Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
geohistori hindu budha.doc

geohistori hindu budha.doc

Ratings: (0)|Views: 236|Likes:
Published by Tianz Eonni

More info:

Published by: Tianz Eonni on May 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/10/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang Masalah
Sejarah dapat dikatakan sebagai sebuah ilmu yang pada dasarnya mencakup seluruhilmu yang ada. Luasnya kajian bidang kajian Sejarah mulai dari ekonomi, pendidikan, politik, budaya hingga sosial menjadikan ilmu ini kaya akan materi. Namun hal ini tidak sesuaidengan sumber Sejarah yang ada. Ilmu ini dianggap susah dikarenakan sulitnya mencarisumber primer yang ada. Selain itu, ilmu yang mempelajari masa lalu ini banyak dinilaisebagai bidang studi yang tidak begitu penting mengingat semua ilmu mengajarkan kita untuk memandang masa depan.Sejarah yang seharusnya penting dan mencakup banyak kajian selanjutnya dalam perkembangan menjadi sebuah ilmu yang hanya memusatkan kajian pada hal-hal tertentusaja. Sebagai contoh, banyak sekali buku Sejarah yang memandang peristiwa Sejarah darisegi politik saja sehingga peristiwa sejarah hanya ditinjau dari segi politik saja. Namun sedikitdemi sedikit ilmu Sejarah saat ini mulai mengkaji banyak hal, sejarah perempuan, sejarahmaritim, sejarah budaya dsb. Memang yang seharusnya terjadi seperti ini, bahwa sebuah peristiwa sejarah hendaknya jangan dilihat dari segi politiknya saja, namun juga dilihat darisegi lainnya, seperti dari segi kondisi lingkungannya atau kondisi geografinya.Menginjak bahasan tentang Geohistori, maka akan kita lihat sebuah kajian sejarahyang berbeda dari biasanya, ketika banyak peristiwa hanya dikaji dari segi politiknya, makageohistori menawarkan kita kajian peristiwa dari segi geografinya, bagaimana lingkunganmempengaruhi peristiwa itu bisa terjadi. Geohistori yang tergolong unik ini hingga saat inimasih terbatas keberadaannya. Hal ini terbukti dengan terbatasnya sumber-sumber (baik dokumen, buku dsb) yang mengkaji sebuah peristiwa menggunakan sudut pandang geohistori.Menginjak pada pembahasan sejarah masa Hindu-Budha di Indonesia, banyak sumber yang bisa diakses untuk mengetahui gambaran detail tentang masa itu. Namun kembali lagi pada permasalahan yang sudah dibahas diatas, bahwa sejarah masa Hindu-Budha yangdibahas banyak pada bidang politik dan seni. Masih sangat terbatas pembahasan yangmenyangkut geohistori.
1
 
Jika membahasa tentang kerajaan-kerajaan masa Hindu-Budha, maka bahasan pastiakan banyak berpusat pada segi politiknya saja. Bagaimana perluasan wilayah, kondisimasyarakat, perekonomian dsb namun jarang dibahas bagaimana letak ibukota kerajaan. Rata-rata bahasan tentang ibu kota hanya disinggung secara singkat dan kurang mendalam. Padahalibukota ini juga penting sebab istana maupun pusat kerajaan berpusat di ibukota ini. Padadasarnya ibukota merupakan pusat seluruh aktivitas kerajaan. Karena terbatasnya bahasantentang ibukota ini, maka dibuatlah makalah yang berisi tentang ibukota kerajaan-kerajaanmasa Hindu-Budha di Indonesia. Namun perlu digarisbawahi bahwa disini hanya dibahas beberapa kerajaan di masa Hindu-Budha.
B.Rumusan Masalah
Dari uraian diatas, maka rumusan masalah yang diangkat yakni:1.Bagaimana gambaran umum dan letak ibukota kerajaan Sriwijaya, Tarumanegara,Erlangga, Singosari dan Majapahit?
C.Tujuan
Makalah ini bertujuan untuk:1.Mendeskripsikan gambaran umum dan letak ibukota kerajaan Sriwijaya, Tarumanegara,Erlangga, Singosari dan Majapahit
2
 
BAB IIPEMBAHASANA.KERAJAAN SRIWIJAYAGambaran Umum Kerajaan Sriwijaya
Gambar : Letak Kerajaan Sriwijaya (www.google.com)Keadaan alam turut mempengaruhi lahir dan berkembangnya sebuah kerajaan.Menjelang awal berdirinya Sriwijaya gejala-gejala geologi menunjukkan Indonesia bagian barat termasuk Sunda plat menjadi satu dengan daratan Asia. Akibat mencairnya es di daerahkutub banyak daerah ang tenggelam sampai kedalaman lebih kurang 70 sampai 80 meter,sehingga terbentuk dangkalan sunda dan beberapa tempat berbentuk pulau-pulau. Ada teoriyang menyebutkan bahwa sampai pada abad X M (masa tumbuh dan berkembangyaSriwijaya) Malaya bersambung dengan dengan Bangka- Biliton. Namun juga ada geolog lainyang berpendapat bahwa Malaya hanya bersambung sampai ke kepulauan Lingga-Singkep.Angin musim berpengaruh, sehingga banyak pedagang atau musyafir tertahan lama dikota- kota yang dikuasai oleh Sriwijaya. Angin sangat menguntungkan , sebab pegunungan
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->