Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sifat Umum Klorofil Fitoplankton

Sifat Umum Klorofil Fitoplankton

Ratings: (0)|Views: 300|Likes:
SIFAT-SIFAT KLOROFIL FITOPLANKTON
1. Sifat Kimia
Klorofil-a, -b dan -c tidak dapat larut dalam air, tetapi dapat larut dalam berbagai jenis pelarut organik. Klorofil-a mudah larut dalam ethyl-alkohol, ethyl ether, aceton, chloroform dan carbon-bisulfide. Sedang-kan klorofil-b dan -c, dapat larut dalam pelarut yang sama meskipun tidak semudah klorofil-a.
MEYER & ANDERSON (1952) telah berhasil mengisolir klorofil-a dan -b dalam bentuk yang murni pada lebih dari 200 jenis tumbuhan tingkat tinggi. Klorofil-a dan -b mempunyai komposisi yang hampir sama, komposisi klorofil-a adalah C55H72O5H4Mg sedangkan klorofil-b adalah C55H70O6N4Mg, masing-masing dengan atom Mg sebagai pusat (Gambar 1). Perbedaan keduanya adalah terletak pada gugus CH3 (pada klorofil-a) yang disubstitusi dengan HC=O pada klorofil-b. Klorofil-a mempunyai berat molekul 893 dan klorofil-b 907. Mengenai struktur klorofil-c sampai saat ini penulis belum mendapatkan informasi, namun yang jelas klorofil-c tidak mempunyai gugus phytol (C20H39OH) (STRICKLAND, 1960).
Klorofil-a dan -b apabila terhidrolisa, maka akan didapatkan alkohol yang disebut phytol. Gugus phytol membentuk sepertiga dari molekul klorofil dan mempunyai afinitas yang kuat terhadap oksigen. Bila diabukan, klorofil murni akan meninggalkan residu yang tersusun hanya dari magnesium-oxyde. Meskipun unsur besi (Fe) dan mineral-mineral lainnya adalah esensial bagi pembentukan klorofil dalam sel-sel hidup, namun magnesium (Mg) adalah satu-satunya unsur logam yang merupakan komponen klorofil.
SIFAT-SIFAT KLOROFIL FITOPLANKTON
1. Sifat Kimia
Klorofil-a, -b dan -c tidak dapat larut dalam air, tetapi dapat larut dalam berbagai jenis pelarut organik. Klorofil-a mudah larut dalam ethyl-alkohol, ethyl ether, aceton, chloroform dan carbon-bisulfide. Sedang-kan klorofil-b dan -c, dapat larut dalam pelarut yang sama meskipun tidak semudah klorofil-a.
MEYER & ANDERSON (1952) telah berhasil mengisolir klorofil-a dan -b dalam bentuk yang murni pada lebih dari 200 jenis tumbuhan tingkat tinggi. Klorofil-a dan -b mempunyai komposisi yang hampir sama, komposisi klorofil-a adalah C55H72O5H4Mg sedangkan klorofil-b adalah C55H70O6N4Mg, masing-masing dengan atom Mg sebagai pusat (Gambar 1). Perbedaan keduanya adalah terletak pada gugus CH3 (pada klorofil-a) yang disubstitusi dengan HC=O pada klorofil-b. Klorofil-a mempunyai berat molekul 893 dan klorofil-b 907. Mengenai struktur klorofil-c sampai saat ini penulis belum mendapatkan informasi, namun yang jelas klorofil-c tidak mempunyai gugus phytol (C20H39OH) (STRICKLAND, 1960).
Klorofil-a dan -b apabila terhidrolisa, maka akan didapatkan alkohol yang disebut phytol. Gugus phytol membentuk sepertiga dari molekul klorofil dan mempunyai afinitas yang kuat terhadap oksigen. Bila diabukan, klorofil murni akan meninggalkan residu yang tersusun hanya dari magnesium-oxyde. Meskipun unsur besi (Fe) dan mineral-mineral lainnya adalah esensial bagi pembentukan klorofil dalam sel-sel hidup, namun magnesium (Mg) adalah satu-satunya unsur logam yang merupakan komponen klorofil.

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Dewa Ayu Mery Agustin on May 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/17/2013

pdf

text

original

You're Reading a Free Preview
Pages 2 to 9 are not shown in this preview.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->