Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
GEREJA SCOTLAND, HAWKING DAN PALESTINA

GEREJA SCOTLAND, HAWKING DAN PALESTINA

Ratings: (0)|Views: 3 |Likes:
Published by JUM'AN BASALIM
TENTANG BOYCOT HAWKING DAN LAPORAN GEREJA SCOTLAND
TENTANG BOYCOT HAWKING DAN LAPORAN GEREJA SCOTLAND

More info:

Published by: JUM'AN BASALIM on May 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/02/2013

pdf

text

original

 
GEREJA SCOTLAND & HAWKING MENENTANG ISRAEL
Oleh Jum’an Tujuh tahun yang lalu, 171 Lembaga Sosial Masyarakat (LSM)Palestina bergabung dalam gerakan untuk melancarkan kampanye boikot,divestasi dan sanksi terhadap Israel
dengan tujuandiberlakukannya hukum internasional serta pengakuan hak-hak rakyatPalestina. Mereka menghimbau “rakyat yang berhati nurani di seluruh duniauntuk melancarkan boikot meluas dan melakukan divestasi dan sanksiterhadap Israel seperti yang diterapkan terhadap Afrika Selatan pada eraapartheid." Kegiatan gerakan BDS, para pendiri, pendukung serta prestasimereka dapat dilihat dalam situs diatas, termasuk deretan
. Bulan Mei ini BDS telah mencatat dua kemenangan besar. Pertamakeputusan kosmolog dan fisikawan internasional terkenal, Stephen Hawkinguntuk memboikot dan menolak undangan dari Shimon Peres untukmenghadiri konferensi ilmiah yang disponsori oleh Israel. Yang kedua suatumakalah amat penting yang dikeluarkan oleh Gereja Skotlandia sehubungandengan Sidang Majlis bulan Mei 2013, yang berisi diantaranya bahwakeberadaan Negara Yahudi Israel tidak dapat dibenarkan menurut kitab Injil.Fisikawan Inggris
dariKonferensi Ilmiah bulan Juni, sebuah konferensi bergengsi yang disponsorioleh presiden Israel, Shimon Peres. Hawking telah menerima undanganuntuk menghadiri konferensi, tapi kemudian menolaknya setelah menerimabanyak email dari akademisi Palestina yang memintanya untuk menghormatiboikot akademik terhadap Israel. Belakangan diketahui bahwa Hawking jugamenerima himbauan dari 20 akademisi dari berbagai universitas ternama
 
Inggris seperti Cambridge, London, Leeds, Southampton, Warwick, Newcastledll termasuk M.I.T. (USA) untuk memboikot konferensi ilmiah itu. Merekamenganjurkan boikot sebagai cara yang tepat kaum ilmuwan untukmenanggapi praktek diskriminasi terang-terangan dan sistimatis terhadappenduduk Palestina dan non-Yahudi lainnya. Keputusan Hawking jugamenyiratkan bahwa nalar dan moralitas haruslah berjalan seiring. Prestaiilimiah Israel yang membanggakan harus dinilai nihil jika teknologi tersebutdigunakan untuk menerapkan kekerasan dan memperkuat pendudukanmiliter. 'Ilmu pngetahuan' itulah andalan mereka untuk meyerbu Gaza yangmerenggut ribuan nyawa.Hawking bukanlah orang yang relijius tetapi seorang sarjana berprinsipdengan track record yang terhormat. Karena itu boikotnya terhadapkonferensi ilmiah Israel merupakan pukulan moral yang menentukan. Iaberkeyakinan bahwa kebijaksanaan pemerintah Israel saat ini cenderungmengarah menuju bencana. Peristiwa ini sungguh menggelisahkanpemerintah Israel yang tidak berhasil membujuk sekutu-sekutunya. "Belumpernah ada seorang ilmuwan sederajat dia yang memboikot Israel" kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Israel, Yigal Palmor. Karya ilmiah Hawkingmemiliki dampak demikian mendasar hingga hampir seluruh bidangpenelitian dari teori relativitas, mekanika kuantum dan bidang studi lainnyaterpaksa ditinjau ulang. Tokoh besar yang menderita kelumpuhan fisik totalini telah memberikan kontribusi luar biasa bagi ilmu pengetahuan; hanyasegelintir pria dan wanita yang sederajat dengannya dalam sejarah.Pada 3 Mei 2013 Gereja Skotlandia menerbitkan laporan berjudul:
Naskah5000 kata untuk konsumsi nasional dan internasional ini isinya bertentangandengan kebijaksanaan konvensional saat ini dimana kebanyakan gerejautama di seluruh dunia memandang dan membenarkan “hak untuk exist”Israel adalah didasarkan kepada janji Tuhan dalam Injil. Itu tidak benar!"Tanah yang dijanjikan' dalam Injil bukanlah berarti tempat," kata makalahitu, "itu hanya metafora, kiasan tentang bagaimana seharusnya segala-sesuatu berlaku antara umat Tuhan. 'Tanah yang dijanjikan' ini dapatditemukan - atau dibangun - di mana saja. "Keinginan banyak orang di Israeluntuk memperoleh tanah Palestina untuk orang-orang Yahudi adalah salah.Ekspansi pemukiman, tembok pemisah dan tindakan kekerasan melipat-duakan kesalahan itu jika dicarikan pembenarannya dari kitab Injil."”Sementara beberapa gereja utama tetap diam, Gereja Skotlandiamenanggapi masalah ini dengan keberanian yang belum pernah terjadisebelumnya. Mereka mendesak untuk menjawab pertanyaan: "Apa yang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->