/  28
 
PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang
 Walaupun pendidikan berlangsung sepanjang hayat, namun menurut Montessoridalam Zoelandari, enam tahun pertama masa sekolah anak adalah masa yang paling penting bagi perkembangannya. Tahun prasekolah menjadi masa anak membina kepribadian. Karenanya, setiap usaha yang dirancang untumengembangkan minat dan potensi anak harus dilakukan pada masa awal iniuntuk membimbing anak menjadi diri mereka dengan segala kelebihannya [1].Penelitian telah membuktikan bahwa pengalaman belajar terbaik didapat saatterlibat secara langsung dalam pembuatan sesuatu. Seperti ketika anak-ana belajar melukis dengan menggunakan crayon, anak akan belajar kombinasi warna,saat anak belajar membuat bangunan menggunakan
blocks building 
, anak akan belajar struktur dan kegunaan. Selain itu, membuat sesuatu adalah cara terbaik untuk menumbuhkan kreatifitas [8].Komputer adalah sarana yang sangat tepat untuk membangun sesuatu, karenadapat digunakan sebagai material untuk membangun sesuatu, bukan hanya olehanak-anak, tapi juga oleh semua orang. Komputer adalah perangkat konstruksiyang luar biasa karena menyediakan berbagai macam material konstruksi, seperti perkakas menggambar (seperti GIMP), perkakas pengolah suara (sepertiCoolEdit), dan juga perkakas lain untuk mengkombinasikan elemen setengah jadiatau yang sudah jadi dengan elemen lain [9].Dalam model pembelajaran
 Kindergarten
, anak-anak dituntun untuk belajar dalam beberapa tahap sebagaimana ilustrasi pada gambar 1.1 :a.Mengimajinasikan sesuatu, membayangkan sesuatu yang ada dalam pikiran,seperti gunung, bangunan dan lain sebagainya. b.Membuatnya ke dalam bentuk nyata, gambaran-gambaran yang ada dalam
 
2
otak kemudian dinyatakan ke dunia dengan bentuk visualisasi gambar atau permainan
 puzle
.c.Membenahi kesalahan, hasil pemikiran yang telah divisualisasikan kemudiandi evaluasi sedikit demi sedikit untuk lebih mendekati apa yang ada di pikiran.d.Membagikannya kepada orang lain, sebab itulah anak-anak cenderung pamer atas hasil karya mereka, bukan hanya kepada teman-teman tetapi juga kepadaguru dan orang tua, bahkan seringkali kepada orang lain.e.Salah satu bentuk pamer anak-anak, adalah dengan mendorong anak untumenjelaskan apa yang telah dibuatnya kepada orang lain, selain itu jugamemajang hasil kreativitas anak untuk mengetahui apa yang telah dibuatsebelumnya.f.Selanjutnya adalah pengulangan dari hal-hal yang disebutkan diatas, karenacara terbaik untuk menguasai suatu hal adalah dengan mengulang-ulangnya.Gambar. 1.1 Pendekatan Pembelajaran
 Kindergarten
[8].Secara umum, banyak jenis perangkat lunak komputer yang bisa digunakan untuk mengimplementasikan model pembelajaran
 Kindergarten
tersebut. Diantara beberapa perangkat lunak komputer, yang paling mendekati model pembelajaran
kindergarten
adalah pemrograman. Karena dengan pemrograman semua aspek dalam pendekatan pembelajaran
 Kindergarten
dapat diimplementasikan dengan
 
3
optimal, karena proses dari pemrograman juga tidak jauh dari pendekatan
 Kidergarten
tersebut.Meski demikian, pemrograman masih banyak diasumsikan sebagai pekerjaan profesional IT saja dan hanya bisa dipelajari oleh orang yang berkecimpung dalamdunia teknologi informasi. Terlebih lagi mengajarkan pemrograman diasumsikanhanya bertujuan membentuk anak untuk menjadi programmer [7]. Padahal sepertihalnya mengajarkan menggambar bukan berarti membentuk anak untuk menjadi pelukis, begitu juga mengajak bermain
building blocks
bukan berarti mendoktrinanak untuk menjadi arsitek. Semua itu bertujuan agar anak terlatih untuk berpikir kreatif dan inovatif [10].Pemrograman dan
computational thinking 
, bukan hanya dominasi para praktisi ITatau mahasiswa komputer saja, pemrograman adalah cara bagaimanamenyelesaikan suatu permasalahan dengan terstruktur dan runtut untumeminimalisasi kesalahan. Pemrograman adalah media yang baik untumenjelaskan formula yang susah dipahami dan ide yang tidak rapi. Karenamengekspresikan teori dalam pemrograman berarti menghindari ambiguitas,karena program tidak akan bisa berjalan kalau ada ambiguitas dalam elemennya.Dengan begitu penjelasan akan lebih tepat [2].Sedangkan keuntungan mengajarkan anak pemrograman selain untuk membekalianak sejak dini untuk menjadi pemrogram yang handal adalah, membangunkerangka berpikir yang logis dan terstruktur serta mampu mengadopsi teknologi baru secara lebih cepat [10]. Selain itu, mengajarkan pemrograman pada anak  juga mendidik anak untuk menjadi pemikir yang kreatif [8], sehingga lebih lanjutdiharapkan anak yang telah telah diajari pemrograman sejak usia sekolah dasar,tidak hanya mampu mengadopsi dan menggunakan teknogi, namun juga mampumenciptakan inovasi teknologi baru.Saat ini ada lima bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan di duniayaitu Java, C, Visual Basic, PHP, dan C++ [4]. Dengan kompleksitas struktur 

Share & Embed

More from this user

Recent Readcasters

Add a Comment

Characters: ...