Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Muftadah Wal Khabar 22

Muftadah Wal Khabar 22

Ratings: (0)|Views: 39 |Likes:
Published by Radja AutoBoys
rerty
rerty

More info:

Published by: Radja AutoBoys on May 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2013

pdf

text

original

 
Hubungan antara hukum Islam dengan pengetahuan bahasa Arab merupakanhubungan yang sangat erat dan tidak bisa dipisahkan. Alasannya sangat jelas,karena sumber pokok dari hukum Islam itu adalah Al-
Qur’an dan Hadits yang
memakai atau menggunakan bahasa Arab standar sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa Arab .Bahasa Arab adalah Bahasa Al-
Qur’an. Setiap orang muslim yang
 bermaksud menyelami ajaran Islam yang sebenarnya dan lebih mendalam, tiada
 jalan lain kecuali harus mampu menggali dari sumber asalnya, yaitu Qur’an dan
sunnah Rasulullah saw.Di dalam bahasa Arab , keberadaan nominal menjadi sangat mutlak karenakeberadaan bahasa arab, kita senantiasa menggunakannya. Adapun contoh darinominal yang seringkali di gunakan adalah mubtada dan khabar. Akan tetapidalam perjalanan dewasa ini, kita senantiasa di buat bingung oleh pengertian-
 pengertian dari bahasa arab , apa itu mubtada’
dan bagaimanakah khabar itu.Sebelum berbicara mengenai Mubtada dan Khabar , sebaiknya mengetahuiterlebih dahulu bahwa kalimat , baik kalimat sempurna maupun tidak dalam bahasa arab terbagi menjadi dua, yaitu Jumlah Ismiyah adalah kalimat yang didahului oleh isim yang berada di awal kalimat tersebut dinamakan Mubtada dan bagian yang melengkapinya di namakan Khabar yang mana hukum nya dalam
I’rab harus mengikuti kepada Mubtada. Dan Jumlah Fi’liyah, yaitu kalimat yangdi dahului oleh fi’il.
 
BAB IIPEMBAHASAN2.1
 
Mubtada ()
Mubtada adalah setiap isim yang dimulai pada awal kalimat baik didahuluioleh nafyu maupun istifham, contoh (
 
=Muhammad tersenyum), contohdidahului oleh nafyu (
 
=tamu itu tidak datang) dan contoh isim yangdidahului oleh kata Tanya (
 
=apakah yang lulus adalah Ali). Dan hukumisim yang dimulai pada awal kalimat tersebut (
) adalah Marfu’ (dibaca akhir 
katanya dengan harakah dhamma), kecuali apabila isim tersebut didahului olehhuruf Jarr tambahan atau yang menyerupainya maka hukumnya secara Lafadznya
adalah Majrur namun kedudukannya dalam kalimat tetaplah Marfu’. Contohnya
firman Allah SWT : kata Ilah pada ayat tersebut secara lafadznya
adalah majrur namun kedudukannya tetaplah Rafa’. Dan Mubtada terbagi menjadi
dua, yaitu Mubtada Sharih (
 
) yang mencakup semua isim dhahir seperti pada contoh di atas, dan juga terdiri dari Dhamir, contohnya (
 
=dia bersungguh-sungguh) atau (
 
=kamu ikhlas), yang Kedua adalah MubtadaMuawwal () dari An (
) dan fi’ilnya, contohnya firman Allah SWT (
 
) dan (
 
) mubtada pada contoh ini adalah An danF
i’ilnya dita’wilkan menjadi isim mashdar sebagai mubtada, atau dengan kata lainAn dan fi’ilnya dijadikan mashdar sebagai mubtada sehingga An Tashumu
menjadi Shiyamukum dan An Tattahidu menjadi itthidadukum karena mashdar dari kata Shama-Yashumu=berpuasa adalah Shiyam dan Ittahada-yattahidu=bersatu mashdarnya adalah ittihad,(
 
=
( ,)=
). Mubtada boleh terdiri dari banyak kata sedangkan khabarnyahanyalah satu, contohnya (
 
).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->