Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Demokrasi Dalam Perspektif Islam

Demokrasi Dalam Perspektif Islam

Ratings: (0)|Views: 101|Likes:
Published by ivanasenad
salem
salem

More info:

Published by: ivanasenad on May 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/20/2014

pdf

text

original

 
MAKALAHSTUDI KEPEMIMPINAN ISLAM
DEMOKRASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Disusun Oleh :
BRIGITA WIN ERWINA04711044
DOSEN : HUJAIR SANAKYFAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS ISLAM INDONESIAYOGYAKARTA2010
 
1
DEMOKRASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Oleh :BRIGITA WIN ERWINA04711044PENDAHULUAN
 Konsep kepemimpinan dalam Islam sebenarnya memiliki dasar-dasar yangsangat kuat dan kokoh. Ia dibangun tidak saja oleh nilai-nilai transendental, namuntelah dipraktekkan sejak berabad-abad yang lalu oleh nabi Muhammad SAW, paraShahabat dan Al-Khulafa' Al-Rosyidin. Pijakan kuat yang bersumber dari Al-qur'andan Assunnah serta dengan bukti empiriknya telah menempatkan konsepkepemimpinan Islam sebagai salah satu model kepemimpinan yang diakui dandikagumi oleh dunia internasional.Namun dalam perkembangannya, aplikasi kepemimpinan Islam saat initerlihat semakin jauh dari harapan masyarakat. Para tokohnya terlihat denganmudah kehilangan kendali atas terjadinya siklus konflik yang terus terjadi. Harapanmasyarakat (baca: umat) akan munculnya seorang tokoh muslim yang mampu danbisa diterima oleh semua lapisan dalam mewujudkan Negara yang terhormat, kuatdan sejahtera nampaknya masih harus melalui jalan yang panjang.
Tinjauan Umum Mengenai Kepemimpinan
 Secara etimologi kepemimpinan berarti Khilafah, Imamah, Imaroh, yangmempunyai makna daya memimpin atau kualitas seorang pemimpin atau tindakandalam memimpin. sedangkan secara terminologinya adalah suatu kemampuanuntuk mengajak orang lain agar mencapai tujuan-tujuan tertentu yang telahditetapkan. Dengan kata lain, kepemimpinan adalah upaya untuk
 
2
mentransformasikan semua potensi yang terpendam menjadi kenyataan. Tugasdan tanggungjawab seorang pemimpin adalah menggerakkan dan mengarahkan,menuntun, memberi mutivasi serta mendorong orang yang dipimpin untuk berbuatsesuatu guna mencapai tujuan. Sedangkan tugas dan tanggungjawab yangdipimpin adalah mengambil peran aktif dalam mensukseskan pekerjaan yangdibebankannya. tanpa adanya kesatuan komando yang didasarkan atas satuperencanaan dan kebijakan yang jelas, maka rasanya sulit diharapkan tujuan yangtelah ditetapkan akan tercapai dengan baik. Bahkan sebaliknya, yang terjadiadalah kekacauan dalam pekerjaan. Inilah arti penting komitmen dan kesadaranbersama untuk mentaati pemimpin dan peraturan yang telah ditetapkan.
III. Kepemimpinan dalam Islam
 
III. a. Hakekat Kepemimpinan
 Dalam pandangan Islam, kepemimpinan merupakan amanah dantanggungjawab yang tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada anggota-anggota yang dipimpinya, tetapi juga akan dipertanggungjawabkan dihadapanAllah Swt. Jadi, pertanggungjawaban kepemimpinan dalam Islam tidak hanyabersifat horizontal-formal sesama manusia, tetapi bersifat vertical-moral, yaknitanggungjawab kepada Allah Swt di akhirat nanti. Seorang pemimpin akandianggap lolos dari tanggungjawab formal dihadapan orang-orang yangdipimpinnya, tetapi belum tentu lolos ketika ia bertanggungjawab dihadapan AllahSwt. Kepemimpinan sebenarnya bukan sesuatu yang mesti menyenangkan, tetapimerupakan tanggungjawab sekaligus amanah yang amat berat yang harusdiemban dengan sebaik-baiknya. Allah Swt berfirman:"dan orang-orang yang memelihara amanah (yang diembankannya) dan janjimereka, dan orang-orang yang memelihara sholatnya, mereka itulah yang akanmewarisi surga firdaus, mereka akan kekal didalamnya" (QS.Al Mukminun 8-9)Seorang pemimpin harus bersifat amanah, sebab ia akan diserahitanggungjawab. Jika pemimpin tidak mempunyai sifat amanah, tentu yang terjadiadalah penyalahgunaan jabatan dan wewenang untuk hal-hal yang tidak baik.Itulah mengapa nabi Muhammad SAW juga mengingatkan agar menjaga amanah

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->