(4) Untuk mendapatkan cuti tahunan Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutanmengajukan permintaan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang memberikancuti.(5) Cuti tahunan diberikan secara tertulis oleh pejabat yangberwenang memberikan cuti.
Pasal 5
Cuti tahunan yang akan dijalankan di tempat yang sulit perhubungannya, maka jangka waktu cuti tahunan tersebut dapat ditambah untuk paling lama 14 (empat belas) hari.
Pasal 6
(1) Cuti tahunan yangtidak diambil dalam tahun yang bersangkutan, dapat diambil dalamtahunberikutnya untuk paling lama 18 (delapan belas) hari kerja termasukcutitahunan dalam tahun yang sedang berjalan.(2) Cuti tahunan yangtidak diambil lebih dari 2 (dua) tahun berturut-turut, dapat diambildalamtahun berikutnya untuk paling lama 24 (dua puluh empat) hari kerjatermasukcuti tahunan dalam tahun yang sedang berjalan.
Pasal 7
(1) Cuti tahunan dapatditangguhkan pelaksanaannya oleh pejabat yang berwenangmemberikan cuti untukpaling lama 1 (satu) tahun, apabila kepentingan dinasmendesak.(2) Cuti tahunan yangditangguhkan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat diambildalam tahunberikutnya selama 24 (dua puluh empat) hari kerja termasuk cutitahunan dalamtahun yang sedang berjalan.
Pasal 8
Pegawai NegeriSipil yang menjadi guru pada sekolah dan dosen pada perguruantinggi yangmendapat liburan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku,tidakberhak atas cuti tahunan.
Bagian Ketiga
Cuti Besar
Pasal 9
(1) Pegawai NegeriSipil yang telah bekerjasekurang-kurangnya 6 (enam) tahun secaraterus-menerus berhak atas cuti besaryang lamanya 3 (tiga) bulan.(2) Pegawai NegeriSipil yang menjalani cuti besar tidak berhak lagi atas cuti tahunannyadalamtahun yang bersangkutan.