Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penglihatan Rohani Sadhu Sindar Singh

Penglihatan Rohani Sadhu Sindar Singh

Ratings: (0)|Views: 2,713|Likes:
Published by 1way

More info:

Published by: 1way on Apr 20, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/05/2013

pdf

text

original

 
 
PENGLIHATAN ROHANI
 
SADHU SUNDAR SINGH(Penginjil Besar dari India)
 
[
sabtu, 31 januari 2004
]
 
Pendahuluan (
Edisi Indonesia
) Prakata oleh Rt. H.B. Durrant Pendahuluan oleh Sundar Singh Kata Pengantar A. Hidup dan mati B. Apa yang terjadi waktu mati C. Dunia Roh D. Pertolongan dan pengajaran manusiaE. Hukuman orang berdosaF. Keadaan orang benar dan akhirkemuliaannya G. Tujuan dan maksud ciptaan.Edisi Bahasa Inggris 
Situs ini dipersembahkankepada Dia yang telah mengasihi kami(Yohanes 14:6)
 
©garin pasila 2002(design website)Last Updated: 01/31/2004 07:22:26
 
 
PENDAHULUAN(Edisi Indonesia)
 Saya yakin bahwa buku ini akan menghibur dan menguatkan setiap pembaca yangmembuka bagi Roh Allah. Saya tidak heran, kalau saudara merasa keindahan surgawiwaktu membacanya. Saya telah membaca buku ini hampir dua puluh kali ( Alkitab lebihdari 35 kali ), tetapi setiap kali waktu membacanya, saya diberi suatu semangat dandorongan untuk hidup suci. Saya yakin bahwa setiap orang yang percaya akan hidupsesudah kematian, akan membaca buku ini berulang kali, khususnya apabila dalam keadaansusah atau percobaan atau waktu puasa.Buku ini yang sangat menghibur saya waktu adik dan ibu saya meninggal dan menolongsaya untuk bersuka - cita. Saya yakin, saudara pembaca akan rindu dan ingin masuk kedalam dunia roh itu sesudah membaca buku ini.Selamat menikmati surga melalui buku kecil ini.
 
a/n YAPISIA
Gilbert. S.
 
P R A K A T A
 Oleh : Right. Rev. H.B. DURRANT(Mantan USKUP LAHORE)Saya merasa mendapat kehormatan besar untuk kesempatan memenuhi permintaan temansaya, Sadhu Sundar Singh, yaitu menulis prakata yang singkat bagi bukunya "Penglihatandunia Roh" , karena saya berharap dan percaya bahwa buku kecil ini akan menolong banyak jiwa dalam pergumulan mereka, menemukan Kenyataan _ Kebenaran. Saya harap bahwa setiap orang yang membaca buku ini akan mendapat kehormatan yang sama, sepertikami dalam daerah ini, dan banyak orang lain juga di London, untuk mengenal Sadhusecara pribadi. Berita buku ini akan memberi tambahan kekuatan, kesan yang manis dansehat, serta kesederhanaan yang ditinggalkan dalam pikiran seseorang, setelah berbicaradengan Sadhu.Tentu saja, saya kira, beberapa orang yang membaca buku ini akan merasa terdorong untuk  bertanya, "Apakah sifat sebenarnya dari pengalaman - pengalaman rohani ini ? Apakahmisalnya yang dimainkan oleh ingatan bawah sadar ? ( subconscious mind ). Apakah yangterlihat dalam "penglihatan-penglihatan" ini, yang merupakan kenyataan obyektif ? "Saya tidak mempunyai pengetahuan filsafat yang memungkinkakn untuk memberi jawaban bagi pertanyaan - pertanyaan tersebut dan saya tidak yakin benar, bahwa walaupun sayamempunyai pengetahuan itu ; saya tidak yakin hal itu akan berguna dalam persoalan ini.Rasul Paulus merasa puas untuk memberikan pengalaman - pengalaman rohaninya yang
 
terdalam tanpa penjelasan yang penuh. "Apakah alam tubuh atau luar tubuh, saya tidak dapat mengatakan, Allah yang mengetahuinya" ( II Korintus 12:3)Pandangan yang paling sederhana menurut pikiran saya, kelihatannya paling benar. Padasuatu hari Minggu saya baca buku ini dalam bentuk naskah di Simla pada musim panas,dan waktu saya coba menganalisa kesan saya, saya merasa sebagai berikut : Saya merasa bagi saya, bahwa tirai yang biasanya menyelubungi dunia yang nyata ini, untuk sementarawaktu telah terangkat dan saya diijinkan melalui hamba Kristus yang setia untuk melihat perkara - perkara yang sebenarnya. Saya tidak tahu, tetapi saya harus berpikir bahwatemanku Sadhu sendiri akan lebih suka bahwa "Penglihatan - penglihatan" ini harus"diterangkan" dengan cara yang sangat sederhana. Sewaktu saya merenungkan apa yangsaya bada dalam buku kecil ini, suatu bagian dari Alkitab timbul dalam suatu rangkaiankesadaran, masuk ke dalam pikiran saya, seolah - olah mengingatkan suatu segi pengalaman yang sejajar.Dalam segala pendapat yang menimbulkan pertentangan tentang kedatangan KerajaanAllah, kami mempunyai wewenang Tuhan yang mulia, bahwa itu telah datang dalam satucara yang khusus. "Ada beberapa orang disini yang tidak akan mengalami kematian sampaimereka melihat Kerajaan Allah datang dengan kuasaNya". Dalam Injil Markus dan Matiuskata-kata ini sangat erat hubungannya dengan cerita "Perubahan Bentuk" (Transfigurations) sehingga saya yakin mereka menafsirkan kejadian yang sangat berkesan ini dalam hidupketiga murid yang terpilih (salah satu seolah-olah menjadi pendukung Injil Markus),sebagai Kerajaan Tuhan yang datang dengan kuasa. Ini merupakan sifat yang membukaselubung yang menutupi dunia ini dapat dilihat dan didengar oleh mata dan telinga manusia biasa dan dalam kemuliaan Yesus yang sebenarnya, bersinar melalui tirai tubuh manusia.Apakah tidak mungkin, banwa pengalaman semacam ini kadang - kadang masih diberikankepada hambaNya ? Secara pribadi saya percaya bahwa pengalaman-pengalaman Sadhutersebut, dalam penglihatan - penglihatan ini adalah semacam ini : bahwa untuk dia danhamba-hamba Tuhan yang lain, tirai yang menutupi Kebenaran itu telah terangkat,sehingga ia melihat Tuhan kita sebagaimana Dia ada, juga dunia itu.Berita - berita yang datang sebagai akibat pengalaman-pengalaman demikian harusdihormati, tetapi mereka harus juga diuji dengan wahyu Allah di dalam Yesus Kristus. Sayatelah coba menguji berita - berita tersebut sebaik-baikya dan saya dapatkan mereka, sesuaidengan wahyu utama dari sifat-sifat Allah yang kita peroleh dalam hidup dan ajaran Tuhankita.Karena itu saya berterima kasih dan menerimanya sebagai bukti, bahwa Allah masih berbicara kepada umatNya, dan saya berdoa agar buku kecil ini akan membuka banyak mata, akan "dunia yang nyata" ( real ) yang mengelilingi kita, untuk mana kita sering buta,karena "lebih dekatlah Ia daripada nafas dan lebih lebih dekat daripada tangan dan kaki."S I M L A , 6 Agustus 1926.

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Erman Ermanius liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->