Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
NKRI

NKRI

Ratings: (0)|Views: 515 |Likes:
Published by Bobjen

More info:

Published by: Bobjen on May 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/26/2013

pdf

text

original

 
WILAYAH NEGARA KESATUANREPUBLIK INDONESIA (NKRI)
OLEH :
BOBJEN R USUMAN31115162DB18
 
BAB IPENDAHULUANLatar Belakang
 Negara Kesatuan Republik Indonesia (disingkat NKRI), juga dikenal dengan nama Nusantara yangartinya negara kepulauan. Wilayah NKRI meliputi wilayah kepulauan yang terbentang dari Sabangsampai Merauke.Letak wilayah NKRI berada di antara:
 
dua benua, yaitu benua Asia dan benua Australia; serta
 
dua samudra, yaitu samudra Hindia dan samudra Pasifik.Indonesia terletak di benua Asia tepatnya di Asia Tenggara. Wilayah Indonesia berada di:
 
6° lintang utara (LU)
 –
11° lintang selatan (LS), don
 
 
95° bujur timur (BT)
 –
141° bujur timur (BT).
 Karma letak wilayah Indonesia di sekitar khatulistiwa, maka Indonesia memiIlki iklim traps danrnerniliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Pulau-pulau yang termasuk dalamwilayah NKRI berjumlah 17.504 terdiri dari pulau besar dan kecil. Beberapa di antaranya, yaitu6000 pulau tdak bepenghuni.Wilayah Indonesia terbentangsepanjang 3.977 my di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.Luas daratan Indonesia 1.922.570 km2 dan luas perairannya 3.257.483 km2. Pula] dengan jumlahpendudukterpadat adalah pulau Jawa.Setengah dari jumlah penduduk Indonesia menempati pulau Jawa.
Pulau-pulau besar, yaitu:
 
 
Jawa dengan luas 132.107 km2, ,
 
Sumatera dengan luas 473.606 km2,
 
Kalimantan dengan luas 539.460 km2,
 
Sulawesi dengan luas 189.216 km2, dan
 
Papua dengan luas 421.981 km2.
 
Pulau-pulau kecil, antara lain Pulau Nias, Pulau Siberut, Pulau Bangka, Pulau Beiitung, PulauMadura, Pulau Bali, Pulau Lombok, Pulau Flores, Pulau Ambon, Halmahera. Perkermbangan jumlah provinsi Indonesia tahun ke tahun terus bertambah. Pada awal kemerdekaan, Indonesiaterdiri dari 8 provinsi hingga sekarang telah terbentuk 33 provinsi. Tujuan perkermbangan jumlahprovinsi dan kabupaten adalah untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.
BAB IITEORI
Indonesia merupakan negara kepulauan dengan garis pantai sekitar 81.900 kilometer, memilikiwilayah perbatasan dengan banyak negara baik perbatasan darat (kontinen) maupun laut(maritim). Batas darat wilayah Republik Indonesia berbatasan langsung dengan negara-negaraMalaysia, Papua New Guinea (PNG) dan Timor Leste. Perbatasan darat Indonesia tersebar di tigapulau, empat Provinsi dan 15 kabupaten/kota yang masing-masing memiliki karakteristikperbatasan yang berbeda-beda. Demikian pula negara tetangga yang berbatasannya baik biladitinjau dari segi kondisi sosial, ekonomi, politik maupun budayanya. Sedangkan wilayah lautIndonesia berbatasan dengan 10 negara, yaitu India, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam,Filipina, Republik Palau, Australia, Timor Leste dan Papua Nugini (PNG). Wilayah perbatasan lautpada umumnya berupa pulau-pulau terluar yang jumlahnya 92 pulau dan termasuk pulau-pulaukecil. Beberapa diantaranya masih perlu penataan dan pengelolaan yang lebih intensif karenamempunyai kecenderungan permasalahan dengan negara tetangga.Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka MenengahNasional (RPJM-Nasional 2004-2009) telah menetapkan arah dan pengembangan wilayahPerbatasan Negara sebagai salah satu program prioritas pembangunan nasional. Pembangunanwilayah perbatasan memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan misi pembangunan nasional,terutama untuk menjamin keutuhan dan kedaulatan wilayah, pertahanan keamanan nasional,serta meningkatkan kesejahteraan rakyat di wilayah perbatasan. Paradigma baru, pengembanganwilayah-wilayah perbatasan adalah dengan mengubah arah kebijakan pembangunan yang selamaini cenderung berorientasi
inward looking
menjadi
outward looking
sehingga wilayah tersebutdapat dimanfaatkan sebagai pintu gerbang aktivitas ekonomi dan perdagangan dengan negaratetangga. Pendekatan pembangunan wilayah Perbatasan Negara menggunakan pendekatankesejahteraan (
 prosperity approach
) dengan tidak meninggalkan pendekatan keamanan (
security approach
). Sedangkan program pengembangan wilayah perbatasan (RPJM Nasional 2004-2009),

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->