Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
AIDS

AIDS

Ratings: (0)|Views: 4 |Likes:
Published by thevitrosky
by vitrosky
by vitrosky

More info:

Published by: thevitrosky on May 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2014

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN
 Istilah HIV (Humam Immunodeficiency Virus) dan penyakit AIDS (acquiredimmunodeficiency syndrome) memiliki arti yang berbeda. HIV merupakan nama dari virus penyebab penyakit AIDS. Sedangkan penyakit AIDS adalah penyakit yang ditimbulkan oleh adanya penurunan kekebalan tuybuh hingga ke level rendah akibat infeksi HIV. Penderita infeksi virus HIV belum tentu penderita AIDS. Ada tahapan yang dilalui penderita untuk dinyatakan positif AIDS.Salah satunya adalah penurunan sistem kekebalan tubuh hingga level terendah ( yang diukur dari selCD4 ) yang disertai gejala-gejalanya. Penularan HIV/AIDS terjadi akibat melalui cairan tubuh yangmengandung HIV yang melalui hubungan seksual, baik homoseksual atau heteroseksual, jarumsuntik pada pengguna narkotika, transfusi komponen darah dari ibu yang terinfeksi HIV kebayiyang dilahirkannya. Oleh karena itu kelompok resikok tinggi terhadap HIV/AIDS misalnya pengguna narkotika, pekerja seks komersil dan pelanggannya, serta narapidana¹.Masalah HIV/AIDS adalah masalah besar mengancam Indonesia dan banyak Negara di sel,Badan WHO yang mengurusi masalah AIDS memperkirakan jumlah odha diseluruh dunia padadesember 2004 adalah 35,9-44,3 juta orang. Saat ini tidak ada Negara yang terbebas dariHIV/AIDS. HIV/AIDS menyebabkan berbagai krisis secara bersamaan, menyebabkan krisiskesehatan, krisis pembangunan negara, krisis ekonomi, pendidikan dan juga krisis kemanusiaan.Dengan kata lain HIV/AIDS menyebabkan krisis multidimensi. Sebagai krisis kesehatan AIDSmemerlukan respon dari masyarakat dan memerlukan layanan pengobatan dan perawatan untuk individu yang terinfeksi.²
 
2
BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1. Defenisi
AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) merupakan kumpulan gejala atau penyakityang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi oleh virus HIV (HumamImmunodeficiency Virus) yang termasuk family retroviridae AIDS merupakan tahap akhir dariinfeksi HIV .¹ AIDS merupakan suatu sindrom atau kumpulan gejala penyakit yang disebabkanoleh retrovirus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. AIDS adalah sindrom akibat defisiensiimmunitas selluler tanpa penyebab lain yang diketahui, ditandai dengan infeksi opotunistik keganasan berakibat fatal. Munculnya syndrom ini erat hubungannya dengan berkurangnya zatkekebalan tubuh yang prosesnya tidaklah terjadi seketika melainkan 5-10 tahun setelah seseorangterinfeksi HIV.²
2.2. Epidemiologi
Kasus pertama AIDS di dunia dilaporkan pada tahun 1981. Meskipun demikian, dari beberapa literature sebelumnya ditemukan kasus yang cocok dengan defenisi surveilans AIDS padatahun 1950 dan 1960-an di Amerika Serikat. Sampel jaringan potong beku dan serum dari seorang pria berusia 15 tahun di St. Louis, AS, yang dirawat dan meninggal akibat Sarkoma Kaposidesiminati dan pada 1968, menunjukkan antibodi HIV positif dengan ELISA. Pasien ini tidak  pernah keluar negeri sebelumnya, sehingga diduga penularannya berasal dari orang lain yang jugatinggal di AS pada tahun 1960-an,atau lebih awal.²Sejak 1985 sampai tahun 1996 kasus AIDS masih amat jarang ditemukan di Indonesia.Sebagian besar pada periode itu berasal dari kelompok homoseksual. Kemudian kasus jumlah baruHIV/AIDS semakin meningkat dan sejak pertengahan tahun 1999 mulai terlihat peningkatan tajamyang terutama disebabkan akibat penularan melalui jarum suntik. Sampai dengan akhir maret 2005tercatat 6789 kasus HIV/AIDS yang dilaporkan. Jumlah itu tentu masih sangat jauh dari jumlahsebenarnya. Departemen Kesehatan RI pada tahun 2002 memperkirakan jumlah penduduk Indonesia yang terinfeksi HIV adalah antara 90.000 sampai 130.000 orang.Kasus pertama AIDS di Indonesia dilaporkan secara resmi oleh Departemen Kesehatantahun 1987 yaitu pada seorang warga negara Belanda di Bali. Sebenarnya sebelum itu telah
 
3
ditemukan kasus pada bulan Desember 1985 yang secara klinis sangat sesuai dengan diagonis AIDSdan hasil ELISA tiga kali diulang, menyatakan positif. Hanya, hasil tes Westren Blot, yang saat itudilakukan di AS, hasilnya negative sehingga di laporkan sebagai kasus AIDS. Kasus kedua infeksiHIV ditemukan pada bulan Maret 1986 di RS Cipto Mangunkusumo, pada pasien hemophilia dantermasuk jenis non-progessor, artinya kondisi kesehatan dan kekebalannya cukup baik selama 1a7tahun tanpa pengobatan, dan sudah dikonfirmasi dengan Western Blot, serta masih berobat jalan diRSUPN Cipto Mangunkusumo pada tahun 2002.Sebuah survey yang dilakukan di Tanjung Balai Karimun menunjukkan peningkatan jumlah pekerja seks komersil (PSK) yang terinfeksi HIV yaitu dari 1% pada tahun 1995/1996 menjadi lebihdari 8,38% pada tahun 2000. Sementara itu survey-survey yang dilakukan pada tahun 2000menunjukkan angka infeksi HIV yang cukup tinggi di lingkungan PSK di Merauke yaitu 5-26,5%,3,36% di Jakarta Utara, dan 5,5% di Jawa Barat.Menurut etimasi WHO pada tahun 2000 sekitar 30-40 juta orang tereinfeksi virus HIV, 12-18 juta akan menunjukkan gejala-gejala AIDS dan setiap tahun sebanyak 1,8 juta orang akanmeninggal karena AIDS. Pada saat ini laju infeksi (infection rate) pada wanita jauh lebih cepat dari pada pria. Dari seluruh infeksi, 90% akan terjadi di Negara berkembang, terutama asia.
CARA PENULARAN
Banyak cara diduga menjadi cara penularan virus HIV yang diketahui adalah melalui :
1.
 
Transmisi seksual
Penularan melalui hubungan seksual baik homoseksual maupun heteroseksual. Penularan ini berhubungan dengan semen dan cairan vagina. Infeksi dapat ditularkan dari setiap pengidap infeksiHIV kepada pasangan seksnya.HomoseksualDidunia Barat, AS dan Eropa tingkat promiskuitas homoseksual menderita AIDS, berumur antara 20-40 tahun dari semua golongan rusial. Cara hubungan seksual anogenetal merupakan perilaku seksual dengan resiko tinggi bagi penularan HIV.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->