Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Uu Upacara

Uu Upacara

Ratings: (0)|Views: 28 |Likes:
Published by Setia Murni Tel
Upacara
Upacara

More info:

Published by: Setia Murni Tel on May 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2013

pdf

text

original

 
 RANCANGANUNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR. . . TAHUN. . .TENTANGPROTOKOLDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a. bahwa negara menghormati kedudukan para pejabat negara,pejabat pemerintah, pejabat penyelengara pemerintahandaerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan negara asingdengan protokol;b. bahwa dalam usaha mencapai pengaturan protokol yangtumbuh dan berkembang berdasarkan nilai sosial dan budayabangsa, dipandang perlu untuk mengatur protokol secaramenyeluruh;c. bahwa Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1987 tentangProtokol sudah tidak sesuai dengan perkembangan sistemketatanegaraan sehingga perlu diganti;d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksuddalam huruf a, huruf b, dan huruf c perlu membentuk Undang-Undang tentang Protokol;Mengingat : Pasal 20 dan Pasal 21 Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945;
Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,MEMUTUSKAN:
Menetapkan :
UNDANG-UNDANG TENTANG PROTOKOL.
 
 
Draf 
 
RUU
 
Protokol 
 
2
 
BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:1. Protokol adalah serangkaian aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmiyang meliputi aturan mengenai tata tempat, tata upacara, dan tatapenghormatan sebagai bentuk penghormatan kepada seseorang sesuaidengan jabatan dan/atau kedudukannya dalam negara, pemerintahan, ataumasyarakat.2. Acara kenegaraan adalah acara yang bersifat kenegaraan, dilakukan olehlembaga negara yang diatur dan dilaksanakan secara terpusat, dihadiri olehPresiden dan/atau Wakil Presiden.3. Acara resmi adalah acara yang bersifat resmi yang diatur dan dilaksanakanoleh pemerintah atau lembaga negara dalam melaksanakan tugas dan fungsitertentu, dan dihadiri oleh pejabat negara dan/atau pejabat pemerintah sertaundangan lainnya.4. Tata tempat adalah aturan mengenai urutan tempat bagi pejabat negara,pejabat pemerintah, pejabat penyelengara pemerintahan daerah, tokohmasyarakat, dan perwakilan negara asing dalam acara kenegaraan atau acararesmi.5. Tata upacara adalah aturan untuk melaksanakan upacara dalam acarakenegaraan atau acara resmi.6. Tata penghormatan adalah aturan untuk pemberian hormat bagi pejabatnegara pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, dan perwakilan negara asingdalam acara kenegaraan atau acara resmi.7. Pejabat negara adalah pimpinan dan anggota lembaga negara sebagaimanadimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945 atau pejabat negara yang ditentukan dengan atau dalam undang-undang.8. Pejabat pemerintah adalah pejabat yang menduduki jabatan tertentu dalampemerintahan.9. Pejabat penyelenggara pemerintahan daerah adalah gubernur danbupati/walikota serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.10. Tokoh masyarakat adalah tokoh masyarakat tertentu yang karena kedudukansosialnya menerima kehormatan dari masyarakat dan/atau pemerintah.11. Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia yang selanjutnya disebutBendera Negara adalah Sang Merah Putih.12. Lagu Kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang selanjutnyadisebut Lagu Kebangsaan adalah Indonesia Raya.13. Upacara bendera adalah upacara yang diselenggarakan dengan pengibaranatau penurunan bendera.14. Upacara bukan upacara bendera adalah upacara yang diselenggarakan tidakdisertai dengan pengibaran atau penurunan bendera.
 
Draf 
 
RUU
 
Protokol 
 
3
 
BAB II ASAS, TUJUAN, DAN RUANG LINGKUPPasal 2
Protokol diatur berdasarkan asas:a. kebangsaan;b. ketertiban dan kepastian hukum;c. keseimbangan, keserasian, dan keselarasan; dand. timbal balik.
Pasal 3
Pengaturan protokol bertujuan untuk:a. memberikan penghormatan kepada pejabat negara, pejabat pemerintah,pejabat penyelenggara pemerintahan daerah, tokoh masyarakat, danperwakilan negara asing sesuai dengan kedudukan dalam negara,pemerintahan, dan masyarakat;b. memberikan pedoman penyelenggaraan suatu acara berjalan tertib, rapi,lancar, dan teratur sesuai ketentuan dan kebiasaan yang berlaku baik secaranasional maupun internasional; danc. menciptakan hubungan baik dalam tata pergaulan antar bangsa.
Pasal 4
(1) Pengaturan protokol dilaksanakan dalam acara kenegaraan dan acara resmi.(2) Pengaturan protokol sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:a. tata tempat;b. tata upacara; danc. tata penghormatan.
BAB III ACARA KENEGARAAN DAN ACARA RESMIPasal 5
 (1) Acara kenegaraan dan acara resmi dilaksanakan dengan upacara benderaatau upacara bukan upacara bendera.(2) Dalam acara kenegaraan dan acara resmi sebagaimana dimaksud pada ayat(1) dilaksanakan dengan menggunakan bahasa Indonesia.
Pasal 6
(1) Penyelenggaraan acara kenegaraan dilakukan oleh lembaga negara yangkewenangannya disebutkan dalam Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945.(2) Penyelenggaraan acara kenegaraan dapat dilaksanakan di Ibukota NegaraRepublik Indonesia atau di luar Ibukota Negara Republik Indonesia.
Pasal 7
 (1) Penyelenggaraan acara resmi dilaksanakan oleh:a. lembaga negara yang kewenangannya disebutkan dalam Undang-UndangDasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->