal 1
Setiap dokter harus menjunjung tinggi, menghayati dan mengamalkan sumpahdokter.
 Pasal 2
Seorang dokter harus senantiasa berupaya melaksanakan profesinya sesuaidengan standar profesi yang tertinggi.
 Pasal 3
Dalam melakukan pekerjaan kedokterannya, seorang dokter tidak bolehdipengaruhi oleh sesuatu yang mengakibatkan hilangnya kebebasan dankemandirian profesi.
 Pasal 4
Setiap dokter harus menghindarkan diri dari perbuatan yang bersifat memuji diri.
 Pasal 5
Tiap perbuatan atau nasehat yang mungkin melemahkan daya tahan psikismaupun fisik hanya diberikan untuk kepentingan dan kebaikan pasien, setelahmemperoleh persetujuan pasien.
 Pasal 6 
Setiap dokter harus senantiasa berhati-hati dalam mengumumkan danmenerapkan setiap penemuan teknik atau pengobatan baru yang belum diujikebenarannya dan hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->