Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kronologi Penjajahan Kolonial Belanda Di Indonesia

Kronologi Penjajahan Kolonial Belanda Di Indonesia

Ratings: (0)|Views: 559 |Likes:
Published by Lia Novhyta

More info:

Published by: Lia Novhyta on May 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2014

pdf

text

original

 
KRONOLOGI PENJAJAHAN KOLONIAL BELANDA DI INDONESIAKedatangan Bangsa Belanda ke Indonesia sampai dengan Terbentuknya VOC.Faktor pendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan adalah
:Kemajuan di Bidang Iptek, seperti ditemukannya kompas dan perahu layar.Kisah perjalanan Marcopolo dan pedagang Asia yang sampai ke Indonesia.Semangat Reconquesta (jiwa petualang).Penemuan Copernicus yang didukung Galileo yang menyatakan bahwa bumi itubulat.Keinginan untuk menyebarkan agama NasraniPelopor penjelajahan samudra adalah bangsa Portugis dan Spanyol, antara lain:
Bartholomeus Diaz
, berhasil menyusuri pantai barat Afrika sampai di UjungAfrika Selatan yang kemudian disebut Tanjung Harapan (
Cape Of Good Hope
).
Vasco da Gama
, berhasil mendarat di Calicut, India.
Alfonso de Albuquerque
, berhasil menundukkan malaka (1511) dan Maluku(1512).
Christopher Columbus
, Berhasil menyebrangi Samudra Atlantik mendarat dikepulauan Bahama dan menemukan Benua Amerika.
Ferdinand de Magelhaens
, berhasil tiba di Filiphina
Cortez
, berhasil menduduki Mexico (1519) dengan menakhlukkan bangsaIndian Aztec dan Maya.
Pizarro
, berhasil menakhlukkan kerajaan Inca di Peru.
 
 
2. Masa Pemerintahan Herman W. Daendles (1808-1811)
Pada tahun 1602, dibentuklah
VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie)
, atauPersekutuanMaskapai Perdagangan Hindia Timur (cukup disingkat Kongsi dagang milik Belanda)dibawah pimpinan
 Johan Olderbarnevelt
.
Tujuan dibentuknya VOC adalah
:Menghindari persaingan tidak sehat diantara sesama pedagang Belanda.Memperkuat posisi Belanda dalam menghadapi persaingan dengan pedagang daribangsa lain.Membantu dana pemerintah Belanda yang sedang berjuang menghadapi konflik denganSpanyol. Agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, VOC diberi
hak Istimewa(hak Octroi)
, yaitu :Dianggap sebagai wakil pemerintah Belanda di Asia.Hak monopoli dagang di wilayah-wilayah antara Amerika Selatan dan AfrikaHak memiliki angkatan perang dan membangun benteng pertahananHak menyatakan perang dan atau membuat perjanjian secara adil denganpenguasa pribumiHak mengangkat pegawaiHak memungut pajakHak melakukan pengadilan dan hak mencetak serta menyebarkan uang sendiri.
Beberapa Kebijakan yang diberlakukan oleh VOC di Indonesia antara lain :
Verplichte Leverantie
= Penyerahan wajib hasil bumi dengan harga yang telahditentukan VOC.
Contingenten
= Kewajiban bagi rakyat untuk membayar pajak berupa hasilbumi.
Ekstirpasi
= Hak VOC untuk menebang atau menggagalkan panenrempah-rempah agar tidak terjadi Over Produksi yang dapat menurunkan hargarempah-rempah.Peraturan tentang ketentuan areal dan jumlah tanaman rempah-rempah yangboleh ditanam.
Pelayaran Hongi
, yaitu pelayaran dengan menggunakan perahu Kora-kora(perahu perang) untuk mengawasi pelaksanaan monopoli dagang VOC danmenindak pelanggarnya.
Sebab-sebab kejatuhan VOC
:Biaya perang yang besar dalam menghadapi perlawanan Bangsa Indonesiasehingga menghabiskan kas Negara.Gaji pegawai yang rendah dan tidak sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnyasehingga mendorong mereka melakukan Korupsi. Korupsi tersebut otomatismenjadikan pemasukan Negara berkurang drastic.Kekalahan VOC menghadapi persaingan dagang dengan pedagang Eropa maupunpedagang Asia lainnya.Hutang VOC yang besar akibat dalam keadaan merugi tetapi tetap membayarkankeuntungan kepada pemegang Saham. Terjadinya perang Inggris, Belanda dan Perancis sehingga menjadikan jalurperdagangan tidak aman dan adanya blokade-blokade dagang.
 
3. Masa Pemerintahan Raffles (1811-1816)
Langkah-langkah pembaharuan yang harus dilakukan Daendles :
a. Dalam bidang pemerintahan:
Pusat pemerintahan (weltevreden) dipindahkan agak masuk kedaerahpedalaman.Membentuk secretariat Negara (
 Algement secretaric
).Membagi pulau jawa menjadi 9 prefektur dan 31 Kabupaten. Setiap prefekturdikepalai oleh seorang residen yang langsung dibawah pemerintahan WaliNegara (Daendles). Setiap residen membawahi beberapa bupati.
b. Dalam bidang hukum dan peradilan:
Membentuk 3 jenis peradilan berdasarkan ras, yaitu peradilan orang Eropa,Orang Pribumi dan pengadilan untuk orang timur asing.
c. Dalam bidang militer dan pertahanan :
Membangun jalan Anyer-Panarukan, yang disebut jalan pos besarMenambah jumlah angkatan perang dari 3000 menjadi 20000Membangun pabrik senjata di Gresik dan SemarangMembangun pangkalan angkatan laut di Ujung Kulon dan Surabaya.Membangun benteng-benteng pertahanan
d. Dalam bidang ekonomi dan keuangan :
Membentuk dewan pengawas keuangan Negara (
 Algemene Rekenkaer 
).Mengeluarkan uang kertas.Memperbaiki gaji pegawaiPajak in natura (
contingenten
) dan
Verplichte Leverantie
.Mengadakan monopoli perdagangan bebas
e. Dalam bidang sosial :
Pemberlakuan kerja rodiMengembangkan perbudakanMenghapuskan upacara penghormatan kepada residen, sunan / sultanMembuat jaringan pos distrik dengan menggunakan kuda pos.
Pada masa ini Indonesia berada dalam kekuasaan Perancis
Kebijakan utama Raffles adalah Pertanian Bebas (petani pribumi bebas menanmtanaman apa saja, baik kebutuhan sendiri maupun tanaman ekspor) & Sewa Tanah(
Landrent 
)
Kebijakan Raffles adalah :a. Bidang pemerintahan
Membagi pulau Jawa menjadi 18 Karisidenan. Setiap karisidenan dibagi menjadibeberapa distrik, setiap distrik terbagi beberapa divisi (kecamatan) dan setiapdivisi merupakan kumpulan beberapa desa.Mengganti sistem pemerintahan feodal menjadi sistem pemerintahan kolonialbercorak Barat.Bupati-bupati dijadikan pegawai pemerintah kolonial yang langsung dibawahpemerintahan pusat.
b. Bidang Ekonomi dan Keuangan
Petani diberikan kebebasan untuk menanam tanaman ekspor dan pemerintahberkewajiban membuat pasar untuk merangsang petani menanam tanamanekspor.Penghapusan pajak hasil bumi (Contingenten) dan sistem penyerahan wajib.Penetapan sewa tanah (landrent). Petani pribumi dianggap sebagai penyewatanah pemerintah sehingga tanah yang dikelola oleh petani harus membayarpajak.Pemungutan pajak awalnya secara perorangan, tetapi karena petugas tidak cukupmaka dipungut per desa dan dibantu oleh Bupati dan kepala desa.Mengadakan monopoli garam dan minuman keras.
c. Bidang Hukum.
Membentuk badan penegak hukum yaitu
Court of Justice
(tingkat residence),Court of Request (divisi) dan police magistrate.
d. Bidang Sosial.
Menghapuskan kerja rodiPenghapusan perbudakanPeniadakan hukumam-hukuman yang kejam dan menyakiti.
e. Bidang ilmu pengetahuan dan budaya.
ditulisnya buku tentang
History of Java
mendukung Bataviaasch Genootschap, sebuah perkumpulan kebudayaan danilmu pengetahuan.Ditemukannya bunga Rafflesia Arnoldi.Dirintisnya pembangunan Kebun Raya Bogor.

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->