Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
madura

madura

Ratings: (0)|Views: 19 |Likes:
Published by Kang Fendi
madura
madura

More info:

Published by: Kang Fendi on May 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/23/2013

pdf

text

original

 
RANCANG BANGUN APLIKASI PENERJEMAH BAHASA INDONESIA-BAHASAMADURAMENGGUNAKAN FREE-CONTEXT PARSING ALGORITHM BERBASIS WEBHasanJurusan Teknik Informatika-Fakultas Teknik, Universitas TrunojoyoKampus Unijoyo, telang-Kamal, Bangkalan-MaduraHs_astral687@yahoo.co.id/astral687@gmail.comAbstractMinimnya pengetahuan dan sedikitnya pola pelestarian Bahasa Madura khususnya Bahasayang halus menyebabkan Bahasa tersebut terancam kepunahanya. Oleh karena itu perluadanya pola pelestarian yang lebih dinamis dan sesuai kebutuhan masyarakat. Salah satunyayaitu dengan membuat suatu aplikasi penerjemah Bahasa Indonesia-Bahasa Madura.Untuk mempermudah pembuatan alat penerjemah tersebut digunakanlah sebuah metodeFree-Context Parsing yang cukup handal untuk digunakan sebagai algoritma mencocokankata. Media internet dipilih sebagai salah satu solusi pengaplikasian pada masyarakat, mediaini mendukung masyarakat untuk dapat belajar dan melestarikan Bahasa Madura dimanapundan kapanpun selama ada komputer yang terkoneksi pada internet.Diharapkan dengan adanya penerjemah Bahasa Madura ini dapat menjadi referensi dalammempelajari maupun meningkatkan kemapuan berbahasa Madura dengan benar dan tepatkhususnya Bahasa Madura halus yang merupakan alat komunikasi dengan orang yang lebihtua dan orang yang dianggap perlu dihormati juga dapat memberi sedikit tempat bagi BahasaMadura untuk bertahan dan lebih dikenal.Kata kunci: Free-Context Parsing Algorithm,Bahasa Indonesia, Bahasa Madura.1. PENDAHULUAN1.4 Latar BelakangPesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini berdampak terhadap maju ataumundurnya suatu kebudayaan. Bahasa daerah merupakan salah satu unsur kebudayaannasional dan dilindungi oleh Negara[1]. Namun kondisi Bahasa Madura sebagai Bahasadaerah terbesar ke empat di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan, Bahasa Madura nyaris punah. Sebagian masyarakat Madura sendiri jarang sekali memakai Bahasa Madura dalam berkomunikasi sehari-hari. Hal itu terbukti dari warga Madura yang telah kawin silangdengan suku Jawa. Kemudian ketika anaknya lahir diajari Bahasa Indonesia. Padahal BahasaMadura sendiri merupakan Bahasa paling besar keempat di negara Indonesia[2]. Oleh karenaitu, perlu adanya formula yang dapat mempertahankan eksistensi bahasa Madura,khususnya bahasa Madura tingkatan yang halus.Masalah besar yang dihadapi sekarang tidak hanya karena pekawinan dengan orang luar Madura yang pada akhirnya Bahasa Ibu tersebut termarjinalkan dari orang Madura sendiri.Tidak jarang anak muda Madura yang merasa gengsi saat berkomunikasi dengan penduduk luar daerah ini karana kecintaan dan kurangnya pemahaman terhadap Bahasa Madura minimsekali.Bagaimana membuat Bahasa kita tetap bertahan di negara sendiri, kalau masyarakat sendirikurang menghargai budaya warisan leluhur. Sedangkan disana, masih banyak masyarakatyang ingin mempelajari dan tertarik dengan budaya kita, mulai dari pengucapan sampai penerjemahan Bahasa Madura namun terbentur dengan akses yang terbatas di media,khususnya media internet.Oleh karena itu, aplikasi penerjemah dibutuhkan untuk menjawab permasalahan akibatminimnya alat yang ada saat ini. Aplikasi berbasis web ini akan menjadi referensi bagi setiaporang yang hendak belajar Bahasa Madura khususunya Bahasa Engghi-Bhunten. Melalui
 
media online atau internet, diharapkan program yang dirancang akan mudah diakses dandiaplikasikan oleh masyarakat luas. Program ini, dirancang untuk dapat digunakan olehsemua pihak, baik usia sekolah maupun masyarakat umum dan berfungsi untuk menterjemahkan terjemahan dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Madura.2. TINJAUAN PUSTAKA2.1 Bahasa MaduraBahasa Madura adalah bahasa daerah (vernacular language) yang dipakai oleh orang Madurasebagai alat untuk berkomunikasi, untuk menunjukkan identitas dan ekstensi sebagai salahsatu suku yang ada di nusantara yaitu suku Madura[4].Bahasa Madura mempunyai penutur kurang lebih 15 juta orang dan terpusat di Pulau Madura,ujung timur Pulau Jawa ataudikawasan yang disebut kawasan tapal kuda, terbentang dari Pasuruan, Surabaya, Malangsampai Banyuangi, Kepulauan Kangean, Kepulauan Masa Limbo hingga PulauKalimantan.Bahasa Madura termasuk bahasa melayu-polynesia itu berada dalam kelompok yang lebih kecil lagi bergabung dengan bahasa jawa, sunda,bali, dan melayu.Bahasa Madura standar yang dipakai atau yang dianggap yang terbaik adalah dialek Madura bagian timur yaitu sumenep dan diajarkan di sekolah tingkat SD dan SLTP diseluruh Madura.Bahasa Madura erat kaitanya dengan bahasa jawa, banyak dijumpai persamaanya(dalam bahasa tingkat Èngghi-bhunten) meskipun beda dalam pengucapanya, ia juga tidak luput dari pengaruh bahasa asing antara lain; Bahasa Arab dimana mayoritas orang Madura adalahmuslim, bahasa inggris,bahasa belanda, bahasa sansakerta, bahasa portugis, bahasa Persia dan bahasa Tamil[4]2.1.1Ciri Ciri Bahasa Madura1. Bahasa Madura tidak mengenal kata ganti orang ketiga
Bahasa Madura “asli” yang dipalkai oleh orang Madura yang belum terpengaruh Bahasa lain,
dipakai istilah khusus (special term) untuk sebutan kata ganti orang
ketiga, seperti “ia” atau“dia” didalam percakapan, maka dipakailah kata
-kata pengganti sesuai kata benda dan pelakunya.Contoh:Pak camat mega ajâmma= pak camat menangkap ayamnya.2. Bahasa Madura mempunyai fonem-fonem beraspiratBahasa Madura mempunayi f 
onem
-
fonem tanaspirat, yaitu b,d,d,g,j dan fonem
-
fonem beraspirat, yaitu bh,dh,h,gh,jh Fonem beranspirat tersebut bersifat fonemik memgingat
kemampuanya sebagai pembeda makna.Contoh:Teranspirat : Bâbâ = bawahAspirat : Bhâbâng = bawang3. Bahasa Madura
mempunayai fungsi morfem “Tang”
 
Bahasa Madura “asli” yang dipalkai oleh orang Madura yang belum terpengaruh Bahasa lain,dipakai istilah “Tang” sebagai penanda pemilik (Possesive pronoun) untuk orang pertama
(persona kesatu) dalam tigkat Bahasa umum enjâ-iyâ.Contoh:Tang buku (buku saya) Bukan Bukuna sengkok 4. Bahasa Madura mempunayai fungsi morfem (
 – 
a)Dalam Bahasa madura menggunakan sufiks(
 –a) untuk menayatakan kata kerja future”akan”
 Contoh:
Sèngko‟ abinèah(=Saya akan beristri) [4]
 2.1.2 Tingkat bahasa (Bahasa Madura)Sebenarnya ada lima tingkat bahasa (speech level) dalam bahasa madura, namun pembagian
 
tingkat bahasa tersebut disederhanakan menjadi tingkat saja, yaitu tingkat bahasa kasar (enjâ-iyâ), tingkat bahasa tengah (èngghi-enten) dan tingkat bahasa halus(èngghi-bhunten). Padadasarnya tingkatan bahasa madura itu lazimnya dibagi menjadi tiga tingkat bahasa[4], yaitu:1. Tingkat Bahasa Umum (Enjâ- iyâ)Di Madura, bahasa Enjâ- iyâ ini dipakai oleh anak-anak dengan anak-anak sebaya sebagai bahasa keakraban, orang dewasa dengan orang dewasa yang dikenal sejak kecil atau sudahakrab,orang tua kepada anaknya sendiri,keponakanya dan kepada orang yang sudah akrabdengannya, juga dipakai oleh sebagian golongan priyayi kepada orang kebanyakan (Rakyat).Contoh
1. Apa bâ‟nah ella taoh? (Apakah kamu sudah tahu?)
 
2. Sapa nyamanah bâ‟nah, le‟? (siapa nama kamu,dik?)
 2. Tingkat Bahasa Tengah (Èngghi-enten).Tingkat bahasa menengah ini di bangkalan terdengar engghi-enten, merupakan bahasa tingkattengahan ayang dipakai anak pedesaan pada orang tuanya, paman, bibinya dan kepada orangyang lebih tua darinya. Di perkotaan dipakai oleh seorang mertua kepada menantunya, namunsekarang kebanyakan para mertua sudah memakai tingkat bahasa halus, di pedesaan jugadipakai oleh para istri kepada suaminya. Namun sekarang taingkat bahasa tengahan ini sudah jarang terdengar, sudah tidak dimengerti oleh generasi muda sakarang, contoh:1. Nape dikah pon tao?(apakah kamu sudah tahu?)
2. Sera nyamanah dhikah, le‟? (siapa namanya kamu
,dik?)3. Tingkat Bahasa Halus(Èngghi-bhunten).Merupakan bahasa halus (=Alos) yang dipakai sebagai kata pengantar dalam pertemuan- pertemuan, rapat-rapat musyawarah tanpa pengecualian yang hadir juga ada orang muda dananak, dipakai orang dewasa yang baru dikenal baik kepada yang lebih tua maupun terhadapyang lebih muda sebagai bahasa pergaulan yang sopan, dipakai anak-anak kepada orangtuanya sendiri maupun kepada orang dewasa lainya, dipakai murid kepada gurunya.Contoh:1. Ponapah panjhennengan ampon mèyarsa? Apakah kamu sudah tahu?
2. pasèrah asmanah pnjennegan le‟? (siapa nama kamu dik?)
 Diluar ketentuan pembagian tingkatan bahasa Madura diatas masih ada tingkatan bahasayang dipakai sebagian kecil golongan masyarakat priyai atau kraton kepada sesama priyainyadan dipakai untuk berdoa kepada Allah SWT. Tingkatan bahasa ini diistilahkan tingkatan bahasa umum=Lomrah (L), Tengah=tengaan(T) Halus=Alos(A) dan halus/tinggi = Alostengghi(AT)Contoh:
L : sèngko = saya L : bâ‟na
 T : bulâ = saya T : dhikaA : kaulâ = saya A : sampèanAT : bhâdhân kaulâ AT : panjenenganabdhina(=saya)padhâ panjenengan, ajunan dhâlem (= kamu)2.1.3 Dialek-dialek Bahasa MaduraBahasa Madura juga mempunyai dialek-dialek yang tersebar di seluruh wilayah tuturnya. DiPulau Madura sendiri pada galibnya terdapat beberapa dialek seperti :1. Dialek Bangkalan2. Dialek Sampang3. Dialek Pamekasan4. Dialek Sumenep, dan5. Dialek Kangean

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->