c.
Pendidikan tinggi ( Universitas negeri ) : disediakan oleh pemerintah bagi semua orang, namun hanyamereka yang bersedia membayar yang bi amemanfaatkan jasa pendidikan tsb. Perkecualian bagimereka yang tidak mampu namun pandai , misalnya dengan bea siswa, PMDK.
d.
PAM, listrik : disediakan oleh pemerintah namun masyarakat harus bayar untuk mendapatkannya.
Mixed Goods disediakan oleh pemerintah ( BUMD / BUMN ) atau pasar
Mixed Goods dibiayai oleh tarif dan subsidi.
PRIVATE GOODS :
Barang dan jasa yang sifatnya berlawanan dengan Public Goods2.Excludable : Seseorang yang tidak mau membayar tidak dapat menggunakan barang atau jasa tsb.3.Rivalry : ada persaingan untuk mendapatkannya.4.Individual consumption5.Non externalities / externalities sangat kecil6.Divisible : bisa dibagi – bagi dalam satu satuan unit standar.7.Marginal Cost tidak sama dengan nol.
•
Dikelola melalui ekonomi/
mekanisme
pasarPemerintah harus mensuport public Goods dan mixed Goods dan bukan private goods, dimana hal ini
sesuai dengan teori Klasik Adam Smith yang menyebutkan bahwa pemerintah memiliki 3fungsi yaitu dalam bidang hankamnas, keadilan sosial dan pekerjaan umum.
Lebih lanjutdijelaskan sbb :
1.
Pemerintah berkewajiban menjalankan amanat konstitusi untuk menciptakankemakmuran masyarakat melalui pembangunan ekonomi sebagaimana tertuang dalam
pasal 33 ayat 2 UUD 45 yaitu cabang – cabang produksi yang penting bagi negara dan yng menguasaihjat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Serta pasal 33 ayat 3, yaitu bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar – besar kemakmuranrakyat. Oleh sebab itu pemerintah wajib mensejahterakan warganya dengan mensuplai barang – barang yang menyangkut kepentingan orang banyak, yang digolongkan dalam public goods dan mixedgoods, yang dibiayai pemerintah dari pembayaran pajak msyarakat. Pemerintah harus mendukungpublic goods dan mixed goods yang memberikan eksternalitas positif.
2.
Biaya investasi yang besar sedangkan hasil yang didapat ( revenue ) adalah minim,
selain itu tingkatpengembalian modal yang dikeluarkan sangat lama dan dianggap kurang strategis bagiupaya memberikan keuntungan bagi pengembang swasta
sehingga pihak swasta tidak maumengusahakannya.Contoh : Pembangunan jalan, terutama di daerah terpencil, memerlukan investasi yang besar,sedangkan dari segi revenue yang dihasilkan kecil atau tidak ada, sehingga pihak swasta tidak maumembiayainya. Oleh sebab itu, pemerintah harus turun tangan dalam hal pembangunan infrastruktur.Dampak positif ( ekstrnalitas positifnya ) adalah dengan makin terbukanya akses jalan di daerahterpencil, maka perekonomian daerah tsb akan meningkat, karena transportasi menjadi mudah. Juga di
2
Leave a Comment