• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
1
Kaum Injili menganut...
...PELAYANANBERLANDASKAN‘SABDADAN ‘UCAPAN’
OLEH: IR ETSIM AISAHARKhusus bagi umat Kristiani yang ingin lebih maju secara rohani.
MAZMUR 8:2-3...
dibaca
...DALAM IMANKAUM INJILI:
Ya
TUHAN, Tuhan 
kami, betapa mulianya Ya
YESUS, Raja 
kami,betapa mulianyanama
Mu 
di seluruh bumi! nama
Yesus 
di seluruhbumi!Keagungan
Mu 
Keagungan
Yesus 
yang mengatasi langit dinyanyikan. yang mengatasi langitdinyanyikan.
Dari mulut
bayi-bayi 
Sejak masa
bayi 
dan
anak-anak yang menyusu 
dan
balita 
telah
Kau 
letakkan
dasar kekuatan 
telah
Yesus 
luapkan
otoritas 
darimulut/ucapan
kami...karena
lawan
Mu... karena
Iblis, lawan
Mudan
lawan kami...
2
untuk membungkamkan untuk membungkamkan
musuh
dan
pendendam.
Iblis
dan
malaikat- malaikatnya.
Hallelu
yah
! Hallelu-
Yesus
!
Bahkan sejak manusia belajar berbicara,terpancar kuasa(-Yesus) dalam setiap ucapan orang percaya;untuk membungkam Iblis dan malaikat Iblis,yang memusuhi orang-yang-percaya-kepada-Yesus-Kristus!Mulialah Yesus Kristus dalam kehidupan saya; Amin.
 
3
PENDAHULUAN
Di muka bumi ini sudah terbentuk ratusan Sekte-Kristiani, denganragam-ragam pelayanan yang dikenal dan dikembangkan oleh masing-masing Sekte. Untuk beragam-ragam pelayanan yang dikenal, misalnyapelayanan-pertobatan, pelayanan-orang-sakit, pelayanan-pengusiran-setan, dll., beragam pula teknik atau metode pelayanan yangdikembangkan.Sebagai contoh, untuk satu jenis:
pelayanan-pertobatan,
dikenalpelbagai ragam metode... Sebagian (sebut saja: Golongan-1)menganggap bahwa jika sudah dibaptis oleh Gereja itu dan menjadianggota tetap, maka orang itu sudah bertobat. Sebagian lain (Gol.-2)menekankan, bahwa (calon-)petobat itu harus dibaptis dan didoakanoleh Pendeta, untuk pengampunan dari dosa-dosanya. Sebagian lainlagi (Gol.-3) mene-gaskan, perlu (calon-)petobat itu dikenaipenumpangan tangan oleh seorang Pendeta yang terbukti pelayanannyadiurapi Tuhan. Malah ada (Gol.-4) yang menekankan, penumpangan-tangan itu harus disertai bahasa-lidah! Mungkin ada lagi golongandengan metode lain, barangkali Gol.-5(?).Nah, untuk satu urusan, yang bernama pelayanan-pertobatan, ternyataada beragam metode, padahal
Tuhan yang disembah adalah satu
:Yesus Kristus. Maka dari (kata-kan saja) lima metode yang dianjurkanoleh lima golongan itu, tentunya hanya satu yang sesuai dengan pikiranTuhan! Tidak mungkin kelima metode itu tepat dengan pikiran TuhanYesus! Atau bahkan kelima metode itu meleset!?
Di manakah kebenaran??
Kaum Injili sungguh beruntung, dibimbing oleh Roh Yesus menelitiseluruh pelayanan Yesus di dalam pelbagai rekaman Injil, besertapengajaran para Rasul, demi menun-tun (calon) pengikut Yesus kedalam kebenaran Yesus Kristus!Buku kecil ini secara sekilas mengamati pelayanan Yesus selama dibumi, sekaligus memaparkan
metode yang dianut oleh Yesus
sendiri,beserta
tanggapan para Rasul,
yang ditampilkan di dalam pelbagaipelayanan mereka! Nah, jika Pembaca mau meningkat menjadi orangKristen yang ‘pas’,
menurut standard Yesus
(bukan sekedar standardSekte-sekte), selayaknyalah Pembaca mematuhi prosedur yang Yesuskembangkan atau Yesus ajarkan sendiri! Sebab Yesus Kristuslah yang
4
Juruselamat kita, bukannya Gereja-gereja atau Sekte-sekte. Hallelu-Yesus!
1. KERAJAAN SORGA: ‘KERAJAAN HUKUM’
Singkat-singkat saja, Injil yang diberitakan oleh Yesus-Anak-Manusiaadalah Injil Kerajaan (-Sorga) [Mat.24:14; Luk.8:1, dll.], bukan InjilGereja, bukan pula Injil Katolik, juga bukan Injil Protestan atau InjilSekte-sekte! Jelas sekali perintah pertama Yesus dalam rekaman-rekaman Injil adalah [Mat.4:17]:
“Bertobatlah, sebab Keraja-an Sorga sudah dekat!” 
Bukan masalah mengikuti ibadah Mingguan, bukanurusan rituil begini-begitu, bukan kegiatan lainnya, tetapi tindakanbertobat! Perintah per-tama Yesus bukan urusan menjadi umat(beragama) Kristen, bukan urusan menjadi warga Sekte atau anggotaGereja-ini-itu, melainkan
hal memasuki Kerajaan Sorga!
Masih tentang Kerajaan Sorga, Yesus sendiri bersabda [Mat.12:28]:
“...tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Theos, maka sesungguhnya Kerajaan Theos 
{sama dengan Kerajaan Sorga; Pen.}
sudah datang kepadamu.” 
Jelas sekali,
Yesus mengkaitkan
halbergabungnya seseorang ke dalam Kerajaan Sorga dengan urusanpengusiran setan-setan dari dirinya. Mengapa? Karena Injil mengajar:
Iblis dengan malaikat-malaikatnya (setan-setan) adalahpemberontak dari Sorga, jatuh ke dalam dunia,lalu menyesatkan seluruh dunia [Why.12:7-9].
CATATAN (memperhatikan Mat.12:28; ‘Roh Theos’): 
Dalam Alkitab standard(L.A.I.) digunakan istilah ‘Roh Allah’, sementara istilah ‘Allah’ berasal dari namasembahannya (‘Theologia’) Muhammad, yakni nama-pribadi (
‘proper-name’
)tokoh sembahan itu. Theologia Perjanjian Baru (dalam bahasa asli: Yunani)menggunakan istilah ‘Theos’ (yakni gelar atau
‘generic-name’
, bukan ‘proper-name’).
Tidak etis ‘proper-name’ suatu tokoh dimanfaatkan menjad‘generic-name’ tokoh lain.
Kerancuan akan timbul. Tudingan:
“Mencuri hak- cipta!” 
akan muncul! Karena Kaum Injili tidak menganut Theologia-Muhammad,melainkan Theolo-gia P.Baru, maka pemakaian istilah ‘Allah’ untuk menunjukSembahan Kristiani diakhiri di sini! Selanjutnya akan digunakan istilah ‘Theos’,istilah yang (tentunya) disahkan oleh Roh Kudus, yang mewahyukan (danmengharuskan) penulisan Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani.
 
5
Kembali kepada Mat.12:28, oleh siapakah setan-setan harus diusir daridiri anda? Penjelasannya disajikan pada Bab-5 dan 6!Selanjutnya, jika ada Kerajaan (Sorga), tentu ada Raja yang memerintahKerajaan itu. Injil Kerajaan Sorga memberitakan bahwa sejak harikelahiranNya [Mat.2:2], Yesus sudah diperlakukan sebagai Raja (ingatorang Majus, yang mendatangi serta menyembah
‘Raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu’ 
?). Sampai kepada penyalibanNya [Mat.27:37:...
”Inilah Yesus Raja orang Yahudi” 
], berlanjut sampai kepadakedatangan Yesus yang kedua kali [Mat.25:31-34: ...
Dan Raja itu akan berkata kepada yang disebelah kananNya...
]. Jelas sekali...
...Yesus adalah Raja Sorga yang diberitakan oleh Injil Kerajaan.
Selanjutnya, sewajarnyalah Raja memberlakukan Hukum di dalamKerajaanNya! Tidak heran, sejak zaman Nabi Yesaya [Yes.42:1-4]sudah dinubuatkan tentang Yesus, yang akan menegakkan Hukum,sampai ‘menang’. Realisasi nubuatan itu ditegaskan oleh Matius[Mat.12:18-21, khusus ayat-20]:
Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya...
sampai Ia menjadikan hukum itu menang.
Amatilah sabda-sabdaNya yang berisi pelbagai kecaman terhadapberbagai pihak pada Rekaman-Injil Matius Pasal-11 dan -12. Penulismencatat
kecaman terhadap Yohanes Pembaptis,
yang menjadi ragutentang Yesus [11:11-14];
kecaman atas masyarakat yang kecewalalu menolak Yesus
[11:16-19];
kecaman atas kota-kota yang engganbertobat,
seraya hukuman yang menanti kota-kota itu [11:20-24];
kecaman terhadap orang-orang bijak dan pandai
[11:25-28];
kecaman atas orang-orang yang memberhalakan Sabat
[12:1-4];
kecaman atas peraturan-per-aturan yang tidak sehat,
yang bukanberasal dari Sorga [12:5-8];
kecaman atas dangkalnya pemahaman
orang Farisi tentang roh dan setan [12:22-27];
kecaman atas perilakuyang tidak benar
[12:30-35];
kecaman atas dasar kepercayaan yangmeleset
(berdasar mujizat, bukan berdasarkan iman) [12:38-42], diikutigambaran tentang penghakiman yang akan terjadi;
kecaman ataspelayanan-pengusiran setan yang tidak tuntas
[12:43-45]; dan
kecaman atas tatanan-keluarga yang berdasarkan darah dandaging
, suatu hal yang tidak berlaku di dalam KerajaanNya [12:46-50].
Sebelas (!) macam kecaman
itu bernuansa penghakiman,menunjukkan kepada Pembaca
wibawa (otoritas) menghakimi
yangYesus miliki!
6
Silahkan pula Pembaca membaca pula tentang
‘Delapan-Celaka’
yangYesus lontar-kan kepada para ahli Taurat dan orang-orang Farisi, yangditudingNya munafik [Mat.Ps.23]! Bagus jika Pembaca meneliti Pasaltersebut. Puncak (kemenangan) dari Hukum Kerajaan Sorga terjadipada Hari Penghakiman, pada waktu Yesus menjadi Hakim Yangmengadili umat manusia dan setan-setanpun [Mat.25:41]. Sungguh...
‘Hukum’ adalah pancaran Wibawa Kerajaan Sorga!
2. MENURUT UCAPANMU....
Mat.12:37 adalah satu sabda Yesus yang bernuansa Hukum:
“...Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.” 
Di dalam Kerajaan Sorga, ucapan setiap orang berkaitan langsungdengan Hukum.
Di dunia ini tidak terlalu nampak keterkaitan ucapanterhadap Hukum-hukum Negara. Sebab kemampuan hamba-hambaHukum di Dunia untuk melakukan pe-mantauan dan pencatatan atassetiap ucapan warga-negara sangat terbatas! Tetapi tidak demikianhalnya dengan Kerajaan Sorga! Raja Sorga memiliki telinga seluas bumi.Dan serba-hadir (omni-present) pula. Maka setiap ucapan setiap orangdapat didengar dan dicatatNya. {Ingat sabda Yesus?
“...Dan kamu,rambut kepalamupun terhitung semuanya...” 
[Mat.10:30]}. Tambahanlagi, hadir pula si Iblis beserta ber-laksa malaikatnya [Why.12:4,7-9]yang selalu mengintai perilaku dan ucapan manusia untuk,
s
iang malam didakwanya di hadirat Theos 
[Why.12:10]! Maka setiap orang haruswaspada akan ucapan-ucapannya, berdasarkan mana ia mungkindibenarkan, mungkin juga dihukum!Pembaca yang terkasih, belajar sabda Yesus tidak cukup denganmembaca apa yang diucapkanNya. Bahkan
apa yang tidak diucapkan
oleh Yesus harus diperhatikan pula. Beberapa di antaranya:
** Tidak ada sabda Yesus yang berbunyi: 
“Karena menurut
baptisanmu
engkau akan dibenarkan, menurut baptisanmu pula engkauakan dihukum...” Anehnya, dan sedihnya, Sekte-sekte Kristiani bertikaiurusan metode pembaptisan-air. Yang menganut baptisan-selamcenderung meremehkan yang melakukan baptisan-percik, dan masing-masing menganggap diri sudah benar! Ada satu saja Tuhan (Yesus),sementara ada beberapa metode pembaptisan(-air); bukankah ini berarti
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...