Suparmin/E.4B005062/Magister Kesling UNDIP
Sementara itu dengan mudah kita dapat menjumpai kelompok masyarakat lain yanglebih beruntung, mampu, dan berkesempatan untuk memilah dan memilih pangan yang akandikonsumsinya. Mereka bisa mempertimbangkan faktor-faktor keamanan, mutu, dan gizi yangterkandung dalam pangan tersebut. Bahkan, ada dari antara mereka yang memilih karenaalasan 'gengsi', pergaulan, kepuasan batin, dan alasan-alasan lain yang tidak terkait denganfungsi utama pangan bagi tubuh. Dengan demikian dasar pertimbangan untuk memilih panganakan bervariasi tergantung keadaan ekonomi, pengetahuan dan kesadaran masing-masingorang tentang pangan. Mungkin ada yang mengutamakan keamanan, yang lain mensyaratkankeamanan, mutu dan gizi. Bahkan, saat ini berkembang iklim yang menempatkan pangansekaligus sebagai pencegah atau obat berbagai penyakit.Beberapa indikator dapat digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu pangan tidak aman. Tanda-tanda yang mudah ditemukan antara lain berbau busuk atau tengik, terdapatkotoran berupa kerikil, potongan kayu atau kaca atau terdapat belatung. Namun, masih ada bahan-bahan lain yang tidak kasat mata yang dapat menyebabkan pangan berbahaya bagikesehatan, yaitu mikroorganisme misalnya virus atau bakteri serta racun yang dihasilkannya,yang mungkin terdapat pada sayuran, susu, kacang tanah, daging, ikan dan lain-lain.Beberapa permasalahan keamanan pangan di Indonesia adalah :1.
Food System
(Sistim Pangan)Sistim pangan yang dimaksud adalah rangkaian kegiatan yang dimulai dari produksi, proses, penyiapan, distribusi dan konsumsi bahan pangan. Di dalam sistim ini terkait beberapa subsitem antara lain:
Low income rural system
, yaitu suatu sistem pengelolaan pangan yang terbentuk karenarendahnya pendapatan masyarakat pedesaan. Permasalahan umum yang ditemukan antaralain:a.Kebanyakan kontaminasi berasal dari bahan mentah yang mengandung spora darimikroorganisme seperti clostridium dan bacillus b.Kontaminasi melalui penggunaan air yang tidak bersih untuk menyiram atau mencucitumbuhan/tanaman sayur c.Praktek pengelolaan pangan yang tidak baik pada saat persiapan, pengolahan dan penyajian.
Manajemen Makanan & Minuman/Dra.Sulistiyani,M.Kes.
2