Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Audit Sistem Informasi Akuntansi

Audit Sistem Informasi Akuntansi

Ratings: (0)|Views: 108|Likes:
Published by Widay Wijaksana

More info:

Published by: Widay Wijaksana on May 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/08/2014

pdf

text

original

 
Audit Sistem Informasi AkuntansiDiposkan oleh ekancute | di 03.07 |Audit Sistem Informasi merupakan proses pengumpulan dan evaluasi bukti-buktiuntuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan telah dapatmelindungi aset milik organisasi, mampu menjaga integritas data, dapatmembantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif, serta menggunakansumber daya yang dimiliki secara efisien (Weber, 2000). Pengertian ini selarasdengan tujuan audit mutu internal dalam ISO 9001:2000. Audit Sistem Informasisendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain: TraditionalAudit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer,dan Behavioral Science.Pada dasarnya, Audit TI dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaituPengendalian Aplikasi (Application Control) dan Pengendalian Umum (GeneralControl). Tujuan pengendalian umum lebih menjamin integritas data yangterdapat di dalam sistem komputer dan sekaligus meyakinkan integritasprogram atau aplikasi yang diguna-kan untuk melakukan pemrosesan data.Sementara, tujuan pengendalian aplikasi dimaksudkan untuk memastikan bahwadata di-input secara benar ke dalam aplikasi, diproses secara benar, danterdapat pengendalian yang memadai atas output yang dihasilkan.Dalam audit terhadap aplikasi, biasanya, pemeriksaan atas pengendalian umum juga dilakukan mengingat pengendalian umum memiliki kontribusi terhadapefektifitas atas pengendalian-pengendalian aplikasi.Dalam praktiknya, tahapan-tahapan dalam audit system informasi tidak berbedadengan audit pada umumnya. Tahapan perencanaan, sebagai suatupendahuluan, mutlak perlu dilaku-kan agar auditor mengenal benar objek yangakan diperiksa. Di samping, tentunya, auditor dapat memastikan bahwa qualifiedresources sudah dimiliki, dalam hal ini aspek SDM yang berpengalaman dan jugareferensi praktik-praktik terbaik ( best practices ). Tahapan perencanaan ini akanmenghasilkan suatu pro-gram audit yang didesain sedemikian rupa, sehinggapelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien, dan dilakukan oleh orang-orang yang kompeten, serta dapat dise-lesaikan dalam waktu sesuai yangdisepakati.Dalam pelaksanaannya, auditor system informasi mengumpulkan bukti-buktiyang memadai melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi danreview dokumentasi (termasuk review source-code bila diperlukan).
 
Satu hal yang unik, bukti-bukti audit yang diambil oleh auditor biasanyamencakup pula bukti elektronis (data dalam bentuk file softcopy). Biasanya,auditor system informasi menerapkan teknik audit berbantuan komputer,disebut juga dengan CAAT (Computer Aided Auditing Technique). Teknik inidigunakan untuk menganalisa data, misalnya saja data transaksi penjualan,pembelian, transaksi aktivitas persediaan, aktivitas nasabah, dan lain-lain.Sesuai dengan standar auditing ISACA (Information Systems Audit and ControlAssociation), selain melakukan pekerjaan lapangan, auditor juga harusmenyusun laporan yang mencakup tujuan pemeriksaan, sifat dan kedalamanpemeriksaan yang dilakukan. Laporan ini juga harus menyebutkan organisasiyang diperiksa, pihak pengguna laporan yang dituju dan batasan-batasandistribusi laporan. Laporan juga harus memasukkan temuan, kesimpulan,rekomendasi sebagaimana layaknya lapor-an audit pada umumnya Teknologi Informasi AuditingAudit teknologi informasi adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dariinfrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Audit teknologi informasi inidapat berjalan bersama-sama dengan audit finansial dan audit internal, ataudengan kegiatan pengawasan dan evaluasi lain yang sejenis. Pada mulanyaistilah ini dikenal dengan audit pemrosesan data elektronik, dan sekarang auditteknologi informasi secara umum merupakan proses pengumpulan dan evaluasidari semua kegiatan sistem informasi dalam perusahaan itu. Istilah lain dariaudit teknologi informasi adalah audit komputer yang banyak dipakai untukmenentukan apakah aset sistem informasi perusahaan itu telah bekerja secaraefektif, dan integratif dalam mencapai target organisasinya.Konsep-konsep auditing PDEBeberapa konsep utama dalam auditing antara lain:-evidence-due audit care
 
-fair presentation- independence-dan ethical conductMasing-masing konsep ini menempati posisi yang cukup penting dalam strukturdari teori auditing.Struktur Audit Laporan Keuangan Tujuan dan tanggungjawab utama auditor ekstern adalah menilai kewajaranlaporan keuangan suatu perusahaan. Audit interim, bertujuan pengujianketaatan. Tujuan pengujian ketaatan adalah untuk melihat eksistensi, aktivitasdan pengecekan kontinuitas kegiatan yang mengandalkan sistem pengendalianintern tersebut.Data UjiData Uji merupakan masukan yang disajikan auditor yang memuat data yangabsah dan yang tidak absah.Pendekatan Fasilitas-Uji-Terpadu.Pendekatan (ITF) mencakup penggunaan data ujian juga pembuatan entitas(seperti pemasok, karyawan produk, produk, akun) fiktif. dalam file mastersistem komputer.Kegiatan Audit Terprogram.Kegiatan Audit Terprogram merupakan teknologi audit yang mencakupmodifikasi program komputer untuk tujuan-tujuan audit. ini dicapai denganmembentuk suatu kegiatan audit khusus di dalam program produksi. reguler.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->