Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
model-I-O

model-I-O

Ratings: (0)|Views: 149|Likes:
Published by Noor Fadhila
Input Output Analysis
Input Output Analysis

More info:

Published by: Noor Fadhila on May 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/12/2013

pdf

text

original

 
1
BAHAN KAJIANMK. PERENCANAAN LINGKUNGAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH
ANALISIS INPUT-OUTPUT (I-O)
Diabstraksikan Oleh:Prof Dr Ir Soemarno,M.S.PSDAL-PDIP-PPS-FPUB Oktober 2011
1. HUBUNGAN ANTAR INDUSTRI
 Tujuan umum model I-O ialah menjelaskan besaran aliran antarindustri dalam hubungannya dengan tingkat produksi dalam setiap sektor.Satu aspek yang sangat penting dalam perekonomian yaitu hubunganantar industri. Hubungan ini bersifat saling ketergantungan satu denganyang lain. Hasil produksi satu macam produksi berarti bahan dasar bagiindustri lain, atau dengan kata lain, keluaran industri i merupakanmasukan bagi industri k. Oleh karena itu perubahan pada suatu industriakan berpengaruh pada industri yang lainnya. Perubahan input akanmenyebabkan perubahan output, yang berarti perubahan masukan bagiindustri lain, dan dengan demikian secara berantai pengaruh ini akandirasakan oleh industri yang saling berkaitan tadi. Dari hubungan sepertiini jelas terlihat adanya pengaruh timbal balik. Hubungan inilah yangdisebut sebagai hubungan Input- Output.Pengaruh perubahan dalam satu industri pada industri lain akanbergerak secara berantai. Hubungan ini dapat dikalsifikasikan menjaditiga macam, yaitu :(1).Hubungan Langsung, adalah pengaruh yang secara langsungdirasakan oleh sektor yang menggunakan input dari output sektoryang bersangkutan. Misalnya, Kalau industri konveksi menaikkanproduksinya menjadi dua kali lipat maka permintaan akan benang,tekstil, dan kancing juga akan naik lebih kurang dua kali lipat.Kenaikan industri tekstil pasti akan berpengaruh terhadap industrilainnya, seperti pengangkutan.(2).Hubungan tidak langsung, adalah pengaruh terhadap industri yangoutputnya tidak digunakan sebagai input bagi keluaran industri yangbersangkutan. Misalnya, pengaruh industri konveksi terhadap industri jasa pengangkutan.(3).Hubungan Sampingan, adalah pengaruh tidak langsung yang lebihpanjang lagi jangkauannya daripada pengaruh langsung tersebut diatas. Misalnya, Peningkatan rproduksi sektor industri tertentu akanmeningkatkan pendapatan buruh industri, atau peningkatan jumlahburuh yang berarti pula peningkatan sejumlah buruh tersebut.
 
2
Dengan epeningkatan ependapatan ini maka permintaan ataukebutuhan beras dapat naik. Teknik analisis I-O di bidang industri juga dapat diterapkan untukkepentingan analisis perencanaan. Pendekatan melalui I/O antar wilayahmempunyai peranan epenting untuk memecahkan persoalan hubunganantar daerah dan pegangan dasar kebijaksanaan. Analisis ini sangatberguna untuk menggambarkan suatu proses yang menunjukkan daerahsebagai suatu sistem berkaitan erat dengan setiap segiperekonomiannya. Menurut Isard (1969), beberapa hal yang perludiperhatikan yaitu:(1). Produksi dan karakteristik pemencaran industri (tunggal) pada setiapdaerah(2). Jenis hubungan kait-mengait antar industri itu sendiri dan antaraindustri dengan sektor ekonomi lainnya.Analisis I-O seringkali juga disebut sebagai analisis antar industri,yang sangat erat hubungannya dengan kait-mengait di antara faktorproduksi. Studi antar industri dapat digunakan untuk: (1) analisis strukturperekonomian, (2) merumuskan program tindkaan, (3) meramalkankejadian yang akan datang (Hollis, 1964). Oleh karena itu teknik I-O dapatdigunaklan untuk analisis deskriptif dan analisis prediktif atau peramalandengan anggapan dasar "daerah yang dikaji merupakan daerah tertutup".Fungsi utama analisis antar industri yaitu menggambarkan aliranbarang dan jasa dari satu sektor produksi ke sektor produksi lainnya.Dasar eperhitungan dan epenggambaran sistem antar industri inidihasilkan dari pemisahan penggunaan hasil produksi ke dalam duaktegori, yaitu "hasil antara" dan "hasil akhir". Input meliputi sektor "yangdiolah" dan "nilai tambah".Dalam perekonomian dikenal konsepsi keseimbangan umum(
general equilibrium
) yang dikemukakan oleh Walras. Sedangkan utnukm mempermudah melihat hubungan antar industri dapat digunakan modelterbuka Leontief (
Leontief open Model 
) atau sering disebut Tabel Input-Output Leontief. Penggunaan akhir model ini hampir sama dengan GNP(Isard, 1969; Clark, 1964).Analisis I-O sangat membantu analisis pendapatan nasional dananalisis keseimbangan. Teori I-O sangat tepat penggunaannya kalauditerapkan pada maslaah perdagangan antar daerah. Secara teori dianutanggapan bahwa sektor input-output terdiri dari pabrik yang menghasilkansatu jenis barang saja. Tetapi dalam penggunaan praktis ternyata banyaksekali kegiatan yang termasuk dalam satu sektor. Jalan keluar ditempuhdengan cara menggabungkan beberapa proses dan produk yang dapatdianggap sama, atau sebuah pabrik yang menghasilkan x macam barang,dianggap x buah pabrik.
 
3
Intisari Model Leontief ialah hubungan teknis antar setiap sektoryang saling bergantungan satu sama lainnya berdasarkan fungsi linear. Tabel I-O mempunyai dua fungsi yang berbeda, yaitu:(1). Merupakan kerangka deskriptif untuk mengemukakan hubugan antarindustri dan sektor dan antara input dan output.(2). Merupakan alat untuk megukur pengaruh perubahan ke suatukegiatan atau faktor keluaran dan masukan kegiatan atau faktorlainnya.Rangkaian perhitungan I-O sudah merupakan bentuk deskripsi.Apabila data dapat dipercaya dan dapat tersusun sebagai hubunganekonomi dalam bentuk I-O maka hasil perhitungannya dapat digunakandan cukup valid untuk pembuktian.Perbedaan pokok antara analisis I-O dengan analisis perhi tunganpendapatan ialah bahwa perhitungan I-O memecah sektor perdaganganmenjadi sejumlah sektor industri tunggal. Hubungan antar sektor initerlihat sebagai matriks transaksi antar industri. Perhitungan pendapatantidak mampu menggambarkan saling mempengaruhi antar berbagaisektor.Contohnya: Peningkatan epermintaan sutau macam barang(komoditas) tidak terlihat akan mempengaruhi sektor yang lain, selamakonsumsi keseluruhan masih tetap. Tetapi tidak demikian halnay kalaumasalah ini dipandang dari Model I-O. Penekanan atau titik perhatianmodel I-O dan I-A (income analysis) memang berbeda. Perhatian utama I-A ialah komposisi permintaan eterakhir (final demand), sedangkaneperhitungan I-O menekankan pada transaksi antar industri yang berbedadibalik perubahan permintaan akhir.
2. Struktur Perumusan
Struktur dari model I-O dibahas secara lengkap oleh Clark (1964).Beberapa simbol yang digunakan dalam model ini didefinisikan sbb:Zi= jumlah persediaan barang iXi= jumlah produksi barang iMi= impor barang iXij= banyaknya barang i yang digunakan oleh sektor j Yi= permintaan akhir barang iWi= jumlah penggunaan antara barang i (=Xij)U j= jumlah penggunaan sektor j (=Xij)V j= jumlah penggunaan nilai tambah atau primary input dalamsektor j.Konsepsi ini menunjukk kepada dua persamaan seimbang.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->