Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Budaya Demokrasi

Budaya Demokrasi

Ratings: (0)|Views: 14 |Likes:
Published by Fanny Williany Amd

More info:

Published by: Fanny Williany Amd on May 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2013

pdf

text

original

 
BUDAYA DEMOKRASIKATA PENGANTAR 
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat Rahmatdan Karunia-Nya, saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Harapan dapat bermanfaat dalam menambah ilmu dan wawasan kita terhadap Budaya dalam berorganisasi.Makalah ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah PendidikanKewarganegaraan, adapun tema makalah ini
adalah “Budaya Demokrasi”.
 Tidak lupa juga saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang sangat membantu dalam pembuatan makalah ini.Dukungan kalian serta bantuannyadapat membuat saya semangant dan terus bermotifasi dalam penyusunan makala ini.Sebagai manusia biasa, saya sadar bahwa dalam pembuatan makalah ini masih jauhdari sempurna, oleh karena itu kami berharap akan adanya saran dan kritik yang membangunsehingga makalah ini dapat bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun pengguna makalah ini.Saya mengucapkan semoga Tuhan membimbing kita semua dalam kegiatan kitasehari-hari dalam berkatnya.Bekasi, 15 Mei 2013Penulis
 
DAFTAR ISI
Halaman JudulKata Pengantar Daftar isiBab I : Pendahuluan ..................................................................................... 11.1 Latar Belakang ..................................................................... 21.2 Rumusan Masalah ................................................................ 21.3 Tujuan ................................................................................... 31.4
Batasan Masalah …………………………………………...
3Bab II : Analisis Permasalahan ......................................................................... 42.1 Pengertian Demokrasi ....................................................... 42.2 Landasan Demokrasi ......................................................................... 52.3 Sejarah dan Perkembangan Demokarsi ............................................ 6-10Bab III : Penutup ........................... .................................................................. 11A. Kesimpulan .................................................................................. 11B.Saran ............................................................................................. 12Daftar Pustaka .......................................................................................................... 13
 
 BAB 1PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang
Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagaiupaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankanoleh pemerintah negara tersebut.Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaganegara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yang sejajar satu sama lain.Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaganegara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances.Ketiga jenis lembaga-lembaga negara tersebut adalah lembaga-lembaga pemerintah yangmemiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif, lembaga-lembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan judikatif dan lembaga-lembaga perwakilan rakyat (DPR, untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankankekuasaan legislatif. Di bawah sistem ini, keputusan legislatif dibuat oleh masyarakat atau olehwakil yang wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat yang diwakilinya (konstituen)dan yang memilihnya melalui proses pemilihan umum legislatif, selain sesuai hukum dan peraturan.Selain pemilihan umum legislatif, banyak keputusan atau hasil-hasil penting, misalnya pemilihan presiden suatu negara, diperoleh melalui pemilihan umum. Pemilihan umum tidak wajib atau tidak mesti diikuti oleh seluruh warganegara, namun oleh sebagian warga yang berhak dan secara sukarela mengikuti pemilihan umum. Sebagai tambahan, tidak semua warga negara berhak untuk memilih (mempunyai hak pilih).Kedaulatan rakyat yang dimaksud di sini bukan dalam arti hanya kedaulatan memilih presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung, tetapi dalam arti yang lebih luas. Suatu

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->