Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
amonia 2

amonia 2

Ratings: (0)|Views: 6 |Likes:
Published by Arief Aditama

More info:

Published by: Arief Aditama on May 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/13/2014

pdf

text

original

 
98
lenm
leknisf
angsional
`on
Penelm
?00_
PENANGKAPAN
DAN
PENGUKURAN
GAS
AMONA
PADA
KOTORAN
AVAM
HFNY
YIISRINI
Balui
Penelitian
Veteriner,
.11
.
RE
Murtudinutu
No
311,
Bogor
RNGKASAN
Bau
merupakan
msalah
bagi
mnusia
karena
dalam
jumah
tertentu
bisa
membahayakan
kesehatan
msyarakat
dan
lingkungannca
.
Pada
peternakan
ayam
biasan
a
bau
ditimbulkan
oleh
proses
pembusukan
kotoran
ayam
yang
disebabkan
olehpelepasan
gas
amnaDengan
bertamahnya
kebutuhan
mnusia
akan
daging
dan
telur
ayam
sebagai
sumber
protein
he%%ani
.
mka
bau
Nang
ditimulkan
oleh
kotoran
acamun
akanmenngkat
.
sejalan
dengan
pertumuhan
peternakan
ayam
Biasanyabau
akan
hilang
dengan
sendirinya
.
tapi
memerlukan
%%aktu
yang
cukup
lam
.
Denganpenambahan
zat
(
bahan-bahan
)
pengabsorbsi
juga
garamgaram
Nang
bersitatalkali
mka
bau
bisa
dihamat
.Dkarenakan
gas
ammnia
bersitat
basa
.
mka
dapat
direkaNasa
suatu
alat
Nang
dapat
menangkap
gas
tersebut
dengan
bahan
yang
bersiat
asam
Naitu
asam
borat
.
PENDAHULUAN
Ayam
adalah
salah
satu
komoditi
yang
memunyai
peranan
penting
dalam
pemenuhan
kebutuhanmsyarakat
akan
daging
clan
telur
sebagai
sumber
protein
hewan
.
Untuk
memenuhi
kebutuhan
tersebut
mka
dewasa
ini
banyak
sekali
usaha
yang
dilakukan
peternak
ayam
baik
ayam
petelur
mupunayam
pedaging
guna
menngkatkan
produksi
.
Dengan
adanya
usaha
tersebut
.
mka
akan
berdamak
negatif
padalingkungan
sekitarnya
.
Dampak
negatif
yang
dapat
ditimbulkan
terhadap
lingkungan
pada
proses
produksi
peternakan
ayam
biasanya
dikaitkan
denganjumah
kotoran
yang
dihasilkan
(Pauzenga
1991)
.
Produksi
kotoran
ayam
akanmenngkat
sejalan
dengan
besarnyausaha
peternakan
bila
tidak
dikelola
dengan
baik
akan
menmbulkan
msalah
lingkungan
diantaranya
adalah
pencemran
udara
.
air
clan
tanah
.
Proses
pembusukan
pada
kotoran
ayam
akan
menmbulkan
bau
yang
disebabkan
oleh
pelepasan
gas
amna
yang
merupakan
salah
satu
limbah
yang
berbau
clan
berbahaya
dalam
jumah
tertentu
karena
memliki
efek
yang
membahayakan
bagi
kesehatan
msyarakat
dan
lingkungannya
(USR
.
1988)
.
Konsentrasi
amna
diudaradapat
menyebabkan
iritasi
mta
clan
saluran
pernafasan
pada
mnusia
clan
hewan
itu
sendiri
(CHARLES
1991)
.
Pada
dasarnya
bau
yang
disebabkan
olehkotoran
akan
hilang
dengan
sendirinya
tapi
memerlukan
waktu
yang
cukup
lam
Denganpenambahan
zat
(bahan-bahan)
pengabsorbsi
juga
garamgaram
alkali
tanah
yang
dapat
mengurangi
pelepasan
gas
amnak
pada
kotoran
ayam
(SUTARTI
clan
RACHMAWATI
1994)
.
mka
proses
pelepasan
bau
dari
kotoran
ayam
akanterhambat
oleh
bahan-bahan
 
tersebut
.
Jumah
gas
amoniayang
dapat
dilepas
oleh
kotorandapatdiukur
dengan
cars
menangkap
gas
amonia
v'angbersifat
basa
dengan
suatu
larutan
asam
Padamakalah
ini
akan
disajikan
hasil
rekayasa
alat
penangkapan
gas
amoniayang
digunakan
percobaan
di
laboratorium
dan
hasil
analisa
gas
amonia
yang
dilepaskan
oleh
kotoran
ayamBahan
Alat
:
Kotoran
ayam
(layer/peteiur)
Asam
borat
(H3BO
)
Mercuri
chlorida
(HgCl,)
Kalium
iodida(KI)
Natrium
hidroksida
(NaOH)
Amonium
chlorida
(NH4CI)
Aquadest
BAHAN
DAN
METODA
Spektrofotometer
Timbangan
analitik
Kaca
arioji
Labu
ukur
100
m
.
250
m
.
1000m
.
Erlenmeyer
300
m
.
500
m
.
Pipa
plastik
dan
konektornyaPenutup
karet
dengan
pipa
kacanya
Parafi
Im
Botol
contoh
Pembuatan
pereaksi
Temu
l
ekms
k
ungsionol
\'
on
Penelin
200
2
Asam
borat
0
.02
N
dengan
menimbang
1
.90685
gramdalam
1
liter
air
.
PereaksiNessler
NaOH
5
N
dengan
menimbang
40gram
NaOH
dilarutkan
dalam
200
m
air
.
50
gram
KI
dilarutkan
dalam50
m
air
.
22
gramHgCl2
dilarutkan
dalam
100m
air
.
Larutan
KI
dan
larutan
HgCl=
dicampur
dandiencerkan
sampai250
m
dengan
air
kemudiantambahkan
larutan
NaOH
sedikit
dem
sedikit
99
 
Stdanar
larutan
NH3
(Im=10ugN=12,2ugNH3)
Penangkapan
dan
analisa
gas
ammonia
HASIL
DANPEMBAHASAN
7enru
leknis
Fungsional
\on
Penelin
2002
sampai
endapan
yang
terbentuk
larut
.
diamkan
satu
malam
dan
Baring
untuk
setiap
pemakaian
.
Stdanar
ditimbang
0
.3819
gram
dilarutkan
dengan1000
m
air
.
Larutan
beku
M
dipipet
sebanyak
10
m
kemudian
diencerkan
dengan
air
bebas
amoniak
sampai100
m
konsentrasi
ahkir
adalah
10
ppm
Kotoran
ayam
dikumpulkan
dalam
bak
plastik
dandiaduksampai
homogen
kemudian
kotoran
ayam
dibagi
menjadi
3
bagiansebagai
ulangan
.
Dari
setiap
bagian
ditimbang
100
gram
dan
dimasukkan
ke
dalam
Erlenmeyer
500
m
untuk
di
inkubasi
.
Masing-masing
perlakuandilakukan
tiga
kali
.
Gas
yang
terbentuk
akanditangkap
olehsuatu
alat
tangkap
yang
direkayasauntuk
digunakan
pada
percobaan
di
laboratorium
Cara
analisa
gas
amonia
dilakukan
dengan
alat
Spektrofotometer
sebagai
berikut
:
pertama-tama
dibuat
larutan
deret
stdanar(kurva
kalibrasi)
mulai
dari
blanko
(tanpa
larutanstdanar)
:
0
5
ppm
1
.0
ppm
2
.0
ppm
4
0
ppm
dengan
mempet
larutan
stdanar
masing-masing
0
5
m
:
1
.0
m
:
2
0
m
:
4
0
m
kedalam
tabung20
m
dan
setarakan
isinya
sampai
10
m
dengan
aquadest
.
kemudian
campur
dengan
0
5
m
larutan
Nessler
.
begitu
juga
dengan
10
m
larutan
asam
borat
0
.02
N
sebagai
larutan
contoh
yang
berisi
gas
amonia
Larutan
tersebut
diukur
dengan
alat
Spektrofotometer
pada
panjang
gelombang
425
nm
Alat
penangkap
gas
yang
dilakukan
di
peternakan
ayam
umumnya
menggunakan
alat
yang
tersedia
secara
komersial
.
namun
untuk
kegiatan
percobaan
dilaboratorium
telah
direkayasa
suatu
alat
penangkap
gas
yang
lebih
praktis
dan
murah
.
seperti
terlihat
pada
Gambar
I
.
Gas
amonia
yang
terbentuk
diatas
manur
didorong
oleh
aliran
udara
yang
berasal
dari
aerator
.
aliran
udara
disalurkan
melalui
pipa
plastik
dan
aliran
udara
tersebut
ditampung
sebagai
gas
amonia
bebas
dalam
larutan
asam
borat
.
Larutan
asam
yang
sering
digunakan
adalah
larutan
asam
borat
.
Larutan
penangkap
gas
(larutan
asam
borat)digantisetiap
hari
agar
larutan
yang
tertampung
tidak
jenuh
.
karena
larutan
asam
borat
sebanyak
200m
hanya
cukup
menampung
gas
amonia
selama
I
hari
.
Kemudian
gas
amonia
yangsudah
tertangkap
atau
tertampung
dalam
asam
borat
dapat
ditetapkansecara
kolorimetri
mempergunakan
alat
spektrofotometer
pada
sinar
tampak
pada

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->