Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori perubahan Sosial

Teori perubahan Sosial

Ratings: (0)|Views: 56 |Likes:

More info:

Published by: Edi Saputra Aritonang on May 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2013

pdf

text

original

 
BAB IIKAJIAN PUSTAKA2.1 Teori Perubahan Sosial
Menurut Sztompka, masyarakat senantiasa mengalami perubahan di semuatingkat kompleksitas internalnya. Dalam kajian sosiologis, perubahan dilihat sebagaisesuatu yang dinamis dan tidak linear. Dengan kata lain, perubahan tidak terjadisecara linear. Perubahan sosial secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses pergeseran atau berubahnya struktur/tatanan didalam masyarakat, meliputi pola pikir yang lebih inovatif, sikap, serta kehidupan sosialnya untuk mendapatkan penghidupan yang lebih bermartabat.Pada tingkat makro, terjadi perubahan ekonomi, politik, sedangkan ditingkatmezo terjadi perubahan kelompok, komunitas, dan organisasi, dan ditingkat mikrosendiri terjadi perubahan interaksi, dan perilaku individual. Masyarakat bukan sebuahkekuatan fisik (
entity
), tetapi seperangkat proses yang saling terkait bertingkat ganda(Sztompka, 2004).Alfred (dalam Sztompka, 2004), menyebutkan masyarakat tidak bolehdibayangkan sebagai keadaan yang tetap, tetapi sebagai proses, bukan objek semuyang kaku tetapi sebagai aliaran peristiwa terus-menerus tiada henti. Diakui bahwamasyarakat (kelompok, komunitas, organisasi, bangsa) hanya dapat dikatakan adasejauh dan selama terjadi sesuatu didalamnya, seperti adanya tindakan, perubahan,dan proses tertentu yang senantiasa bekerja. Sedangkan Farley mendefinisikan perubahan sosial sebagai perubahan pola prilaku, hubungan sosial, lembaga , dan
Universitas Sumatera Utara
 
struktur sosial pada waktu tertentu. Perubahan sosial dapat dibayangkan sebagai perubahan yang terjadi didalam atau mencakup sistem sosial. Oleh sebab itu, terdapat perbedaan antara keadaan sistem tertentu dalam jangka waktu berlainan.Parson mengasumsikan bahwa ketika masyarakat berubah, umumnyamasyarakat itu tumbuh dengan kemampuan yang lebih baik untuk menanggulangimasalah yang dihadapinya. Sebaliknya, perubahan sosial marxian menyatakankehidupan sosial pada akhirnya menyebabkan kehancuran kapitalis.Gerth dan Mills (dalam Soekanto, 1983) mengasumsikan beberapa hal,misalnya perihal pribadi-pribadi sebagai pelopor perubahan, dan faktor material sertaspiritual yang menyebabkan terjadinya perubahan. Lebih lanjut menurut Soekanto,faktor-faktor yang menyebabkan perubahan adalah:a.
 
Keinginan-keinginan secara sadar dan keputusan secara pribadi. b.
 
Sikap-sikap pribadi yang dipengaruhi oleh kondisi-kondisi yang berubah.c.
 
Perubahan struktural dan halangan struktural.d.
 
Pengaruh-pengaruh eksternal.e.
 
Pribadi-pribadi kelompok yang menonjol.f.
 
Unsur-unsur yang bergabung menjadi satu.g.
 
Peristiwa-peristiwa tertentu.h.
 
Munculnya tujuan bersama.Selanjutnya Bottomore juga mengatakan bahwa perubahan sosial mempunyaikerangka. Adapun susunan kerangka tentang perubahan sosial, antara lain :a.
 
Perubahan sosial itu dimulai pada suatu masyarakat mana yang pertama-tamamengalami perubahan.
Universitas Sumatera Utara
 
 b.
 
Kondisi awal terjadinya perubahan mempengaruhi proses perubahan sosialdan memberikan ciri-ciri tertentu yang khas sifatnya.c.
 
Kecepatan proses dari perubahan sosial tersebut mungkin akan berlangsungcepat dalam jangka waktu tertentu.d.
 
Perubahan-perubahan sosial memang disengaja dan dikehendaki. Olehkarenanya bersumber pada prilaku para pribadi yang didasarkan padakehendak-kehendak tertentu.Perubahan sosial selalu mendapat dukungan/dorongan dan hambatan dari berbagai faktor. Adapun faktor-faktor yang mendorong terjadinya perubahan, adalah:a. Kontak dengan kebudayaan lainsalah satu proses yang menyangkut dalam hal ini adalah difusi. Difusimerupakan proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari perorangan kepada perorangan lain, dan dari masyarakat kepada masyarakat lain. Dengan difusi, suatuinovasi baru yang telah diterima oleh masyarakat dapat disebarkan kepadamasyarakat luas di dunia sebgai tanda kemajuan. b. Sistem pendidikan yang majuc. Sikap menghargai hasil karya dan keinginan-keinginan untuk maju.d. Toleransi terhadap perbuatan-perbuatan yang menyimpang.e. Sistem terbuka dalam lapisan-lapisan masyarakat.Sistem terbuka memungkinkan adanya gerakan mobilitas sosial vertikalsecara luas yang berarti memberi kesempatan perorangan untuk maju atas dasar kemampuan-kemampuanya.
Universitas Sumatera Utara

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->